BANDA ACEH – Warga Banda Aceh dan pesisir Aceh Besar beramai-ramai ke Warkop usai pemadaman listrik total melanda Aceh sejak Magrib, Jumat 22 Mei 2026.
Warga ke Warkop untuk menikmati wifi gratis serta charger handphone dan laptop.
Sebagaimana yang perlu diketahui, rata-rata Warkop di Banda Aceh dan Aceh Besar memiliki fasilitas ginset sehingga lampu tetap menyala meskipun listrik padam.
“Di rumah listrik padam, jadi ke Warkop untuk charger handphone dan wifi gratis,” ujar Windasari, 24 tahun, warga pesisir Aceh Besar di salah satu Warkop di Kahju, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar.
“Dulu saat padam usai banjir juga seperti sekarang. Bisa dikatakan, Warkop jadi penyelamat kalua listrik sedang padam,” ujar Ridho, 36 tahun, warga Banda Aceh.
Sebelumnya diberitakan, pemadaman listrik total kembali mendera Aceh dan Sumatera Utara. Pemadaman ini berlangsung sejak Magrib Jumat 22 Mei 2026.
Pemadaman masih berlangsung saat berita ini diturunkan pukul 20.00 Waktu Indonesia Barat.
Humas PLN Aceh, Lukman Hakim, dalam info resmi, mengatakan pemadaman terjadi akibat sistem kelistrikan Sumbagut yang berdampak pada terganggunya listrik di sebagian wilayah Provinsi Aceh dan Sumatera Utara.
“Saat ini petugas PLN sedang melakukan penelusuran penyebab gangguan serta upaya percepatan pemulihan sistem kelistrikan secara bertahap agar pasokan listrik dapat segera normal kembali,” ujarnnya.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan bijak dalam menggunakan informasi yang beredar. Perkembangan kondisi kelistrikan akan terus kami informasikan melalui kanal resmi PLN.”
“Atas ketidaknyamanan yang terjadi, kami mohon maaf dan mengucapkan terima kasih atas pengertian serta dukungan pelanggan,” kata dia.
Sementara itu, pemadaman listrik total yang berlangsung di Aceh menjadi pembahasan serius di media social, seperti Instagram dan TikTok.
Warga mengeluh pemadaman listrik di Aceh yang kembali terjadi usai akhir November 2025 lalu.







