Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Tegang, Kapal Taiwan dan China Saling Adang di Laut China Selatan

redaksi by redaksi
25/05/2026
in Internasional
0
Tegang, Kapal Taiwan dan China Saling Adang di Laut China Selatan

Taiwan dan China kembali bersitegang usai kapal coast guard masing-masing saling adang di dekat Pulau Pratas. (Foto: AFP/HANDOUT)

Jakarta – Taiwan dan China kembali bersitegang usai kapal coast guard masing-masing saling adang di dekat Pulau Pratas.

Coast guard Taiwan pada Minggu (25/5) melaporkan situasi tersebut terjadi selama dua hari terakhir di “perairan terlarang” Pratas, yang juga dikenal Pulau Dongsha.

“Kedua pihak terlibat konfrontasi verbal yang sengit mengenai kedaulatan lewat radio,” demikian pernyataan coast guard Taiwan, seperti dikutip AFP.

Berdasarkan keterangan Taipei, seorang operator radio China memberi tahu kapal Taiwan, Taichung, bahwa kapal mereka, CCG-3501, sedang dalam misi patroli rutin dan meminta untuk tidak diganggu.

Kapal Taiwan lantas merespons dengan menyatakan, “Perilaku Anda justru membuktikan bahwa perdamaian China adalah tipuan, dan komunitas internasional tidak akan mendukung Anda.”

Hingga laporan tersebut dibuat, kapal Taichung masih saling adang dengan kapal CCG-3501.

Namun, beberapa jam setelah laporan tersebut, coast guard Taiwan melaporkan bahwa CCG-3501 telah keluar dari perairan sengketa.

Taipei menguasai Pratas, namun Beijing juga mengeklaim pulau tersebut. Beijing mengaku memiliki pulau tersebut bersama sebagian besar jalur perairan strategis di sana.

Pulau Pratas terletak di bagian utara Laut China Selatan.

Para pejabat keamanan Taiwan pada Sabtu (23/5) melaporkan bahwa China telah mengerahkan lebih dari 100 kapal angkatan laut, coast guard, dan kapal lainnya di perairan yang membentang dari Laut Kuning hingga Laut China Selatan dan Pasifik Barat.

Pengerahan ini dilakukan sebelum Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bertemu dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing pada 14 Mei lalu.

Trump telah menimbulkan kegelisahan di Taiwan karena menggunakan penjualan senjata AS ke Taipei sebagai alat tawar-menawar dengan China. China selama ini mengeklaim Taiwan bagian dari wilayahnya, dan mengancam akan merebutnya dengan kekerasan jika perlu.

Sejak saat itu, Taiwan pun bersikeras mempertahankan status quo dan menegaskan bahwa China merupakan akar penyebab ketidakstabilan di kawasan.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Cara Eksekutif dan Legislatif Membangun Sabang

Next Post

Ngotot Perang, Trump ‘Tendang’ Netanyahu dari Pembicaraan Nego Iran

Next Post
Ngotot Perang, Trump ‘Tendang’ Netanyahu dari Pembicaraan Nego Iran

Ngotot Perang, Trump 'Tendang' Netanyahu dari Pembicaraan Nego Iran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mutu Pelayanan RSUD-TP Abdya Ditingkatkan, Komunikasi Efektif Diutamakan

Mutu Pelayanan RSUD-TP Abdya Ditingkatkan, Komunikasi Efektif Diutamakan

10/07/2026
Total Aset Perbankan di Aceh Capai Rp65,99 Triliun

Total Aset Perbankan di Aceh Capai Rp65,99 Triliun

10/07/2026
Kanwil Kemenag Aceh Lakukan Verifikasi Pesantren di Bener Meriah

Kanwil Kemenag Aceh Lakukan Verifikasi Pesantren di Bener Meriah

10/07/2026
Mahasiswa KKN USK Disambut Hangat di Gampong Cut Langgien

Mahasiswa KKN USK Disambut Hangat di Gampong Cut Langgien

10/07/2026
Dorong Ekspansi UMKM, Wali Kota Banda Aceh Tinjau Langsung Produksi Capli

Dorong Ekspansi UMKM, Wali Kota Banda Aceh Tinjau Langsung Produksi Capli

10/07/2026

Terpopuler

DEMA FSH UIN Ar-Raniry: Rakyat Aceh Belum Selesai Menghadapi Bencana, Mengapa Pemerintah Sibuk Menerbitkan Izin Tambang

DEMA FSH UIN Ar-Raniry: Rakyat Aceh Belum Selesai Menghadapi Bencana, Mengapa Pemerintah Sibuk Menerbitkan Izin Tambang

09/07/2026

Malam Ini, Rektor, Walikota, dan Tokoh publik Baca Puisi di Kedai Kopi

MTC Juara Umum Kelas Festival & Pemula, Rahih 78 Medali di Student Champhionship

Tegang, Kapal Taiwan dan China Saling Adang di Laut China Selatan

Mutu Pelayanan RSUD-TP Abdya Ditingkatkan, Komunikasi Efektif Diutamakan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com