Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Syarat Join Abraham Accords buat Nego Damai ke Iran Dinilai Mustahil

redaksi by redaksi
27/05/2026
in Internasional
0
Syarat Join Abraham Accords buat Nego Damai ke Iran Dinilai Mustahil

Pengamat menilai permintaan Donald Trump agar negara-negara Arab-Muslim meneken Abraham Accords sebagai syarat negosiasi damai dengan Iran mustahil dilakukan. (REUTERS/Tom Brenner)

Jakarta – Sejumlah pengamat menilai permintaan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump agar negara-negara Arab-Muslim meneken Abraham Accords sebagai syarat negosiasi damai dengan Iran mustahil dilakukan.
Trump pada Senin (25/5) meminta agar negara-negara Muslim yang terlibat negosiasi damai AS-Iran bergabung dengan Abraham Accords jika ingin kesepakatan tercapai.

Abraham Accords adalah perjanjian rekonsiliasi hubungan diplomatik antara negara Arab dengan Israel, yang dicetuskan Trump di masa jabatan pertamanya.

Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, dan Maroko telah meneken perjanjian ini. Sudan, yang juga telah bergabung, belum secara resmi menjalin hubungan dengan Israel.

Trump secara khusus meminta agar Arab Saudi, Qatar, Mesir, Yordania, Pakistan, dan Turki ikut gabung dengan inisiatif ini.

Menurut pengamat senior di Royal United Services Institute and Center for American Progress, H.A. Hellyer, sentimen Arab terhadap pemerintah Israel memburuk setelah Negeri Zionis meluncurkan agresi brutal ke Jalur Gaza, Palestina, pada 7 Oktober 2023. Agresi militer itu menewaskan lebih dari 70.000 warga Palestina.

“Bagi mayoritas negara yang disebutkan, biaya politik yang dibayar untuk kondisi saat ini sangat mahal,” kata Hellyer, seperti dikutip AFP.

“Konflik di Gaza masih berlangsung, aneksasi di Tepi Barat semakin cepat, pasukan Israel masih berada di Lebanon selatan, dan Dataran Tinggi Golan diduduki,” lanjutnya.

Yossi Mekelberg, pengamat Timur Tengah di lembaga think-tank Chatham House, juga mengatakan tak ada lagi sikap lembut dari negara Muslim ke Israel buntut aksinya di Gaza selama ini. Karenanya, ia tak yakin negara-negara Muslim mau melakukannya.

“Ini sekadar iming-iming bagi Israel, dan kemungkinan besar tidak akan terjadi,” ujar Mekelberg.

“Kenapa juga mereka repot-repot memberikan penghargaan kepada (Perdana Menteri Benjamin) Netanyahu setelah banyaknya kerusakan yang dia timbulkan di kawasan dan terhadap kepentingan mereka?” ucapnya.

Pada 2023, Saudi sebetulnya sudah terlibat pembicaraan intens mengenai prospek bergabung Abraham Accords. Namun, pembicaraan itu tak lanjut setelah Israel menyerang Gaza.

Saudi menegaskan tak akan menormalisasi hubungan dengan Israel tanpa kemerdekaan Palestina.

Menurut Hellyer, sikap Saudi saat ini masih sama dengan awal, mengingat betapa kejinya Israel di Jalur Gaza dan bagaimana pandangan dunia terhadap negara tersebut.

“Jika mereka akhirnya memutuskan normalisasi, kemungkinan akan dilakukan atas kemauan mereka sendiri,” papar Hellyer.

Mantan diplomat AS, Barbara A. Leaf, juga sangsi bahwa negara-negara Arab dan Muslim bakal setuju dengan permintaan Trump karena kondisi global sekarang.

“Saya tidak merasa negara-negara Arab-Muslim yang pemimpinnya bicara kepada Presiden Trump pada 23 Mei akan menyetujui permintaannya untuk normalisasi dengan Israel sekarang,” kata Leaf.

Menurut sejumlah analis, permintaan Trump akan Abraham Accords sendiri tampaknya tak sungguh-sungguh. Mereka menilai Trump sepertinya hanya ingin menenangkan Israel selagi ia membuat kesepakatan dengan Iran, yang notabene musuh terbesar Negeri Zionis.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Ketua Fraksi NasDem DPRK Aceh Selatan Puji Semua Civitas MUQAS

Next Post

Pemimpin IDF Telantarkan Tentara Hadapi Hizbullah, Warga Israel Marah

Next Post
Pemimpin IDF Telantarkan Tentara Hadapi Hizbullah, Warga Israel Marah

Pemimpin IDF Telantarkan Tentara Hadapi Hizbullah, Warga Israel Marah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Tarmilin Usman Calon Ketua DKP PWI Aceh, Peroleh Dukungan 18 Kabupaten/Kota

Tarmilin Usman Calon Ketua DKP PWI Aceh, Peroleh Dukungan 18 Kabupaten/Kota

19/10/2026
Rektor UIN Ar-Raniry Titip Pesan ke Mahasiswa BEM SI: Jaga Perdamaian Aceh

Rektor UIN Ar-Raniry Titip Pesan ke Mahasiswa BEM SI: Jaga Perdamaian Aceh

19/10/2026
Nyan, Rehabilitasi Jembatan Blang Miroe – Kumba Ditarget Rampung November

Nyan, Rehabilitasi Jembatan Blang Miroe – Kumba Ditarget Rampung November

19/10/2026
Lukman Age dan Muhammad Riza Nurdin Resmi Jabat Direksi PT PEMA

Lukman Age dan Muhammad Riza Nurdin Resmi Jabat Direksi PT PEMA

19/10/2026
TRK Buka Sosialisasi Pengawasan Keuangan Desa bagi 222 Gampong

TRK Buka Sosialisasi Pengawasan Keuangan Desa bagi 222 Gampong

19/10/2026

Terpopuler

Mualem Copot Teungku Muhammad Nur Dari Direktur Umum dan Keuangan di PEMA

Mualem Copot Teungku Muhammad Nur Dari Direktur Umum dan Keuangan di PEMA

17/10/2026

Aliansi Masyarakat Abdya Tolak PT CA, Layangkan Surat Pernyataan Sikap dan Tuntutan ke Menteri ATR/BPN

Polemik Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan, Protes Meluas hingga Tegang dengan Turki

Syarat Join Abraham Accords buat Nego Damai ke Iran Dinilai Mustahil

Video Tgk Wan Klibeut Berhadapan dengan TNI, Soroti Qanun Bendera Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com