Banda Aceh – Forum Dakwah Perbatasan (FDP) menyalurkan sebanyak 54 hewan kurban ke wilayah perbatasan Aceh-Sumatera Utara pada pelaksanaan ibadah kurban lebaran Idul Adha 1447H/2026.
“Alhamdulillah hewan kurban yang kita salurkan terus meningkat setiap tahunnya. Ini menunjukkan umat Islam Aceh dan Indonesia begitu peduli dengan kondisi umat Islam di perbatasan,” kata Koordinator Penyaluran Hewan Kurban FDP Zulkarnaini di Banda Aceh, Kamis.
Ia menyebutkan jumlah hewan kurban yang disalurkan ke perbatasan pada tahun 2025 lalu FDP menyalurkan 8 ekor sapi dan 52 ekor kambing dan domba di 22 desa.
Kemudian tahun 2026 FDP menyalurkan 54 hewan kurban yang terdiri atas 51 ekor kambing dan 3 ekor sapi untuk 14 desa.
Ia mengatakan para penyumbang kurban tersebut berasal dari berbagai kalangan ada dokter, akademisi, pedagang dan hampir seluruh lapisan masyarakat.
Menurut dia dengan tingginya minat para penyumbang kurban ke perbatasan dan pedalaman Aceh- Sumatera Utara menunjukkan kepedulian umat Islam pada kondisi saudara di perbatasan yang secara wawasan Keislaman agak tertinggal dibandingkan saudara-saudara kita yang hidup di daerah perkotaan.
“Fokus utama target pengiriman kurban adalah ke kawasan-kawasan yang telah ditempati para dai dari FDP,” katanya.
Ketua FDP Aceh dr Nurkhalis menambahkan hingga saat ini setidaknya ada 13 orang dai telah menjalankan tugas dakwah di Aceh; yakni Aceh Tenggara khususnya di Kecamatan Leuser, dan di Singkil fokusnya di Pulau Banyak.
Sedangkan di Sumut, mencakup wilayah Kabupaten Karo, Dairi, Pakpak Bharat. Kawasan lain yang juga menjadi target pengiriman hewan kurban meliputi Kecamatan Danau Paris, yaitu Desa Biskang, Situbuh-tubuh, Sikoran, Situban, Lae Balno, Dusun Pancur Arang dan Desa Napagaloh, serta beberapa desa di luar Kecamatan Danau Paris.
Sebelumnya, FDP bersama Baznas menyerahkan bingkisan bagi 20 mualaf di Aceh Singkil dan Subulussalam, sepekan sebelum hari Raya Idul Adha 1447 H.










