MEUREUDU – Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, MA, S.Sos., M.E, melantik dan mengambil sumpah jabatan 31 keuchik terpilih periode 2026–2032 di Aula Cot Trieng, Kantor Bupati Pidie Jaya, Senin 13 Juli 2026 malam.
Pelantikan itu dilakukan berdasarkan Keputusan Bupati Nomor 230 Tahun 2026 tersebut menjadi penanda berakhirnya proses demokrasi di 31 gampong dan dimulainya kepemimpinan baru yang diharapkan mampu memperkuat pelayanan publik serta mempercepat pembangunan desa.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa keuchik bukan sekadar pemenang pemilihan, tetapi pelayan masyarakat yang wajib bekerja dengan integritas, transparansi, dan akuntabilitas, terutama dalam mengelola dana gampong.
“Usai pelantikan tidak ada lagi kubu-kubu politik. Rangkul semua masyarakat dan jadilah pemimpin yang hadir untuk mendengar, melayani, serta menyelesaikan persoalan warga,” tegas Sibral.
Ia juga mengingatkan agar para keuchik membangun sinergi dengan Tuha Peut, aparatur gampong, tokoh agama, tokoh adat, dan pemerintah daerah demi mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang bersih, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Pelantikan turut dihadiri unsur Forkopimda, Sekda Pidie Jaya, kepala OPD, camat, serta tokoh masyarakat.
Pemerintah berharap kepemimpinan baru di tingkat gampong mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih berkualitas dan pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.[Mul]









