Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Banggar DPRK Bongkar Rapuhnya Keuangan Pidie Jaya: PAD Gagal, Utang 2024 Dibayar dengan APBK 2025

redaksi by redaksi
13/07/2026
in Lintas Timur
0
Banggar DPRK Bongkar Rapuhnya Keuangan Pidie Jaya: PAD Gagal, Utang 2024 Dibayar dengan APBK 2025

MEUREUDU – Badan Anggaran (Banggar) DPRK Pidie Jaya membuka secara terang kondisi yang dinilai masih rapuh dalam pengelolaan keuangan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya.

Dalam laporan pembahasan Rancangan Qanun Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBK Tahun Anggaran 2025, Banggar mengungkap sejumlah persoalan serius, mulai dari kegagalan sejumlah SKPK memenuhi target Pendapatan Asli Daerah (PAD), pembayaran kewajiban tahun anggaran sebelumnya menggunakan APBK tahun berjalan, hingga kapasitas fiskal daerah yang dinilai masih lemah.

Laporan yang dibacakan Juru Bicara Banggar DPRK, Muhammad Yusuf, pada rapat paripurna Senin (13/7/2026), menyebutkan bahwa temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya Tahun Anggaran 2025 masih menyisakan berbagai persoalan mendasar yang harus segera dibenahi.

Banggar menilai kegagalan sejumlah SKPK mencapai target PAD menunjukkan rendahnya efektivitas pemerintah daerah dalam menggali potensi pendapatan. Akibatnya, kemampuan daerah membiayai pembangunan dari sumber pendapatan sendiri masih sangat terbatas dan ketergantungan terhadap dana transfer pusat belum mampu dikurangi.

Lebih mengkhawatirkan lagi, Banggar mengungkap adanya kewajiban belanja Tahun Anggaran 2024 yang baru dibayarkan melalui APBK Tahun 2025. Kondisi tersebut dinilai sebagai indikasi belum optimalnya pengelolaan kas dan perencanaan anggaran daerah.

Dalam laporannya, Banggar menegaskan bahwa kapasitas fiskal Kabupaten Pidie Jaya masih perlu diperkuat agar pemerintah daerah mampu memenuhi kewajiban jangka pendek secara sehat dan berkelanjutan.

“Masih terdapat SKPK yang belum mampu mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD), adanya pembayaran kewajiban belanja Tahun Anggaran 2024 yang dibebankan pada APBK Tahun Anggaran 2025, serta kondisi kapasitas fiskal daerah yang masih perlu diperkuat,” demikian kutipan laporan Banggar.

Data realisasi APBK 2025 menunjukkan pendapatan daerah mencapai Rp926,43 miliar, sementara belanja dan transfer sebesar Rp926,06 miliar. Selisih keduanya hanya menghasilkan surplus sekitar Rp369 juta, angka yang sangat tipis dibanding total APBK yang mencapai lebih dari Rp926 miliar.

Di sisi lain, pemerintah Daerah masih mengandalkan pembiayaan netto sebesar Rp15,98 miliar sehingga menghasilkan SiLPA sebesar Rp16,35 miliar.

Meski Banggar akhirnya menyetujui Rancangan Qanun Pertanggungjawaban APBK 2025 untuk ditetapkan menjadi qanun, DPRK memberikan peringatan keras agar berbagai persoalan tersebut tidak terus berulang setiap tahun.

Banggar meminta Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menjadikan temuan BPK sebagai dasar pembenahan tata kelola keuangan, meningkatkan kinerja seluruh SKPK dalam mengoptimalkan PAD, memperbaiki disiplin penganggaran, serta menghentikan praktik membebankan kewajiban tahun anggaran sebelumnya kepada APBK tahun berikutnya.

Laporan tersebut ditandatangani seluruh anggota Badan Anggaran DPRK Pidie Jaya yang dipimpin Ketua Banggar A. Kadir Jailani.

Persetujuan terhadap pertanggungjawaban APBK tersebut bukan berarti DPRK mengabaikan berbagai persoalan yang ada. Sebaliknya, laporan Banggar menjadi peringatan bahwa opini BPK bukan satu-satunya ukuran keberhasilan pengelolaan keuangan daerah.

Selama target PAD masih gagal dicapai, utang belanja masih bergeser ke tahun berikutnya, dan kapasitas fiskal belum membaik, maka kesehatan keuangan Kabupaten Pidie Jaya masih menyisakan pekerjaan rumah yang besar bagi pemerintah Daerah.[Mul]

Previous Post

Hari Pertama MPLS, Kacabdisdik Aceh Selatan Sambangi Beberapa Sekolah di Kluet Raya

Next Post

Sinergi Mahasiswa KKN USK dan Pemerintah Gampong Wujudkan Program Berdampak bagi Masyarakat

Next Post
Sinergi Mahasiswa KKN USK dan Pemerintah Gampong Wujudkan Program Berdampak bagi Masyarakat

Sinergi Mahasiswa KKN USK dan Pemerintah Gampong Wujudkan Program Berdampak bagi Masyarakat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemerintah Abdya Apresiasi Pimpinan dan Anggota DPRK atas Persetujuan bersama Rancangan Qanun Perubahan APBK TA 2026

Pemerintah Abdya Apresiasi Pimpinan dan Anggota DPRK atas Persetujuan bersama Rancangan Qanun Perubahan APBK TA 2026

07/09/2026
Munawar Ibrahim Pimpin ICMI Pidie Jaya, Taqwaddin: Bukan Underbow Pemerintah

Munawar Ibrahim Pimpin ICMI Pidie Jaya, Taqwaddin: Bukan Underbow Pemerintah

07/09/2026
Spanduk Protes Menjamur di Jantho, YARA Sebut Mosi Tidak Percaya Warga ke Pemkab Aceh Besar

Spanduk Protes Menjamur di Jantho, YARA Sebut Mosi Tidak Percaya Warga ke Pemkab Aceh Besar

07/09/2026
SMAN 1 Julok Miliki 9 Program Unggulan dengan Singkatan Menarik

SMAN 1 Julok Miliki 9 Program Unggulan dengan Singkatan Menarik

07/09/2026
Hadi Karisman Resmi Pimpin BM PAN Abdya: Generasi Muda Tidak Boleh Hanya Jadi Penonton

Hadi Karisman Resmi Pimpin BM PAN Abdya: Generasi Muda Tidak Boleh Hanya Jadi Penonton

07/09/2026

Terpopuler

November, Garuda Spark Hadir di Banda Aceh

November, Garuda Spark Hadir di Banda Aceh

06/09/2026

Banggar DPRK Bongkar Rapuhnya Keuangan Pidie Jaya: PAD Gagal, Utang 2024 Dibayar dengan APBK 2025

HIPMI dan Kapolres Abdya Sepakat Perkuat Iklim Usaha dan Investasi

Bandara Soetta Ditutup, Pendaratan 382 Jemaah Umrah Dialihkan ke Aceh

Munawar Ibrahim Pimpin ICMI Pidie Jaya, Taqwaddin: Bukan Underbow Pemerintah

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com