Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Wamenko Otto Ajak Generasi Muda Perkuat Kesadaran Hukum dan Nilai Kebangsaan di Aceh

redaksi by redaksi
31/05/2026
in Lintas Timur
0
Wamenko Otto Ajak Generasi Muda Perkuat Kesadaran Hukum dan Nilai Kebangsaan di Aceh

‎Banda Aceh — Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Wamenko Kumham Imipas), Otto Hasibuan, melaksanakan kunjungan kerja ke Provinsi Aceh dengan menghadiri kegiatan Bincang Kebangsaan dan Ngopi Bareng Bang Otto yang diselenggarakan di Banda Aceh, Sabtu (30/5).
‎
‎Kegiatan tersebut dihadiri oleh mahasiswa, pengurus dan anggota Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Provinsi Aceh, serta para pegiat hukum di wilayah Banda Aceh. Acara berlangsung dalam suasana hangat dan interaktif sebagai ruang dialog untuk membahas berbagai isu strategis kebangsaan, perkembangan hukum nasional, serta tantangan penegakan hak asasi manusia di Indonesia.
‎
‎Dalam pemaparannya, Otto Hasibuan menjelaskan bahwa hadirnya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang baru membawa perubahan paradigma dalam sistem hukum pidana Indonesia. Menurutnya, hukum pidana tidak lagi semata-mata berorientasi pada penghukuman, melainkan juga mengedepankan upaya pencegahan dan pembinaan.
‎
‎“Paradigma baru dalam KUHP dirancang agar masyarakat tidak melakukan tindak pidana, bukan hanya sekadar memberikan hukuman. Bagaimana caranya agar masyarakat dapat dicegah untuk melakukan tindak pidana. Kemudian apabila seseorang sampai melakukan tindak pidana, bagaimana agar pelaku dapat diperbaiki, memperoleh kesempatan untuk kembali ke masyarakat, serta tidak mengulangi perbuatannya,” ujar Otto.

‎Lebih lanjut, Otto menekankan pentingnya penegakan hak asasi manusia yang berkeadilan dan berkelanjutan, termasuk di Provinsi Aceh yang memiliki kekhususan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan penegakan hukum. Ia menyampaikan bahwa perlindungan dan penghormatan terhadap hak asasi manusia harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan hukum nasional.
‎
‎Selain membahas isu hukum dan HAM, Otto juga menyoroti pentingnya pembangunan sumber daya manusia sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan dukungannya terhadap program pemenuhan gizi bagi generasi muda Indonesia melalui program makan bergizi, yang dinilai memiliki peran strategis dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
‎
‎“Keberhasilan bangsa tidak hanya ditentukan oleh pembangunan hukum dan ekonomi, tetapi juga oleh kualitas generasi mudanya. Karena itu, Program Makan Bergizi menjadi langkah strategis untuk memastikan anak-anak Indonesia tumbuh sehat, kuat, dan siap bersaing di masa depan,” kata Otto.
‎
‎Kegiatan Bincang Kebangsaan dan Ngopi Bareng Bang Otto kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab secara langsung. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan pandangan, pertanyaan, serta masukan terkait perkembangan hukum, perlindungan hak asasi manusia, dan berbagai isu kebangsaan lainnya.
‎
‎Melalui kegiatan ini, Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan berharap dapat memperkuat komunikasi dengan kalangan akademisi, organisasi profesi, dan masyarakat, sekaligus mendorong partisipasi publik dalam pembangunan hukum yang berkeadilan, penghormatan terhadap HAM, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan di Indonesia.

Previous Post

Open House Idul Adha, Ribuan Warga Padati Kediaman Bupati Aceh Besar

Next Post

Jamaah Haji Asal Aceh yang Meninggal Dunia Jadi Empat Orang

Next Post
Seorang Haji Asal Bireuen Meninggal Dunia di Arab Saudi

Jamaah Haji Asal Aceh yang Meninggal Dunia Jadi Empat Orang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Setelah MUDI, Ma’had Aly Al-Munawarah Ulee Gle Bentuk Program Magister

Setelah MUDI, Ma’had Aly Al-Munawarah Ulee Gle Bentuk Program Magister

17/07/2026
Bupati dan Bunda PAUD Aceh Tamiang Minta Orang Tua Batasi Ponsel pada Anak

Bupati dan Bunda PAUD Aceh Tamiang Minta Orang Tua Batasi Ponsel pada Anak

17/07/2026
Kakanwil Kemenag Aceh Dukung dan Siap Fasilitasi SE2026

Kakanwil Kemenag Aceh Dukung dan Siap Fasilitasi SE2026

17/07/2026
Raih Perunggu di 02SN, Atlet SMAN 8 Unggul Takengon Satu-satunya Bawa Medali ke Aceh Tengah

Raih Perunggu di 02SN, Atlet SMAN 8 Unggul Takengon Satu-satunya Bawa Medali ke Aceh Tengah

17/07/2026
Imigrasi Aceh Deportasi 35 WNA Selama Semester I 2026

Imigrasi Aceh Deportasi 35 WNA Selama Semester I 2026

17/07/2026

Terpopuler

Wabup Pidie Jaya Bongkar Dugaan Sentralisasi Dana Bencana: Saya Tak Dilibatkan, Semua Diplot Bupati dan Sekda

Wabup Pidie Jaya Bongkar Dugaan Sentralisasi Dana Bencana: Saya Tak Dilibatkan, Semua Diplot Bupati dan Sekda

16/07/2026

Kemana Mengalir Dana Bencana Rp36 Miliar? Aliansi Pemuda Minta Pemkab Pidie Jaya Buka Seluruh Dokumen

Polda Lampung Berhasil Amankan DPO Kasus Narkotika dari Aceh

Serah Terima 116 Santri Baru, Pimpinan Al Zahrah: Bina Tiga Pilar Kecerdasan

Gempa Magnitudo 3,4 Kembali Guncang Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com