Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Jamaah Haji Asal Aceh yang Meninggal Dunia Jadi Empat Orang

redaksi by redaksi
31/05/2026
in Nanggroe
0
Seorang Haji Asal Bireuen Meninggal Dunia di Arab Saudi

Ilustrasi - Seorang penjaga makam berjalan di pemakaman jamaah haji yang meninggal di Sharaya, Makkah, Arab Saudi. (ANTARA FOTO/Saptono/Spt/aa)

MAKKAH – Kabar duka kembali datang dari Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, di tengah pelaksanaan ibadah haji 2026. Seorang jamaah haji asal Aceh, Aminah Ahmad (76), warga Kabupaten Pidie Jaya, meninggal dunia pada Sabtu (30/5/2026) pukul 11.30 Waktu Arab Saudi atau 15.30 WIB.

Almarhumah tercatat sebagai jamaah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) BTJ 13 dengan nomor porsi 100142797 dan nomor kursi 162.

Ia menjadi jamaah haji Aceh keempat yang wafat selama penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Ketua PPIH Embarkasi Banda Aceh, Arijal, menyampaikan bahwa Aminah Ahmad mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Sheefa Hospital, Makkah.

“Berdasarkan data petugas, almarhumah Aminah Ahmad mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Sheefa Hospital, Makkah setelah sebelumnya dilaporkan mengalami sesak napas dan gejala serangan jantung,” kata Arijal.

Setelah wafat, jenazah almarhumah telah dilaksanakan fardhu kifayah dan dimakamkan di pemakaman Syaraya, Makkah.

Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Aceh turut menyampaikan duka cita atas wafatnya jamaah asal Pidie Jaya tersebut.

“Kami segenap keluarga besar Kemenhaj Provinsi Aceh turut berduka cita atas berpulangnya Aminah Ahmad,” tulis Kemenhaj Provinsi Aceh.

“Semoga Allah SWT menerima amal ibadahnya, mengampuni segala dosanya dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” demikian pernyataan tersebut.

Ketua PPIH Embarkasi Aceh juga menyampaikan belasungkawa serta doa bagi para jamaah yang telah wafat.

“Dan kepada pihak keluarga diberi kekuatan dan ikhlas atas kepergian almarhumah,” kata Arijal.

Berapa Jumlah Jamaah Aceh yang Meninggal Dunia? Dengan wafatnya Aminah Ahmad, jumlah jamaah haji Aceh yang meninggal dunia di Tanah Suci pada tahun 2026 bertambah menjadi empat orang.

Sebelumnya, tiga jamaah yang telah wafat yakni: Nurwaida Muhammad Yusuf (76), asal Kabupaten Bireuen Maimunah Yusuf Ali (72), asal Aceh Tamiang Siti Salmijah (83), asal Kabupaten Pidie Jaya.

Arijal menjelaskan bahwa tiga jamaah sebelumnya meninggal dunia dalam kondisi yang berbeda terkait pelaksanaan ibadah haji.

“Yang meninggal pertama belum sempat wukuf Arafah dan dibatalkan. Yang dua jamaah lagi sudah melakukan wukuf Arafah/ibadah haji (ketiganya jamaah perempuan),” ujarnya.

Selain yang wafat, terdapat sejumlah jamaah haji Aceh yang masih menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi. Hingga saat ini, tercatat enam orang masih dirawat, yaitu: Darmawati di RS King Faisal Mahdi Muhammad Sufi di RS King Abdul Aziz Ti Hasanah Hanafiah di RS Mina Al Wadi Siti Jemah Somad dan Taswiyah Muhammad Yusuf di Mina Emergency Hospital Masitah Hasan Aris di Mina Al Wadi Hospital.

Seusai Armuzna, Sempat Pingsan di Hotel PPIH Aceh terus mengimbau seluruh jamaah untuk menjaga kondisi kesehatan selama berada di Tanah Suci. Cuaca panas ekstrem dan aktivitas ibadah yang padat menjadi faktor utama yang dapat memengaruhi kondisi fisik jamaah.

Selain itu, jamaah diharapkan memperhatikan asupan cairan, istirahat yang cukup, serta tidak memaksakan diri saat kondisi tubuh tidak memungkinkan. Untuk saat ini, jamaah yang mengambil nafar awal tengah menunggu penjemputan untuk kembali ke penginapan, sementara jamaah nafar tsani masih melaksanakan rangkaian ibadah lempar jumrah.

“Sedangkan jamaah yang mengambil nafar tsani masih melakukan lempar jumrah dan dijadwalkan akan dijemput besok siang,” demikian Arijal.

Sumber: Kompas.com

Previous Post

Wamenko Otto Ajak Generasi Muda Perkuat Kesadaran Hukum dan Nilai Kebangsaan di Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Seorang Haji Asal Bireuen Meninggal Dunia di Arab Saudi

Jamaah Haji Asal Aceh yang Meninggal Dunia Jadi Empat Orang

31/05/2026
Wamenko Otto Ajak Generasi Muda Perkuat Kesadaran Hukum dan Nilai Kebangsaan di Aceh

Wamenko Otto Ajak Generasi Muda Perkuat Kesadaran Hukum dan Nilai Kebangsaan di Aceh

31/05/2026
Open House Idul Adha, Ribuan Warga Padati Kediaman Bupati Aceh Besar

Open House Idul Adha, Ribuan Warga Padati Kediaman Bupati Aceh Besar

31/05/2026
Gempa Dangkal di Bener Meriah Dipicu Sesar Aktif

Sabtu, Gempa Magnitudo 4,4 Guncang Simeulue

31/05/2026
MUQ Aceh Selatan Gelar Sedekah Daging Kurban, Pererat Kebersamaan Santri dan Guru

MUQ Aceh Selatan Gelar Sedekah Daging Kurban, Pererat Kebersamaan Santri dan Guru

31/05/2026

Terpopuler

Senat UIN Ar-Raniry Angkat Suara Soal Turunnya KPK ke Aceh

Senat UIN Ar-Raniry Angkat Suara Soal Turunnya KPK ke Aceh

30/05/2026

Lulus Seleksi di Bireuen, Atlet Sepak Bola Al Zahrah Lanjut Seleksi Regional Pra POPDA Aceh

Kejagung Didesak Usut Indikasi Pungli Revitalisasi Sekolah di Aceh Selatan

Jamaah Haji Asal Aceh yang Meninggal Dunia Jadi Empat Orang

Ketua dan Kader Gerindra Abdya Sembelih Dua Ekor Sapi Kurban

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com