MEUREUDU – Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes-KB) Kabupaten Pidie Jaya menggelar Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Polindes Gampong Sarah Mane, Kecamatan Meurah Dua, Sabtu (6/6).
Kegiatan yang merupakan program pemerintah pusat tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat setempat.
Kegiatan itu dipantau langsung oleh Kepala Dinkes-KB Pidie Jaya, Eddy Azwar, SKM, M.Kes, bersama tim kesehatan Puskesmas Meurah Dua yang dipimpin Kepala Puskesmas Jamaluddin, STP.
Dari hasil pemeriksaan, mayoritas warga yang mengikuti CKG terdeteksi mengalami Penyakit Tidak Menular (PTM), seperti hipertensi, diabetes melitus (DM), gangguan persendian, serta Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
“Melalui CKG ini, masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya lebih dini sehingga penanganan penyakit bisa dilakukan lebih cepat,” kata Eddy Azwar.
Di sela kunjungan, Eddy juga berdiskusi dengan Sekretaris Desa Sarah Mane, Edy Kurniawan, terkait persoalan krisis air bersih yang hingga kini masih menjadi keluhan utama warga pascabanjir.
Menurutnya, Dinas Pekerjaan Umum telah turun ke lapangan untuk memastikan rencana pembangunan sumber air bersih bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, kata dia, berkomitmen menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi warga.
“Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Kami berharap persoalan ini segera tertangani sehingga pelayanan kesehatan dan kualitas hidup warga tidak terganggu,” ujarnya.
Selain itu, Gampong Sarah Mane saat ini juga menjadi gampong binaan TP PKK Pidie Jaya melalui program Gammawar (Gampong Mawaddah Warahmah) dan akan mewakili kabupaten dalam pembinaan yang dilakukan TP PKK Aceh.
Eddy berharap Sarah Mane dapat menjadi percontohan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK, sekaligus menjadi desa yang sehat dan sejahtera meski berada di kawasan pegunungan yang relatif jauh dari pusat kota.
Dalam waktu dekat, Dinkes-KB melalui Puskesmas Meurah Dua juga akan menyalurkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal bagi balita serta ibu hamil dengan kondisi Kekurangan Energi Kronis (KEK) sebagai bagian dari upaya percepatan perbaikan gizi dan pencegahan stunting.
“Kehadiran negara harus benar-benar dirasakan masyarakat, baik melalui penyediaan air bersih, layanan kesehatan, maupun program perbaikan gizi. Ini bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan warga Sarah Mane.” pungkasnya.[Mul]










