Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

LPPM IAIN Takengon Bahas Pelemahan Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global

Atjeh Watch by Atjeh Watch
10/06/2026
in Kampus
0
LPPM IAIN Takengon Bahas Pelemahan Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global

Takengon – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IAIN Takengon kembali menyelenggarakan kegiatan Coffee Morning with LPPM yang menghadirkan diskusi akademik bertema “Rupiah Depreciation in the Midst of Global Uncertainty: Challenges, Economic Implications, and Strategies for Enhancing National Economic Resilience” Rabu, 10 Juni 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Meeting Room LPPM IAIN Takengon ini menghadirkan Dian Alasta Selian, MA, dosen Perbankan Syariah, sebagai narasumber, dan dimoderatori oleh Dr. Muhammad Riza, MA.

Dalam pemaparannya, Dian Alasta Selian menjelaskan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah tidak dapat dilepaskan dari dinamika ekonomi global yang semakin kompleks, mulai dari ketegangan geopolitik, perubahan kebijakan moneter negara-negara maju, hingga perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia. Menurutnya, kondisi tersebut memberikan tekanan terhadap stabilitas ekonomi nasional, terutama pada sektor perdagangan, investasi, dan daya beli masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah strategis yang mampu memperkuat ketahanan ekonomi nasional agar lebih adaptif terhadap berbagai gejolak eksternal.

Diskusi juga mengulas berbagai implikasi ekonomi dari depresiasi rupiah, baik terhadap dunia usaha maupun masyarakat. Di satu sisi, pelemahan rupiah dapat meningkatkan daya saing ekspor Indonesia, namun di sisi lain berpotensi meningkatkan biaya impor dan tekanan inflasi. Narasumber menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, lembaga keuangan, dan institusi pendidikan dalam membangun fondasi ekonomi yang kuat dan berkelanjutan.

Sebagai moderator, Dr. Muhammad Riza, MA memandu jalannya diskusi secara interaktif dengan mengangkat berbagai isu aktual terkait kebijakan ekonomi nasional dan tantangan yang dihadapi Indonesia di tengah ketidakpastian global. Sesi tanya jawab berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif peserta yang terdiri dari dosen, peneliti, dan sivitas akademika IAIN Takengon.

Ketua LPPM IAIN Takengon menyampaikan bahwa kegiatan Coffee Morning with LPPM merupakan forum akademik yang dirancang untuk memperkuat budaya diskusi ilmiah serta meningkatkan kontribusi perguruan tinggi dalam merespons berbagai isu strategis nasional dan global. Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir berbagai gagasan, rekomendasi kebijakan, dan kajian akademik yang dapat mendukung pembangunan ekonomi yang tangguh dan berkelanjutan.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan cendera mata kepada narasumber dan sesi foto bersama sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi pemikiran yang telah diberikan. LPPM IAIN Takengon berkomitmen untuk terus menghadirkan forum-forum ilmiah yang relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.

Previous Post

DBH Tambang Rp365 Miliar, Aceh Menanggung Beban Bencana Rp153 Triliun: Siapa Sebenarnya Menikmati Kekayaan Alam?

Next Post

30 Pengelola Perpustakaan di Abdya Ikuti Pelatihan INLISLite

Next Post
30 Pengelola Perpustakaan di Abdya Ikuti Pelatihan INLISLite

30 Pengelola Perpustakaan di Abdya Ikuti Pelatihan INLISLite

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

30 Pengelola Perpustakaan di Abdya Ikuti Pelatihan INLISLite

30 Pengelola Perpustakaan di Abdya Ikuti Pelatihan INLISLite

10/06/2026
LPPM IAIN Takengon Bahas Pelemahan Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global

LPPM IAIN Takengon Bahas Pelemahan Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global

10/06/2026
DBH Tambang Rp365 Miliar, Aceh Menanggung Beban Bencana Rp153 Triliun: Siapa Sebenarnya Menikmati Kekayaan Alam?

DBH Tambang Rp365 Miliar, Aceh Menanggung Beban Bencana Rp153 Triliun: Siapa Sebenarnya Menikmati Kekayaan Alam?

10/06/2026
Dua Pelaku Zina di Aceh Barat Dihukum Cambuk 100 Kali

Dua Pelaku Zina di Aceh Barat Dihukum Cambuk 100 Kali

10/06/2026
Ahmad Heryawan Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Secara Adil Bagi Petani Aceh Timur

Ahmad Heryawan Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Secara Adil Bagi Petani Aceh Timur

10/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com