BANDA ACEH – Taman Seni dan Budaya (TSB) Aceh akan melaksanakan Program Manajemen Talenta Nasional (MTN) yang didukung Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia pada tahun 2026.
Kepala UPTD Taman Seni dan Budaya Aceh Cut Rita Mutia, S.Sos, MM menyampaikan, program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dalam mengembangkan potensi dan kapasitas pelaku seni di daerah melalui berbagai kegiatan pembinaan yang terstruktur.
“Pada tahun 2026 ini, Taman Seni dan Budaya Aceh akan melaksanakan program dari Kementerian Kebudayaan, yaitu Manajemen Talenta Nasional yang berbentuk pelatihan, residensi, dan ekspos talenta,” ujarnya dalam sambutan pada Festival Seni dan Budaya Aceh di Taman Seni dan Budaya Aceh, Sabtu (13/6/2026).
Menurutnya, program tersebut menjadi peluang penting bagi seniman Aceh untuk meningkatkan kapasitas, memperluas jejaring, sekaligus memperkenalkan karya mereka kepada publik yang lebih luas.
Untuk tahun ini, pelaksanaan MTN di Aceh akan mencakup tiga cabang seni, yakni seni pertunjukan, seni musik, dan seni rupa. Melalui program tersebut, para peserta akan mendapatkan ruang pengembangan kompetensi, pendampingan, serta kesempatan menampilkan karya dalam kegiatan ekspos talenta.
Ia berharap program yang diinisiasi pemerintah pusat tersebut dapat melahirkan talenta-talenta seni baru yang mampu memperkuat ekosistem kebudayaan Aceh sekaligus berkontribusi pada pengembangan kebudayaan nasional.
Selain menjalankan program MTN, Taman Seni dan Budaya Aceh juga akan kembali menggelar Festival Seni Budaya pada 27 Juni 2026 dengan menampilkan berbagai karya seni dari para pelaku budaya Aceh.
“Ini merupakan kesempatan bagi para seniman untuk terus berkarya, berinovasi, dan menjaga nilai-nilai budaya yang menjadi identitas masyarakat Aceh,” katanya.[]










