Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Nyan, 5 Tanda Iran ‘Menang Perang’ atas AS

redaksi by redaksi
20/06/2026
in Internasional
0
Nyan, 5 Tanda Iran ‘Menang Perang’ atas AS

Ilustrasi. AS dan Iran menandatangani MoU untuk perdamaian, mencakup penghentian sanksi dan dukungan terhadap kedaulatan masing-masing. (Foto: via REUTERS/Majid Asgaripour)

Jakarta – Amerika Serikat (AS) dan Iran akhirnya meneken nota kesepahaman (MoU) yang menjadi kerangka kerja untuk perdamaian kedua negara.

MoU itu ditandatangani oleh Presiden AS Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian di lokasi terpisah. Trump menekennya di Prancis di sela pertemuan puncak G7, sedangkan Pezeshkian di Iran.

“Ini tidak mudah,” ujar Trump sebelum membubuhkan tanda tangan, Rabu (17/6).

Komentar Trump ini berbeda dengan Pezeshkian yang justru membanggakan kesepakatan yang menurutnya “cerminan suara suatu bangsa yang tak menukar kehormatan dan kemerdekaannya dengan cara apa pun.”

Perbedaan nada ini pada dasarnya selaras dengan kondisi masing-masing pihak, di mana AS, dalam kesepakatan, terlihat lemah, sebaliknya Iran banyak diuntungkan.

Gagal ganti rezim

Saat pertama menyerang Iran bersama Israel, AS pede bahwa rezim ulama Iran bisa digulingkan. Sejak Revolusi Islam 1979, Iran dipimpin oleh ulama, yang terakhir dijabat oleh Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Serangan AS-Israel pada 28 Februari berhasil menewaskan Khamenei dan sebagian besar sanak keluarganya. Kendati demikian, putra Khamenei, Mojtaba Hosseini Khamenei, selamat.

Ia dengan cepat dipilih secara mufakat untuk menggantikan ayahnya, di luar dugaan AS dan Israel.

Menurut peneliti senior di Institut Studi Keamanan Nasional Israel Danny Citinowicz,serangan AS-Israel bukannya melengserkan rezim malah memperkuatnya.

“Kita berupaya menggulingkan rezim tersebut dengan dukungan AS, tetapi pada akhirnya Washington justru memberikan legitimasi dan memperkuat rezim yang sama yang ingin kita jatuhkan,” kata Citrinowicz, dikutip Al Monitor.

Legitimasi AS ini tercermin dalam poin kedua MoU yang menyatakan bahwa Washington dan Teheran saling menghormati kedaulatan dan integritas wilayah masing-masing.

“Serta menahan diri dari campur tangan dalam urusan internal masing-masing,” lanjut poin tersebut.

Hizbullah dan rudal Iran selamat

MoU AS-Iran juga menunjukkan kemenangan telak bagi Teheran di bidang pertahanan udaranya. Program rudal balistik Iran sama sekali tidak dipersoalkan dalam kesepatan tersebut.

Di MoU, yang tertera hanya tentang program nuklir Iran. Iran sepakat tak akan memperoleh atau mengembangkan senjata nuklir, tanpa menyinggung soal rudal mereka yang selama ini juga ditentang AS-Israel.

Trump sempat bicara di Prancis soal ini. Ia mengaku tak masalah Iran memiliki rudal balistik, selagi jumlahnya dalam batas wajar.

“Jika negara lain punya, agak tidak adil bagi mereka [Iran] jika tidak punya juga,” ucap Trump.

Selain rudal balistik, MoU AS-Iran juga membebaskan sekutu besar Iran, yakni kelompok milisi Hizbullah Lebanon.

Di poin pertama kesepakatan, AS dan Iran setuju untuk menghentikan perang di semua front, termasuk di Lebanon. Sekutu masing-masing juga ditekankan dalam poin ini. Artinya, Israel tak boleh lagi mengusik Hizbullah.

Menurut pemerhati politik Israel sekaligus jurnalis senior Ben Dror Yemini, MoU AS-Iran ini merupakan “kemenangan politik” bagi Iran.

AS cabut sanksi terhadap Iran

Berbagai jerat sanksi AS terhadap Iran juga bakal terlepas berkat MoU ini.

Pada poin ketujuh, AS janji akan mengakhiri semua jenis sanksi terhadap Iran, termasuk resolusi Dewan Keamanan PBB, resolusi Dewan Gubernur IAEA, dan semua sanksi unilateral AS, baik primer maupun sekunder.

Pencabutan sanksi ini disebut akan dilakukan sesuai jadwal yang disepakati dalam perjanjian final.

Setelah penandatanganan MoU, AS dan Iran masih harus berembuk selama 60 hari untuk merumuskan kesepakatan akhir yang mengarah pada perdamaian.

AS cairkan dana Iran
Kemenangan Iran juga terlihat dalam komitmen AS di poin ke-11. AS setuju untuk sepenuhnya mencairkan dan adan aset Iran yang selama ini dibekukan atau dibatasi.

Prosedur pelepasan dana ini akan disepakati dalam perundingan 60 hari. AS berjanji akan menerbitkan semua lisensi dan otorisasi yang diperlukan sesuai dengan ketentuan.

AS ganti rugi ke Iran
Kemenangan lain bagi Iran juga terlihat dalam poin ke-6 MoU. AS bersedia memberi kompensasi senilai US$300 miliar atau sekitar Rp5.400 triliun untuk merekonstruksi kerusakan yang ditimbulkan selama perang.

Ganti rugi ini disebut akan diberikan bersama mitra regional. Mekanisme pelaksanaan rencana ini bakal dirampungkan dalam kesepakatan akhir.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Rujak Haiti 3-0, Brasil Ambil Alih Rekor Gol Terbanyak di Piala Dunia

Next Post

PSI Pede Prabowo Tetap Gandeng Gibran di Pilpres 2029

Next Post
PSI Pede Prabowo Tetap Gandeng Gibran di Pilpres 2029

PSI Pede Prabowo Tetap Gandeng Gibran di Pilpres 2029

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemko Banda Aceh Siapkan 9 Titik Nobar Piala Dunia di Setiap Kecamatan

Pemko Banda Aceh Siapkan 9 Titik Nobar Piala Dunia di Setiap Kecamatan

20/06/2026
Bupati Aceh Jaya Tekankan Penguatan Akhlak Generasi Muda dalam Pembangunan Aceh

Bupati Aceh Jaya Tekankan Penguatan Akhlak Generasi Muda dalam Pembangunan Aceh

20/06/2026
Aceh Berpotensi Dilanda Hujan Lebat Disertai Angin Kencang

Aceh Berpotensi Dilanda Hujan Lebat Disertai Angin Kencang

20/06/2026
Ladang Ganja Seluas Dua Hektare di Aceh Utara Dimusnahkan

Ladang Ganja Seluas Dua Hektare di Aceh Utara Dimusnahkan

20/06/2026
PSI Pede Prabowo Tetap Gandeng Gibran di Pilpres 2029

PSI Pede Prabowo Tetap Gandeng Gibran di Pilpres 2029

20/06/2026

Terpopuler

Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

19/06/2026

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

Haji Kamaruddin Terpilih sebagai Ketua Komite Percepatan Pemekaran Provinsi ABAS

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

Rian Firmansyah Dorong Seniman Aceh Jadikan Budaya sebagai Kekuatan Ekonomi Kreatif

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com