Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Stafsus Menag Ajak Jajaran Kemenag Bangun Keterbukaan Informasi di Aceh

redaksi by redaksi
02/07/2026
in Lintas Timur
0
Stafsus Menag Ajak Jajaran Kemenag Bangun Keterbukaan Informasi di Aceh

BANDA ACEH – Staf Khusus Menteri Agama Bidang Kebijakan Publik, Media/Hubungan Masyarakat, dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Dr Drs Ismail Cawidu MSi, mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama di Aceh membangun budaya keterbukaan informasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi.

Pesan tersebut disampaikan Ismail saat memberikan materi pada Pembinaan Kehumasan Kementerian Agama Provinsi Aceh di Aula Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh, Rabu, 1 Juli 2026, yang diikuti Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota, Pranata Humas, dan Pelaksana Humas se-Aceh.

Menurut Ismail Cawidu, keterbukaan informasi bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi merupakan bentuk penghormatan terhadap hak masyarakat untuk memperoleh informasi sebagaimana dijamin dalam Pasal 28F Undang-Undang Dasar 1945 serta Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

“Informasi adalah pelayanan. Karena itu, badan publik harus membuka akses informasi seluas-luasnya kepada masyarakat, kecuali informasi yang memang dikecualikan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, badan publik yang terbuka akan lebih mudah membangun kepercayaan masyarakat. Sebaliknya, budaya tertutup justru berpotensi menimbulkan prasangka dan menurunkan tingkat kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah.

Dalam paparannya, Ismail menekankan bahwa predikat Badan Publik Informatif bukan sekadar penghargaan, melainkan indikator bahwa sebuah institusi telah menjalankan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan profesional.

Ia mengingatkan bahwa keterbukaan informasi juga menjadi benteng terbaik dalam menjaga integritas lembaga dari berbagai tuduhan penyalahgunaan kewenangan maupun anggaran.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Ismail mendorong seluruh satuan kerja memperkuat fungsi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), menyusun Daftar Informasi Publik secara komprehensif, mengoptimalkan website sebagai pusat layanan informasi, serta memastikan seluruh layanan permohonan informasi berjalan sesuai standar yang diatur Komisi Informasi.

Ia juga mengingatkan agar pengelolaan PPID tidak hanya dilakukan menjelang proses monitoring dan evaluasi. Menurutnya, keterbukaan informasi harus menjadi budaya kerja yang diterapkan secara konsisten melalui pembaruan informasi, pelayanan yang cepat, dokumentasi yang lengkap, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengelola informasi publik.

Ismail Cawidu mengajak seluruh insan Kementerian Agama Provinsi Aceh menjadikan keterbukaan informasi sebagai investasi jangka panjang bagi institusi.

“Predikat Informatif bukan tujuan akhir. Yang lebih penting adalah bagaimana keterbukaan informasi menjadi budaya organisasi sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin berkualitas, transparan, dan akuntabel,” pungkasnya. []

Previous Post

Trump Klaim Pertemuan AS-Iran di Qatar Positif dan Lancar

Next Post

STAI Nusantara dan Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat Teken MOU dan MOA, Perkuat Kolaborasi Tri Dharma Perguruan Tinggi

Next Post
STAI Nusantara dan Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat Teken MOU dan MOA, Perkuat Kolaborasi Tri Dharma Perguruan Tinggi

STAI Nusantara dan Institut Jam'iyah Mahmudiyah Langkat Teken MOU dan MOA, Perkuat Kolaborasi Tri Dharma Perguruan Tinggi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Sang Kombatan [Jilid 2]

Sang Kombatan [Jilid 2] Bagian 7

07/10/2026
Kubu Denny: Gibran Tak Bisa Maju Lagi di Pilpres kecuali Ikut Paket C

Kubu Denny: Gibran Tak Bisa Maju Lagi di Pilpres kecuali Ikut Paket C

07/10/2026
Nusron Wahid Dipanggil KPK soal Kasus ATR/BPN Hari Ini

Nusron Wahid Dipanggil KPK soal Kasus ATR/BPN Hari Ini

07/10/2026
Trump Cari Tahu ke Putin soal Peneliti Wabah Pes Rusia Meninggal

Trump Cari Tahu ke Putin soal Peneliti Wabah Pes Rusia Meninggal

07/10/2026
Gelar FGD di Aceh, Azhari Cage: RUU BUMD Perlu Sesuai UUPA

Gelar FGD di Aceh, Azhari Cage: RUU BUMD Perlu Sesuai UUPA

06/10/2026

Terpopuler

Stafsus Menag Ajak Jajaran Kemenag Bangun Keterbukaan Informasi di Aceh

Stafsus Menag Ajak Jajaran Kemenag Bangun Keterbukaan Informasi di Aceh

02/07/2026

Pemkab Abdya Peringati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 H di Masjid Agung Baitul Ghafur

Didong Jalu di Banda Aceh! Kebinet vs Sriwijaya Siap Adu Syair Malam Minggu ini

PPUU DPD RI dan PEMA Gelar FGD di Aceh

Sang Kombatan [Jilid 2] Bagian 6

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com