Banda Aceh – Tim SAR gabungan mengevakuasi dua jenazah remaja yang sebelum dilaporkan hilang saat mandi di pantai wisata Ujung Batee, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banda Aceh Ibnu Harris Al Hussain di Banda Aceh, Sabtu, mengatakan selain mengevakuasi dua jenazah, tim SAR gabung masih mencari dua remaja lainnya yang hilang di pantai tersebut.
“Ada empat remaja dilaporkan hilang saat mandi di Pantai Ujung Batee. Dua di antaranya ditemukan meninggal dunia dan dua lainnya masih dalam pencarian,” kata Ibnu Harris Al Husain.
Empat remaja yang semuanya laki-laki tersebut Muhammad Khalil (15), Salamuddin (15), Muhidin (15), dan Muhammad Abrar (14). Para korban merupakan warga Ujung Batee.
“Korban yang dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia yakni Muhammad Abrar dan Muhidin pada Sabtu (1/8) pukul 13.45 WIB dan 16.15 WIB,” kata Ibnu Harris Al Husain.
Sebelumnya, kata dia, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banda Aceh menerima informasi empat orang hilang di kawasan Pantai Ujung Batee pada Jumat (31/7) pukul 18.40.
Lokasi kejadian berjarak 18,08 kilometer atau dengan jarak tempat sekitar 20 menit dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banda Aceh. Tim sempat mencari korban, namun dihentikan karena kondisi sudah malam.
Pada pencarian hari kedua atau Sabtu (1/8), tim pencarian dibagi duga kelompok. Satu kelompok mencari menggunakan perahu karet sejauh satu nautikal mil dari titik korban terakhir terlihat.
Sedangkan satu tim lainnya menyisir dataran di pinggiran pantai. Tim juga mencari korban menggunakan drone sejauh satu kilometer dari titik korban dilaporkan hilang.
“Sekira pukul 13.45 WIB, tim SAR gabungan menemukan korban Muhammad Abrar dan Muhidin pada pukul 16.15 WIB di titik satu nautikal mil dari lokasinya terakhir terlihat dalam kondisi meninggal dunia,” katanya.
Selanjutnya, kata Ibnu Harris Al Hussain, jenazah kedua remaja tersebut dievakuasi ke pinggir pantai dan diserahkan langsung kepada pihak keluarga guna proses pemakaman.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banda Aceh itu menyebutkan pencarian dua korban lainnya dilanjutkan pada Minggu (2/8). Pencarian dilakukan di perairan menggunakan perahu karet serta penyisiran di pinggiran pantai.
“Selain personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banda Aceh, tim SAR gabungan juga melibatkan personel TNI dan Polri, serta masyarakat,” kata Ibnu Harris Al Hussain.










