Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Sosok

Dari Atu Singkih ke Lembah Tidar: Alumnus Al Zahrah Lulus Akmil Setelah 3 Kali Gagal

redaksi by redaksi
02/08/2026
in Sosok
0
Dari Atu Singkih ke Lembah Tidar: Alumnus Al Zahrah Lulus Akmil Setelah 3 Kali Gagal

MAGELANG – Kamis (30/7/2026) menjadi hari yang lama dinantikan Aji Avca Gunawan. Saat pengumuman kelulusan Akademi Militer 2026 dirilis, nama alumnus Pesantren Modern Al Zahrah angkatan ke-22 “Orion Generation” itu akhirnya tercantum sebagai Taruna Akmil.

Kabar gembira itu menggerakkan jemarinya menghubungi orang tua dan keluarga di kampung halaman.

“Mak, alhamdulillah saya lulus, terima kasih doanya, usahanya,” sebut Aji bahagia bercampur haru dari bumi Magelang via rekanan video.

Momen haru itu pecah dan membayar lunas semua usaha dan doa yang ia tekuni bertahun-tahun. Orang tuanya yang sehari-hari menggarap kebun kopi meraup muka penuh syukur saat mendengarkan kabar kelulusan anaknya.

Bagi Aji, kelulusan ini bukan hasil tanpa liku. Di balik kabar gembira itu ada 3 kali kegagalan yang telah dilalui, evaluasi panjang, kerja keras, dan doa orang tua di Kampung Atu Singkih, Kecamatan Rusip Antara, Aceh Tengah.

Meniti Cita-cita di Tengah Keterbatasan

Aji merupakan anak kedua dari empat bersaudara pasangan Sugito dan Fatmawati. Lahir 9 Januari 2006, ia menamatkan MTsS dan MAS Pesantren Modern Al Zahrah pada 2023.

Sejak kecil, cita-cita menjadi perwira TNI sudah tertanam kuat.

“Dari kecil dia sudah bilang mau jadi TNI,” kenang kakaknya, Eva, melalui sambungan telepon, Ahad (2/8/2026).

Menurut Eva, semangat itu bahkan muncul dalam mimpi adiknya.

“Aji pernah bercerita, dalam mimpinya ia menjadi bagian dalam menyelamatkan negara Palestina dari gangguan negara lain,” tuturnya.

Namun jalan menuju cita-cita itu jauh dari kata mudah. Seleksi pertama yang ia ikuti akhir 2024 terhenti di Pantukhir, Pemantauan Akhir. Setahun kemudian, ia mencoba jalur Calon Bintara TNI. Hasilnya masih sama.

Alih-alih menyerah, Aji justru menjadikan kegagalan sebagai bahan evaluasi. Di sela waktu, ia membantu orang tua merawat kebun kopi. Dari hasil panen itulah ia menabung sedikit demi sedikit untuk biaya belajar dan keberangkatan.

Tak hanya itu, jauh sebelum memasuki babak mendaftar Akademi Militer ia terlebih dahulu menuntaskan hafalan Al-Qur’an. Selama 3,5 bulan ia nyantri di Pesantren Darul Qur’an Medan hingga berhasil mengkhatamkan hafalan 30 Juz Al-Qur’an.

Setelah dua kali gagal, Aji pun berbenah lebih serius. Ia mengikuti bimbingan belajar intensif khusus persiapan Akmil di Banda Aceh. Di waktu yang sama, ia disiplin berolahraga dan menambah wawasan akademik untuk memperbaiki kekurangan yang dulu membuatnya gugur.

Pantang Menyerah

Berbekal persiapan baru, tahun 2026 Aji kembali mendaftar. Ini adalah usaha keempatnya. Seleksi awal ia jalani di Kodam Iskandar Muda. Setelah dinyatakan lolos, perjuangannya berlanjut ke tahapan pusat di Akmil Magelang, Jawa Tengah.

Keberangkatan ke Magelang tentu bukan perkara ringan. Dengan keterbatasan ekonomi, orang tuanya hanya bisa mengiringi dengan doa dan bekal dari hasil bertani selama berbulan-bulan.

Namun penantian panjang itu akhirnya terbayar lunas. Pada 30 Juli 2026, nama Aji Avca Gunawan resmi dinyatakan lulus. Kini ia tengah menjalani pendidikan dasar taruna selama tiga bulan ke depan di Lembah Tidar.

“Selama itu, tidak bisa diganggu dan dihubungi, karena fokus mengikuti pendidikan, doakan Aji sehat-sehat dan lancar semuanya,” terang kakaknya, Eva menjelaskan alasan kontak Aji tidak bisa dihubungi media.

Al Zahrah dan Nilai yang Tak Lekang

Prestasi Aji ini pun mendapat apresiasi dari almamaternya. Pimpinan Pesantren Modern Al Zahrah, Tgk. H. M. Fadhil Rahmi, Lc., M.Ag., menyebut kelulusan ini sebagai bukti nyata.

“Apa yang diraih Aji adalah bukti bahwa lulusan Al Zahrah mampu meniti cita-cita apa saja tanpa menanggalkan identitas kesantriannya,” ujar Tgk. Fadhil.

Lebih lanjut ia menegaskan, “Di balik seragam taruna, Aji juga seorang hafidz. Itu adalah ciri utama alumnus Al Zahrah. Profesi dan karir apa pun yang dipilih alumnus Al Zahrah harus siap menjadi imam, mubaligh, hafidz, dan menjunjung tinggi moral serta adab.”

Hal senada disampaikan Eva. Ia mengaku sangat berterima kasih kepada para guru. “Mental dan kedisiplinan Aji terbentuk di Al Zahrah. Terima kasih untuk semua ustaz yang mendidik Aji hingga berdampak seperti saat ini,” ucapnya haru.

Dari Atu Singkih ke Lembah Tidar, Aji membawa nama keluarga, almamater, dan cita-cita yang telah ia rawat sejak kecil. Baginya, kelulusan ini bukanlah garis akhir. Ini justru awal dari pengabdian yang lebih besar.

Previous Post

Tim SAR Evakuasi Dua Jenazah Remaja Hilang di Ujong Batee

Next Post

Bangkit Setelah Enam Tahun Vakum, IMPIJA Kini Diuji Lewat Kepemimpinan Arief Effendi

Next Post
Bangkit Setelah Enam Tahun Vakum, IMPIJA Kini Diuji Lewat Kepemimpinan Arief Effendi

Bangkit Setelah Enam Tahun Vakum, IMPIJA Kini Diuji Lewat Kepemimpinan Arief Effendi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Bangkit Setelah Enam Tahun Vakum, IMPIJA Kini Diuji Lewat Kepemimpinan Arief Effendi

Bangkit Setelah Enam Tahun Vakum, IMPIJA Kini Diuji Lewat Kepemimpinan Arief Effendi

02/08/2026
Dari Atu Singkih ke Lembah Tidar: Alumnus Al Zahrah Lulus Akmil Setelah 3 Kali Gagal

Dari Atu Singkih ke Lembah Tidar: Alumnus Al Zahrah Lulus Akmil Setelah 3 Kali Gagal

02/08/2026
Tim SAR Evakuasi Dua Jenazah Remaja Hilang di Ujong Batee

Tim SAR Evakuasi Dua Jenazah Remaja Hilang di Ujong Batee

02/08/2026
Kakanwil Azhari Buka Pelatihan Koding dan AI Diselenggarakan PW PGMNI Aceh

Kakanwil Azhari Buka Pelatihan Koding dan AI Diselenggarakan PW PGMNI Aceh

02/08/2026
HT Ibrahim Soroti Penegakan Hukum, Rehab-Rekon, hingga Persoalan Semen di Aceh

HT Ibrahim Soroti Penegakan Hukum, Rehab-Rekon, hingga Persoalan Semen di Aceh

02/08/2026

Terpopuler

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

30/07/2026

Jaksa Aktif Duduki Irban Khusus Pidie Jaya, Publik Menanti Ketegasan Pengawasan dan Akuntabilitas Kelola Daerah

Jaksa Masuk Inspektorat Pidie Jaya, Advokat: Legalitas Bukan Jaminan Pengawasan Bebas Intervensi

Dari Atu Singkih ke Lembah Tidar: Alumnus Al Zahrah Lulus Akmil Setelah 3 Kali Gagal

Pemerintah Aceh Telusuri Penyebab Kelangkaan Semen dan BBM

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com