Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Mualem dan Mentan Bahas Pemulihan Sawah Pascabencana di Aceh

redaksi by redaksi
05/08/2026
in Nanggroe
0
Mualem dan Mentan Bahas Pemulihan Sawah Pascabencana di Aceh

JAKARTA – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), melakukan audiensi dengan Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman di kediaman Menteri, Jakarta Selatan, Selasa (4 Agustus 2026).

“Kami membutuhkan dukungan Bapak Menteri untuk pemulihan lahan pertanian di Aceh yang terdampak bencana hidrometeorologi,” kata Mualem saat berdiskusi dengan Menteri Amran.

Gubernur Mualem, atas nama Pemerintah Aceh menyampaikan terimakasih dan mengapresiasi gerak cepat Kementan. Pembicaraan Gubernur Mualem dan Mentan Amran tersebut disampaikan Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi.

Mualem juga berpesan kepada jajaran Dinas Pertanian dan Perkebunan di seluruh kabupaten/kota di Aceh memanfaatkan bantuan secara maksimal agar perekonomian petani cepat pulih.

Mualem mengatakan bahwa masyarakat Aceh sangat berharap agar Menteri Amran terus mendukung pemulihan lahan dan kebun yang rusak dan hilang karena terdampak bencana. Mualem juga menyinggung tentang perkebunan kopi Gayo yang rusak terdampak bencana.

“Supaya masyarakat Aceh yang terdampak bencana bisa memanfaatkan lahan pertaniannya kembali, sehingga mereka bisa mengembangkan pertumbuhan perekonomiannya,” kata Mualem.

Berdasarkan pendataan Pemerintah Aceh sebagaimana dilaporkan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Azanuddin Kurnia, kepada Gubenur Mualem, bencana hidrometeorologi berdampak terhadap sekitar 57.485 hektare lahan sawah.

Dari luasan tersebut, proses optimalisasi lahan saat ini telah berjalan pada 40.852 hektare.

Dampak juga terjadi pada sektor perkebunan dengan luasan mencapai 50.438 hektare. Adapun proses pemulihan perkebunan yang tengah berlangsung telah mencapai 10.418 hektare.

Menteri Amran berjanji kepada Gubernur Mualem, bahwa Kementan terus mengawal rehabilitasi sawah terdampak bencana melalui program cetak sawah kembali, optimasi lahan, perbaikan jaringan irigasi, serta penyerahan alat dan mesin pertanian (alsintan) dan benih padi gratis bagi petani.

Mentan juga berkomitmen merehabilitasi dan meremajakan tanaman kopi di wilayah dataran tinggi Aceh yang rusak akibat erosi dan longsor. Dukungan mencakup penyediaan bibit unggul, pupuk, dan pendampingan teknis untuk mengembalikan produktivitas komoditas ekspor ini.

Amran memastikan, tim teknis Kementan diterjunkan langsung ke wilayah terdampak di Aceh guna memantau rekonstruksi lahan secara bertahap. Apalagi beberapa waktu lalu Menteri Amran ikut memantau langsung sejumlah lahan yamg terdampak bencana

Dalam pertemuan itu, Gubernur Aceh turut didampingi Ketua Badan Reintegrasi Aceh (BRA) BRA Jamaluddin, Staf khusus Gubernur Aceh T Irsyadi, serta Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh Said Marzuki, SIP, MSi.[]

Previous Post

Kakanwil Kemenag Aceh Lantik 23 ASN, Tekankan Penempatan Berdasarkan Kebutuhan Organisasi

Next Post

USK dan PKKHY Kembangkan Model Pemulihan Kesehatan Mental Anak Pascabencana di Aceh

Next Post
USK dan PKKHY Kembangkan Model Pemulihan Kesehatan Mental Anak Pascabencana di Aceh

USK dan PKKHY Kembangkan Model Pemulihan Kesehatan Mental Anak Pascabencana di Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Forkopemras Aceh Selatan Minta Peserta Seleksi JPT Pratama Andalkan Kompetensi dan Integritas, Bukan Kedekatan

Forkopemras Aceh Selatan Minta Peserta Seleksi JPT Pratama Andalkan Kompetensi dan Integritas, Bukan Kedekatan

05/08/2026
Wakil Rektor USK Harap PPG USK Lahirkan Guru Profesional dan Religius

Wakil Rektor USK Harap PPG USK Lahirkan Guru Profesional dan Religius

05/08/2026
Eksekusi Putusan Inkracht, Kejari Pidie Jaya Lelang Solar dan iPhone Secara Terbuka

Eksekusi Putusan Inkracht, Kejari Pidie Jaya Lelang Solar dan iPhone Secara Terbuka

05/08/2026
Berjalan Kaki ke Sekolah, Enam Siswa SMAN 1 Julok Butuh Sepeda

Berjalan Kaki ke Sekolah, Enam Siswa SMAN 1 Julok Butuh Sepeda

05/08/2026
33.430 Ton Pakan Ternak Disiapkan untuk Percepat Pemulihan Peternak di Aceh

33.430 Ton Pakan Ternak Disiapkan untuk Percepat Pemulihan Peternak di Aceh

05/08/2026

Terpopuler

Mualem dan Mentan Bahas Pemulihan Sawah Pascabencana di Aceh

Mualem dan Mentan Bahas Pemulihan Sawah Pascabencana di Aceh

05/08/2026

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

Lima Tahun Bertahan Tanpa Orang Tua, Lima Bersaudara di Pidie Jaya Pernah Dua Hari Menahan Lapar

Kejari Pidie Jaya Lelang 1.296 Liter Solar dan iPhone Rampasan Negara, Eksekusi Aset Hasil Putusan Berkekuatan Hukum Tetap

GerPALA Dukung Bupati Aceh Selatan Hapus Kavling Pokir DPRK 2027, Selama Ini Dewan Dinilai Kurang Produktif

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com