Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Digaji Berbulan-bulan, 10 Staf Kantor Polisi India Ternyata Fiktif

redaksi by redaksi
06/08/2026
in Internasional
0
Digaji Berbulan-bulan, 10 Staf Kantor Polisi India Ternyata Fiktif

Kepolisian Mumbai, India, menggaji 10 karyawan yang ternyata fiktif selama berbulan-bulan. (Jewel SAMAD / AFP)

Jakarta – Departemen Kepolisian Mumbai, India, benar-benar kecolongan. Ada 10 karyawan mereka yang tercatat dan menerima gaji, namun ternyata hanya di atas kertas alias fiktif.

Setiap bulan Departemen Kepolisian Mumbai mengeluarkan gaji bagi 10 karyawan tersebut, yang totalnya mencapai Rs 6,5 Crore (kurang lebih Rp12,5 juta). Mereka tercatat bekerja dalam kurun waktu 2019-2020 atau 12 bulan.

Namun enam tahun kemudian, ketika terjadi migrasi dari perangkat lama ke sistem baru, para karyawan yang tidak pernah diketahui pekerjaannya itu baru terdeteksi. Mereka diketahui sengaja disusupkan untuk mencari keuntungan segelintir orang.

Departemen Kepolisian yang melakukan investigasi segera melacak ke nomor rekening yang ternyata mereka ada dalam daftar gaji resmi, seperti dilaporkan Times of India.

Kesepuluh karyawan fiktif itu adalah Ramdan Bhogle, Sudhakar Kadam, Sarju Yadav, Bhagwat Bhosale, Gunaji Khavkar, Mahadev Haldankar, Rajendra Sonar, Uttam Thorat, Suryakant Patil dan Panduran Kadam.

Kasus ini kemudian telah dilaporkan ke kantor pusat Santa Nagar cabang kriminal untuk penyelidikan lebih lanjut, pada Selasa (4/8).

Hasil penyelidikan sementara ada lima staf administrasi yang sudah didakwa atas tuduhan penipuan, pemalsuan, pelanggaran kepercayaan kriminal dan konspirasi kriminal.

“Departemen sudah menskor dua staf atas tuduhan telah membuat ID card palsu dan ID skema pensiun kontribusi pasti (DCSP) untuk memfasilitasi pembayaran gaji yang tidak sah,” tulis media online India itu.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

ALAMP AKSI Aceh Desak Pemda Evaluasi Kinerja Kadis Dukcapil Aceh Singkil

Next Post

Tukang Sampah di Italia Nemu Tiket Lotre Rp20 M yang Terbuang

Next Post
Tukang Sampah di Italia Nemu Tiket Lotre Rp20 M yang Terbuang

Tukang Sampah di Italia Nemu Tiket Lotre Rp20 M yang Terbuang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

LPPM IAIN Takengon Gelar Coffee Morning, Perkuat Kolaborasi Riset Berbasis Data

LPPM IAIN Takengon Gelar Coffee Morning, Perkuat Kolaborasi Riset Berbasis Data

23/09/2026
Tingkatkan Mutu Layanan, Direktur RSUD Teungku Peukan: Tahun ini Ada 178 Nakes Telah Ikut Pelatihan

Tingkatkan Mutu Layanan, Direktur RSUD Teungku Peukan: Tahun ini Ada 178 Nakes Telah Ikut Pelatihan

23/09/2026
Lembaga Wali Nanggroe Dorong Penguatan Konservasi Berbasis Adat untuk Menjaga Hutan dan Keseimbangan Alam Aceh

Lembaga Wali Nanggroe Dorong Penguatan Konservasi Berbasis Adat untuk Menjaga Hutan dan Keseimbangan Alam Aceh

23/09/2026
DPRK Pidie Jaya Rindu Wakil Bupati Hadir di Paripurna: Semoga Bupati Bisa Gandeng Tangan

DPRK Pidie Jaya Rindu Wakil Bupati Hadir di Paripurna: Semoga Bupati Bisa Gandeng Tangan

23/09/2026
Peukan Bada Jadi Tempat Pembibitan Tanaman Mangrove

Peukan Bada Jadi Tempat Pembibitan Tanaman Mangrove

23/09/2026

Terpopuler

Digaji Berbulan-bulan, 10 Staf Kantor Polisi India Ternyata Fiktif

Digaji Berbulan-bulan, 10 Staf Kantor Polisi India Ternyata Fiktif

06/08/2026

Utang RSUDZA Tembus Rp416,97 Miliar, Nasrul Zaman: Periksa Manajemen Lama

DPRK Pidie Jaya Rindu Wakil Bupati Hadir di Paripurna: Semoga Bupati Bisa Gandeng Tangan

Rp1,005 Triliun Belanja Pidie Jaya: Naik Lebih Cepat dari Pendapatan, FKPD Tagih Transparansi

PAD Baru 47,8 Persen, Belanja Meledak Rp89,82 Miliar: Fraksi PA “Sentil Keras” Pemkab Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com