Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Al-Farlaky: Isi Pembangunan Aceh dengan Damai, Perkuat Kewenangan Kekhususan

redaksi by redaksi
15/08/2026
in Lintas Timur
0
Al-Farlaky: Isi Pembangunan Aceh dengan Damai, Perkuat Kewenangan Kekhususan

MADAT – Dua puluh satu tahun perdamaian Aceh bukan sekadar angka dalam perjalanan sejarah. Di baliknya terdapat proses panjang, air mata, pengorbanan dan harapan masyarakat Aceh untuk hidup dalam suasana aman dan membangun masa depan.

Pesan itu disampaikan Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., saat menghadiri peringatan HUT Perdamaian Aceh ke-21 di Gampong Bintah, Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur, Jumat malam, 14 Agustus 2026.

Peringatan tersebut dirangkai dengan doa bersama serta santunan kepada ratusan anak yatim di Kecamatan Madat. Kegiatan juga berlangsung semarak dengan pertunjukan seni dan budaya Aceh.

Dalam kesempatan itu, Al-Farlaky mengajak masyarakat untuk terus menjaga perdamaian yang telah diperjuangkan dengan proses panjang.

Menurutnya, perdamaian Aceh tidak lahir dengan mudah. Karena itu, berbagai persoalan yang masih tersisa harus diselesaikan melalui jalan damai dan mekanisme yang ada, bukan kembali menggunakan kekerasan.

“Bagaimana kita menyelesaikan persoalan yang masih ada? Apakah melalui kekerasan? Tidak. Kita sudah lama didera konflik, dan dampaknya dirasakan di seluruh sektor kehidupan masyarakat,” ujar Al-Farlaky.

Ia mengatakan, masih terdapat sejumlah poin dalam perjalanan perdamaian Aceh yang belum sepenuhnya ditunaikan, termasuk hal-hal yang berkaitan dengan pembangunan dan kepentingan masyarakat Aceh.

Namun, kata dia, penyelesaian berbagai persoalan tersebut membutuhkan proses dan kesabaran.

“Proses damai ini tidak mudah terwujud. Pembangunan juga tidak bisa dilakukan secepat kilat. Karena itu harus ada evaluasi, harus ada upaya bersama untuk menyelesaikan apa yang masih menjadi pekerjaan kita,” katanya.

Al-Farlaky juga menegaskan komitmennya untuk memperhatikan masyarakat yang hingga kini belum tersentuh pembangunan, khususnya warga yang menjadi korban konflik.

Ia meminta jajaran PA dan KPA untuk terus memantau kondisi masyarakat di pelosok sehingga persoalan yang masih dihadapi warga dapat diketahui dan dicarikan jalan keluarnya.

“Kalau ada rumah warga korban konflik yang belum tersentuh pembangunan, sampaikan kepada saya. Insyaallah akan kita bantu sesuai kemampuan dan kewenangan yang ada,” tegasnya.

Selain itu, Bupati mengajak masyarakat Aceh Timur untuk mendukung berbagai upaya memperkuat kewenangan dan kepentingan Aceh, termasuk proses revisi UUPA guna memperkuat kewenangan Aceh dan kontiusitas dana otsus.

Menurutnya, perjuangan tersebut harus dilakukan secara bersama-sama dan dalam suasana yang tetap menjaga persatuan masyarakat Aceh.

“Kita tidak boleh lagi bertengkar sesama kita. Kita harus kompak, saling mendukung dan bersama-sama mengisi pembangunan Aceh,” ajaknya.

Ia juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat dan panitia yang terus menjaga tradisi memperingati hari perdamaian Aceh.

Menurut Al-Farlaky, momentum peringatan perdamaian tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial. Hari damai harus menjadi ruang edukasi bagi generasi muda agar memahami sejarah panjang perjalanan Aceh menuju perdamaian.

“Generasi Aceh harus tahu sejarah. Jangan sampai mereka lupa bagaimana proses perdamaian ini lahir. Ini penting agar generasi kita memahami nilai perdamaian dan menjaganya,” katanya.

Al-Farlaky kemudian mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan perdamaian sebagai fondasi dalam membangun Aceh.

“Isi pembangunan dengan damai. Perang itu sangat mahal, tetapi lebih mahal lagi merawat perdamaian ini,” tukasnya.

Peringatan HUT Perdamaian Aceh ke-21 di Gampong Bintah turut diisi dengan berbagai pertunjukan seni yang mengangkat khazanah budaya Aceh.

Panitia menghadirkan seniman Aceh, termasuk pelantun lagu Mie Goreng, Abubakar AR dan Armawati AR. Ratusan warga juga ikut menyaksikan penampilan Rapai Debus yang menjadi salah satu kesenian khas Aceh.

Previous Post

Bupati Aceh Selatan Didesak Merdekakan Samadua dari Bayang-bayang Perusahaan Tambang

Next Post

Proyek Rp100 Miliar di Muara Pidie Jaya: Progres, Alat, dan Target Mulai Dipertanyakan

Next Post
Proyek Rp100 Miliar di Muara Pidie Jaya: Progres, Alat, dan Target Mulai Dipertanyakan

Proyek Rp100 Miliar di Muara Pidie Jaya: Progres, Alat, dan Target Mulai Dipertanyakan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

9 Jabatan Strategis Polres Pidie Berganti, Kapolres Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Publik

9 Jabatan Strategis Polres Pidie Berganti, Kapolres Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Publik

01/10/2026
Sang Kombatan [Jilid 2]

Sang Kombatan [Jilid 2]

01/10/2026
STAI Tgk. Chik Pante Kulu dan UniSZA Perkuat Kerja Sama Internasional

STAI Tgk. Chik Pante Kulu dan UniSZA Perkuat Kerja Sama Internasional

01/10/2026
Gedung SMP Unggul Pidie Jaya Akan Dipinjamkan untuk Sekolah Rakyat, DPRK Sorot Kelayakan

Gedung SMP Unggul Pidie Jaya Akan Dipinjamkan untuk Sekolah Rakyat, DPRK Sorot Kelayakan

01/10/2026
2,82 Juta Benur Digelontorkan, Sibral Pacu Tambak Pidie Jaya Bangkit Usai Bencana

2,82 Juta Benur Digelontorkan, Sibral Pacu Tambak Pidie Jaya Bangkit Usai Bencana

01/10/2026

Terpopuler

Al-Farlaky: Isi Pembangunan Aceh dengan Damai, Perkuat Kewenangan Kekhususan

Al-Farlaky: Isi Pembangunan Aceh dengan Damai, Perkuat Kewenangan Kekhususan

15/08/2026

Forkorda: Aceh Usulkan 6 CDOB Baru, Seluruh Syarat Administrasi Lengkap

Demo Tuntut PT CA, Polres Abdya: Kami Dukung Langkah Masyarakat, Tapi Tetap Dalam Koridor Hukum

IMM Lakukan Aksi Dorong Motor, Buntut Kelangkaan BBM di Abdya

Gedung SMP Unggul Pidie Jaya Akan Dipinjamkan untuk Sekolah Rakyat, DPRK Sorot Kelayakan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com