Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Ini Negara yang Pernah Menggugat Bendera ‘Merah Putih’ RI

redaksi by redaksi
17/08/2026
in Internasional
0
Ini Negara yang Pernah Menggugat Bendera ‘Merah Putih’ RI

Salah satu negara di Benua Eropa pernah menggugat bendera 'Merah Putih' Indonesia pada awal-awal kemerdekaan RI. (ANTARA FOTO/YULIUS SATRIA WIJAYA)

Jakarta – Salah satu negara di Benua Eropa pernah menggugat bendera ‘Merah Putih’ Indonesia pada awal-awal kemerdekaan RI. Bendera merah putih milik Indonesia, bukan sekadar simbol negara tapi juga mengandung nilai perjuangan bangsa.

Sebab dijahit oleh Fatmawati, istri Presiden Sukarno menjelang kemerdekaan. Selain itu, merah putih juga merupakan simbol kerajaan-kerajaan yang ada di nusantara.

Catatan sejarah mengungkapkan warna merah dan putih terinspirasi dari warna panji atau pataka bendera Kerajaan Majapahit pada abad ke-13.

Dalam pararaton (kitab raja-raja), dijelaskan bahwa bendera merah dan putih dianggap sebagai lambang kebesaran kerajaan seperti bendera perang yang digunakan Sisingamangaraja IX, bendera berwarna merah dengan dua pedang kembar Piso Gaja Dompak (pusaka Sisingamaharaja I-IX) berwarna putih.

Bahkan Kerajaan Bone Sulawesi Selatan menjadikan bendera merah putih atau yang biasa disebut Woromporong sebagai simbol kekuasaan dan kebesaran kerajaan.

“Namun, bukan sekadar memaknai arti keberanian dan kesucian, warna merah dan putih juga berkaitan dengan nilai budaya Indonesia. Dalam tradisi Jawa, merah dan putih dilambangkan sebagai gula merah dan nasi putih karena keduanya merupakan bahan makanan pokok masyarakat Indonesia,” dikutip dari situs sekretariat negara. Pantai& Kepulauan

Sebagai sebuah simbol negara, penggunaan Bendera Merah Putih sendiri diatur oleh UU Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan.

Dalam Pasal 1 ayat (1) dijelaskan dalam Undang-undang yang dimaksud Bendera Negara Kesatuan Republik Indonesia yang selanjutnya disebut Bendera Negara adalah Sang Merah Putih. Demikian pula untuk ukuran Bendera Negara yang telah ditetapkan dalam Pasal 4 ayat (3), disebutkan ukuran untuk penggunaan di lapangan Istana Kepresidenan yaitu 200x300cm. Pantai& Kepulauan

Sementara bendera Monako mengesahkan bendera merah putih horizontal secara resmi pada 4 April 1881 di bawah kepemimpinan Pangeran Charles III, yang berasal dari Wangsa Grimaldi.

Bendera nasional yang digunakan oleh warga negara biasa, yang juga dikibarkan di Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk mewakili Monako, menampilkan warna-warna yang berasal dari lambang negara.

Lambang kerajaan yang kompleks , yang elemen desain utamanya berasal dari ratusan tahun yang lalu, digambarkan secara lengkap pada bendera putih untuk dipajang di gedung-gedung pemerintah. Perisai pada lambang kerajaan, yang menjadi asal warna seragam, terdiri dari belah ketupat atau berlian merah dan putih yang berselang-seling. Seperti halnya banyak lambang heraldik, makna asli dari belah ketupat tersebut tidak jelas.

Bendera ini berupa dwiwarna horizontal sederhana berwarna merah di atas putih, penggunaan warna heraldik tradisional.

Penggunaan warna-warna ini dapat ditelusuri kembali setidaknya hingga tahun 1339, meskipun bendera Monako awal menampilkan banyak variasi grafis. Kemiripan bendera Monako dengan bendera Indonesia murni kebetulan, seperti dikutip Britannica.

Pernah minta diganti

Karena kesamaan warna tersebut, Monako sempat menolak mengakui bendera Indonesia usai diadopsi pada 1945. Mereka bahkan menuntut RI mengganti simbol negara. Pantai& Kepulauan

Namun Indonesia menolak permintaan Monako dengan dasar bahwa pilihan warna bendera berdasarkan sejarah yang diambil dari simbol kebesaran Kerajaan Majapahit, demikian dikutip dari World Atlas.

Hingga saat ini tidak ada lagi permintaan pergantian warna bendera. Di markas Besar PBB, kedua bendera dari Indonesia dan Monako sama-sama berkibar, tapi tidak membuat bingung karena keduanya dibedakan oleh ukuran rasio dan sejarah.

Monako memiliki rasio bendera yang sedikit lebih pendek.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Gerimis Tak Padamkan Api Taptu, Pidie Jaya Sambut HUT ke-81 RI

Next Post

Bantah Klaim Trump, Iran Pamer Masih Punya 75% Stok Rudal & Drone

Next Post
Bantah Klaim Trump, Iran Pamer Masih Punya 75% Stok Rudal & Drone

Bantah Klaim Trump, Iran Pamer Masih Punya 75% Stok Rudal & Drone

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Adi Samridha: Pemerintah Harus Hormati Sikap Warga Samadua Tolak Tambang

Adi Samridha: Pemerintah Harus Hormati Sikap Warga Samadua Tolak Tambang

17/08/2026
Dr. Safaruddin Pimpin Langsung Upacara Bendera HUT RI ke-81 di Abdya

Dr. Safaruddin Pimpin Langsung Upacara Bendera HUT RI ke-81 di Abdya

17/08/2026
DPRK Aceh Selatan Didesak Bongkar Dugaan Maladministrasi Izin Perusahaan Tambang di Samadua

DPRK Aceh Selatan Didesak Bongkar Dugaan Maladministrasi Izin Perusahaan Tambang di Samadua

17/08/2026
Bantah Klaim Trump, Iran Pamer Masih Punya 75% Stok Rudal & Drone

Bantah Klaim Trump, Iran Pamer Masih Punya 75% Stok Rudal & Drone

17/08/2026
Ini Negara yang Pernah Menggugat Bendera ‘Merah Putih’ RI

Ini Negara yang Pernah Menggugat Bendera ‘Merah Putih’ RI

17/08/2026

Terpopuler

Penolakan Pergub JKA Kian Gencar, Mualem Berangkat Haji ke Tanah Suci

Mualem, Belajarlah kepada Luhut!

16/08/2026

Sudah 21 Tahun Damai: Tentara GAM Jadi Veteran Tidak Bergaji, Korban Konflik Dijadikan Alat Politik

Nyan, Tim Gabungan Temukan Mobil Tangki 1.000 Liter Antre BBM di SPBU Aceh

Ini Negara yang Pernah Menggugat Bendera ‘Merah Putih’ RI

Dorong Kampus Inklusif, Forum Bangun Aceh dan Mahasiswa UIN Ar-Raniry Gelar Workshop Disabilitas

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com