MEULABOH – Majelis Mubahatsah Ulama Dayah Aceh Barat (MUDAB) bersiap menyelenggarakan MUDAB Akbar ke-4 yang dirangkai dengan Istighatsah Kubra dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Acara ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 22 Agustus 2026, bertempat di Dayah Madinatuddiniyah Al Munawwarah, Gampong Marek, Kecamatan Kaway XIV, Aceh Barat.
MUDAB Akbar tahun ini mengusung tema “Menjaga Lingkungan Menurut Perspektif Islam”. Menariknya, forum ilmiah dan spiritual ini akan diisi langsung oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Tgk. H. Faisal Ali, S.Sos., M.Pd. (Abu Sibreh).
Sebagai pimpinan dayah yang menjadi pusat lokasi acara, Pimpinan Dayah Madinatuddiniyah Al Munawwarah, Abu Syaikh Abdurrahman al-Yamani, menyatakan rasa syukur dan kesiapannya dalam menyambut kehadiran para ulama, santri, dan masyarakat.
“Kami merasa sangat terhormat dan bersyukur Dayah Madinatuddiniyah Al Munawwarah dipercayakan menjadi tempat pelaksanaan MUDAB Akbar ke-4 dan Istighatsah Kubra ini. Keluarga besar dayah bersama masyarakat Gampong Marek siap menjadi tuan rumah yang baik dan memberikan pelayanan terbaik bagi para tamu,” ujar Abu Abdurrahman al-Yamani, Rabu (19/8/2026).
Abu Yaman yang juga merupakan ketua Himpunan Ulama Dayah (HUDA) Aceh Barat juga menekankan pentingnya tema yang diangkat dalam jajaran pendidikan dayah. “Isu lingkungan ini sangat relevan. Kami berharap momentum ini dapat menanamkan kesadaran ekologis yang kuat bagi para santri dan masyarakat, bahwa menjaga kelestarian alam adalah bagian dari khidmah kita kepada agama dan bangsa,” tambahnya.
Ketua Panitia MUDAB Akbar ke-4, Waled Iskandar, menyatakan bahwa seluruh jajaran panitia terus mematangkan persiapan teknis di lokasi acara. Sinergi antara santri, alumni, dan masyarakat berjalan sangat solid demi menyukseskan agenda besar ini.
“Alhamdulillah, persiapan administrasi, koordinasi dengan pemateri, hingga pembenahan infrastruktur tempat di Dayah Madinatuddiniyah Al Munawwarah sudah mencapai 90 persen,” ujar Waled Iskandar yang juga merupakan pimpinan Dayah Istiqamatuddin Babul ‘Ilmi, Lapang.
Ia menambahkan, panitia berfokus pada kenyamanan para jamaah dan tamu undangan. “Kami sedang merampungkan fasilitas panggung utama, area parkir, serta sanitasi yang memadai. Mengingat tema yang diangkat adalah lingkungan, kami juga berkomitmen meminimalkan sampah plastik selama acara berlangsung,” lanjut Waled.
Sementara itu, Ketua Umum MUDAB, Tgk. H. M. Arifin Idris yang lebih akrab disapa dengan Abu Cek menjelaskan bahwa pemilihan tema lingkungan hidup pada momentum HUT RI ke-81 ini bertujuan untuk melahirkan rekomendasi fikih aplikatif terkait isu-isu ekologis kontemporer di Aceh.
“MUDAB Akbar bukan sekadar ruang berkumpul, melainkan wadah ijtihad para ulama dayah dalam merespons problematika umat,” tegas Abu Cek yang juga merupakan Pimpinan Dayah Istiqamatuddin Ulumul Qur’an (DIUQ) Aceh Barat.
Menurut Abu Cek, menjaga lingkungan memerlukan tuntunan hukum Islam agar masyarakat sadar bahwa menjaga alam adalah bagian dari iman dan kewajiban kita bersama.
“Kehadiran Ketua MPU Aceh, Abu Faisal Ali, diharapkan mampu memberikan arah kebijakan dan pandangan Fiqh al-Bi’ah (fikih lingkungan) yang komprehensif bagi umara dan masyarakat Aceh Barat dan sekitarnya,” harapnya.
Melalui momentum Istighatsah Kubra yang dipimpin oleh Abu Abdul Rani Adian yang juga merupakan anggota MPU Aceh, MUDAB mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendoakan keselamatan bangsa dan kedamaian Aceh yang berkelanjutan.
Ketua MUDAB Aceh Barat juga mengucapkan terimakasih banyak kepada pemerintah Aceh Barat dan para ulama Dewan Nasihin MUDAB yang telah memberikan do’a dan arahan dalam terlaksananya MUDAB Akbar ke 4 tahun ini.
“Terimakasih kepada Bupati Aceh Barat, wakil Bupati Aceh Barat serta jajaran Forkopimda Aceh Barat yang telah mendukung agenda tahunan ini. Dan juga kepada para ulama Dewan Nasihin MUDAB Abu Serambi Aceh, Abu Masjid Baro, dan Abon Arifin Mahmud. Serta seluruh alim ulama Aceh Barat yang berpartisipasi dalam menyukseskan MUDAB Akbar kali ini. Juga teriamkasih banyak kepada seluruh donatur yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara mulia ini, jazakumullahu khairan katsira.” []






