MEUREUDU — Sebanyak 31.051 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Pidie Jaya mulai menerima bantuan beras periode Juli–September 2026. Total alokasi mencapai 931,53 ton atau 931.530 kilogram.
Penyaluran perdana dilakukan Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Pidie Jaya, Muhammad Nur, di Desa Hagu dan Muka Blang, Kecamatan Panteraja, Rabu 19 Agustus 2026.
Kepala Bulog Kantor Cabang Sigli Ahmad Fadly mengatakan penerima ditetapkan berdasarkan DTSEN Kementerian Sosial. Setiap penerima memperoleh 10 kilogram per bulan atau 30 kilogram untuk tiga bulan.
“Bantuan pangan beras tersebut merupakan penugasan pemerintah melalui Badan Pangan Nasional kepada Perum Bulog. Data penerimanya bersumber dari DTSEN,” kata Ahmad Fadly.
Bandar Baru menjadi wilayah dengan penerima terbanyak, 7.478 orang atau 224,34 ton. Sedangkan Panteraja paling sedikit, 1.682 penerima atau 50,46 ton.
Distribusi dilakukan bertahap melalui titik pembagian masing-masing wilayah dengan koordinasi TKSK. Surat Bulog juga ditembuskan kepada Dinas Sosial, camat, DPMG dan Kapolsek se-Pidie Jaya.
Namun, hampir 1.000 ton beras dan 31.051 nama bukan sekadar angka. Titik krusialnya adalah memastikan data DTSEN sesuai kondisi lapangan, tidak ada penerima ganda, warga yang tak lagi memenuhi kriteria, maupun masyarakat yang berhak tetapi terlewat.
Ukuran keberhasilan bukan berapa ton beras yang disalurkan, tetapi berapa banyak yang benar-benar sampai kepada penerima yang tepat, dan utuh.
Sebab dari 31.051 nama tersebut menjadi angka yang harus dikawal hingga beras benar-benar berada di tangan penerima, karena ukuran keberhasilan program itu akhirnya bukan berapa banyak beras yang keluar dari gudang Bulog, melainkan berapa banyak yang benar-benar sampai kepada penerima yang berhak, dalam jumlah sesuai ketentuan, tanpa potongan dan penyimpangan.[Mul]







