BANDA ACEH – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan keluarga besar madrasah di Kabupaten Aceh Jaya. Nurzaitun, Guru Fikih pada Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Aceh Jaya, menerima penghargaan sebagai Guru Dedikatif Tahun 2026 atas dedikasi dan kontribusinya dalam mengembangkan budaya literasi melalui karya tulis dan buku. Kiprahnya tersebut telah mengantarkannya meraih prestasi di tingkat provinsi hingga nasional.
Penghargaan tersebut diterimanya pada peringatan Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) Aceh ke-67 yang berlangsung di Lapangan Kantor Bupati Aceh Jaya, Rabu, 2 September 2026. Nurzaitun hadir dalam kegiatan tersebut setelah mendapat undangan khusus dari Bupati Aceh Jaya, Safwandi SSos MAP, sebagai bentuk apresiasi atas kiprah dan kontribusinya dalam dunia pendidikan.
Penghargaan Guru Dedikatif Tahun 2026 menjadi bentuk apresiasi terhadap peran guru madrasah dalam menghadirkan inovasi pembelajaran sekaligus memperkuat budaya literasi di lingkungan pendidikan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Jaya, H Amirullah Djakfar SHI MH, menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diraih guru MIN 5 Aceh Jaya tersebut.
“Kami menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang diraih Ibu Nurzaitun. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa guru madrasah memiliki komitmen untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi positif bagi peningkatan mutu pendidikan,” ujar Amirullah.
Menurutnya, kemampuan guru dalam menghasilkan karya tulis menjadi bagian penting dalam pengembangan profesionalisme pendidik. Ia berharap capaian tersebut dapat menginspirasi guru madrasah lainnya untuk terus berkarya.
“Budaya literasi harus terus dikembangkan di madrasah. Kami berharap prestasi ini dapat memotivasi para guru untuk lebih aktif menulis, berkarya, dan berbagi gagasan demi kemajuan pendidikan di Aceh Jaya,” tambahnya.
Nurzaitun selama ini aktif dalam bidang literasi pendidikan melalui berbagai karya tulis yang dihasilkannya. Salah satu capaian terbarunya diraih pada 18 Agustus 2026, saat ia menjadi pemenang lomba buku esai kategori “Guru Kreator Konten” dalam program Nulis Bareng Pemred (No Baper) Edisi Agustus 2026 yang diselenggarakan MediaGuru.
Dalam ajang tersebut, karyanya mendapat apresiasi dari tim penilai. Pemimpin Redaksi MediaGuru, Eko Prasetyo, turut memberikan penghargaan kepada para guru yang aktif menuangkan ide dan pengalaman pendidikan melalui karya literasi.
Capaian tersebut menjadi bukti kontribusi guru madrasah dalam membangun ekosistem literasi serta menghadirkan inovasi pendidikan yang memberi dampak positif bagi peserta didik dan masyarakat.[]









