BLANGPIDIE — Program “Satu Pejabat Satu Anak Yatim” di Kabupaten Aceh Barat Daya terus meluas. Kali ini, para Staf Ahli Bupati dan pejabat lainnya di lingkungan Pemkab Abdya turut menjadi orang tua asuh.
Program ini merupakan wujud kepedulian ASN terhadap anak yatim di Abdya, meliputi dukungan pendidikan, kebutuhan dasar, dan pembinaan.
Sebelumnya, Plt Sekda, para Kepala SKPK, dan Camat telah lebih dulu bergabung sebagai orang tua asuh.
Bupati Abdya Dr. Safaruddin, S.Sos MSP
menegaskan, gerakan ini adalah bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan anak yatim mendapatkan perhatian dan kasih sayang.
“Pemerintah tidak hanya membangun infrastruktur, tapi juga membangun kemanusiaan. Kita ingin anak yatim di Abdya merasa memiliki keluarga besar,” ujar Dr. Safaruddin.
Kepala Dinas Pertanahan Abdya Rifi Hamdani menyampaikan, menjadi orang tua asuh adalah tanggung jawab moral setiap pejabat.
“Ini bukan hanya soal bantuan, tapi bagaimana kita hadir dan mendampingi mereka agar tumbuh menjadi anak yang mandiri, berakhlak, dan berprestasi,” kata Rifi singkat, Sabtu (05/09/2026) di Tangan-tangan.
Pemkab berharap keterlibatan seluruh jajaran pejabat dapat menginspirasi masyarakat dan ASN lainnya untuk ikut peduli terhadap anak yatim.
Selain memberikan biaya pendidikan, pejabat eselon di lingkungan pemerintah kabupaten setempat juga memberikan modal usaha kepada anak yatim-piatu.
Mereka yang mengikuti program “Satu Pejabat Satu Anak Yatim” diantaranya ialah, Staf Ahli Pemerintah Abdya, Jufri Yusuf telah mengangkat satu orang anak yatim-piatu sebagai anak asuh. Kepala Dinas Pertanahan Abdya, Rifi Hamdani sudah menjadi bapak angkat anak yatim-piatu. Kasatpol PP dan WH Abdya, Hamdi juga telah mengangkat satu orang anak yatim-piatu menjadi anak asuh. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Kominsa) Kabupaten Abdya, Ubairizal ikut mengangkat empat orang yatim-piatu sebagai anak asuh, Kepala Dinas Perhubungan Abdya, Ariswandi mengangkat satu orang yatim-piatu sebagai anak asuh, dan Kepala Sekretaris Baitul Mal Abdya, Bustari juga ikut serta menjadi ayah asuh untuk satu orang anak yatim-piatu.








