Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Cerbung

Wasiet (89)  

Admin1 by Admin1
29/04/2020
in Cerbung
0
Wasiet (65)

+++

SAKDIAH memulai hari pukul 05.30 WIB. Ia solat Shubuh serta dilanjutkan dengan memasak untuk dirinya dan Ibnu. Aktivitas berlanjut dengan mengantar sang anak bersekolah. Sekolah tersebut tak jauh dari tempat kerjanya agar ia mudah antar jemput serta memantau aktifitas Ibnu.

Ia tak lagi mengeluh. Apalagi ketika ia mengetahui bahwa curhatnya ketika salat malam ternyata turut didengar oleh sang anak saban malam.

Ia telah berjanji pada Ibnu untuk tak lagi menangis serta mengeluh atas kekurangan yang mereka rasakan selama ini.

“Aku harus tegar agar anakku tidak tumbuh dengan perasaan minder dan kekurangan,” gumam Sakdiah.

Apalagi Sakdiah juga sadar bahwa banyak keluarga yang mengalami nasib lebih buruk darinya selama konflik Aceh.

Ada juga banyak keluarga yang menjadi korban konflik serta tak makan berhari-hari. Belum lagi, banyak lelaki yang harus keluar dari Aceh agar tak menjadi korban penembakan salah sasaran.

Selama konflik, perempuan lah yang menjadi tulang punggung keluarga-keluarga di Aceh. Mereka seperti dirinya, menjaga anak sekaligus mencari nafkah untuk keluarga agar tetap hidup.

Namun entah kenapa, kini badannya sering kesemutan ketika malam hari tiba. Ia cepat lelah. Beberapa kali, batuknya bercampur dengan darah. Namun keadaan ini ia sembunyikan dari Ibnu dan orang-orang yang dikenalnya.

Satu-satunya lelaki lain, selain anaknya, yang dikenal Sakdiah kini adalah Buyung. Nama ini bukanlah nama sebenarnya. Buyung hanyalah panggilan dari para pekerja atau pelanggan untuk pemilik warung nasi Padang yang menjadi tempat kerja Sakdiah selama ini di Bireuen.

Sosok ini terkenal baik hati. Bahkan untuk wanita seumur Sakdiah sekalipun. Buyung jauh lebih muda dari Sakdiah.

“Kakak kalau sakit, pulanglah lebih cepat. Nanti aku yang jemput Ibnu. Sekalian aku jemput Dara, anakku,” ujar Buyung saat melihat wajah Sakdiah lebih pucat dari biasanya. Istri Buyung, Rukaiyah, yang sedang mengecek kondisi dapur kemudian ikut menimpali.

“Iya kak. Aku lihat belakangan ini wajah kakak lebih pucat. Apa tidak seharusnya dicek ke dokter. Biar saya antar,” ujar Rukaiyah menimpali.

Sakdiah tersenyum melihat perhatian dari suami isteri yang telah membantunya selama ini. Keduanya sudah dianggap saudara meskipun mereka tak pernah menanyakan masa lalunya.

“Aku baik-baik saja. Aku tak mungkin berdiam diri di rumah. Kalau di rumah, aku bisa stress. Dengan bekerja di sini, aku bisa ngobrol sama kalian dan menjemput anakku saat pulang nanti,” ujar Sakdiah.

Bagi Sakdiah, Buyung dan Rukaiyah, dalam pasangan yang serasi dan amat baik. Mereka mau mempekerjakan orangtua sepertinya tanpa mempertanyakan asal usul serta keadaan keluarga.

Buyung juga sering memberi menu menu spesial untuk dibawa pulang dan dimakannya bersama Ibnu di rumah. Setahun lebih ia bekerja di warung makan itu, tak pernah sekalipun kedua pemilik itu memarahinya.

[Bersambung]

 

Tags: wasiet
Previous Post

DPR Aceh:  Eksekutif Jangan Coba-coba Bermain Anggaran Covid-19

Next Post

Pemerintah Bakal Bagikan 10 Ribu Paket Sembako Bagi Warga Aceh di Malaysia

Next Post
Pemerintah Aceh Hentikan Pemberlakuan Jam Malam, Ini Alasan Nova

Pemerintah Bakal Bagikan 10 Ribu Paket Sembako Bagi Warga Aceh di Malaysia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Senator Azhari Cage SIP MAP Salurkan Sembako untuk Warga Beutoeng Ateuh Banggalang

Senator Azhari Cage SIP MAP Salurkan Sembako untuk Warga Beutoeng Ateuh Banggalang

22/10/2026
Videotron Baru di Blangpidie, Diskominsa Abdya Targetkan Dongkrak PAD

Videotron Baru di Blangpidie, Diskominsa Abdya Targetkan Dongkrak PAD

22/10/2026
Optimalisasi Sampah Jadi Sumber Ekonomi Baru, DLH Abdya Siapkan Mesin Cacah Sampah

Optimalisasi Sampah Jadi Sumber Ekonomi Baru, DLH Abdya Siapkan Mesin Cacah Sampah

22/10/2026
Nagan Raya Gelar Diklatsar TAGANA Pertama di Tingkat Kabupaten/Kota se-Aceh

Nagan Raya Gelar Diklatsar TAGANA Pertama di Tingkat Kabupaten/Kota se-Aceh

22/10/2026
Wabup Raja Sayang Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026

Wabup Raja Sayang Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026

22/10/2026

Terpopuler

Dishub Aceh dan BMKG Perkuat Koordinasi Informasi Cuaca untuk Keselamatan Transportasi

Dishub Aceh dan BMKG Perkuat Koordinasi Informasi Cuaca untuk Keselamatan Transportasi

21/10/2026

Lagi, Azhari Cage Bawa Pulang Jenazah Warga Paya Bakong yang Meninggal di Malaysia

PB 2M Cup-II Masuki Delapan Besar, Semifinal Sabtu dan Final Minggu

Pabrik Sabu Digerebek di Pidie, HMI Sigli: Jangan Cuma Tangkap yang di Lapangan, Bongkar Otaknya!

PWPM Aceh Akan Laksanakan Rapimwil dan BAM 23 Oktober, Zul Hafiyan Ajak Semua PDPM Ikut Serta Menyukseskan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com