BLANGPIDIE — Pengurus BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Aceh Barat Daya melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Komandan Kodim 0110/Abdya Letkol Inf Rana Mega Al Amin, S.IP, Kamis (10/09/2026).
Pertemuan tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara pengusaha muda dengan TNI dalam mendorong semangat kewirausahaan dan kemajuan ekonomi daerah.
Ketua BPC HIPMI Abdya, Akmal Al-Qarasie menyampaikan bahwa HIPMI siap menjadi mitra strategis Kodim dalam menggerakkan sektor UMKM, menciptakan lapangan kerja, dan mendukung program-program pembangunan di Abdya.
“Kami datang untuk memperkuat komitmen. Pengusaha muda Abdya siap bersinergi dengan TNI, khususnya Kodim 0110, untuk memajukan perekonomian dan membangun daerah,” ujar Ketua HIPMI Abdya.
Ketua HIPMI juga meminta dukungan dari Dandim Abdya agar Kodim terus memberikan pendampingan kepada pengusaha muda di Abdya, mulai dari pelatihan, permodalan, hingga pemasaran produk.
“Kami berharap Kodim Abdya bisa terus mendampingi anak muda Abdya yang ingin berusaha. Dari pelatihan, akses modal, sampai bantu pasarkan produk. Biar usaha mereka bisa naik kelas,” pinta Akmal.
Sementara itu Dandim 0110/Abdya Rana Mega Al Amin, menyambut baik kedatangan HIPMI. Ia menegaskan TNI, khususnya Kodim, akan terus mendukung kegiatan usaha masyarakat yang positif dan produktif.
Dandim juga mendorong para anak muda Abdya untuk berani memulai usaha dari hal kecil. Menurutnya, keberhasilan besar berawal dari langkah sederhana dan konsistensi.
“Jangan takut memulai dari yang kecil. Kelola dengan baik, tekun dan manfaatkan peluang yang ada. Kodim siap mendukung dan mengawal anak muda Abdya yang mau berusaha,” kata Rana Mega.
Lebih lanjut, Dandim mendorong para pelaku ekonomi di Abdya untuk memanfaatkan dan mengelola sumber daya alam yang ada sebagai bahan dasar usaha. Ia menilai Abdya memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan yang bisa diolah menjadi produk bernilai tambah.
“Abdya kaya SDA. Padi, Sawit, kakao, kopi, sampai hasil laut. Jangan hanya jual bahan mentah. Coba olah, buat produk jadi. Itu yang akan mengangkat ekonomi kita,” tegas Rana Mega Al Amin.
Dandim juga berharap KDKMP agar menjadi mesin penggerak ekonomi daerah. Ia menilai KDKMP bisa menjadi wadah pemberdayaan masyarakat yang langsung menyentuh ekonomi kerakyatan.
“Jadikan KDKMP sebagai mesin ekonomi daerah. Libatkan masyarakat, kelola potensi desa. Kalau ini jalan, roda ekonomi Abdya akan berputar lebih cepat,” ujar Dandim Rana Mega Al Amin.
Dalam pertemuan itu juga dibahas rencana kegiatan bersama seperti praktek pelatihan kewirausahaan dan pendampingan UMKM.
Silaturahmi ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menjaga kondusivitas daerah dan memperkuat semangat gotong royong dalam membangun Aceh Barat Daya.









