DUBAI, UEA – Putra Mahkota Dubai, Sheikh Hamdan bin Mohammed Al Maktoum, membuat kebijakan progresif yang menjadi sorotan dunia bertepatan dengan peringatan Hari Ibu.
Dalam kebijakan terbaru yang dikeluarkan pemerintah Uni Emirat Arab (UAE), istilah “House Wife” atau Ibu Rumah Tangga yang selama ini tercantum pada kolom pekerjaan di Kartu Identitas (Emirates ID) resmi dihapus. Istilah tersebut kini diganti menjadi “Generation Shaper” atau “Pembentuk Generasi”.
Perubahan tersebut terlihat pada kartu identitas yang diterbitkan di Abu Dhabi. Kebijakan ini dinilai sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan tertinggi pemerintah UEA terhadap peran perempuan dan ibu rumah tangga.
Pemerintah UEA menilai, peran ibu tidak hanya sekadar mengurus rumah, namun memiliki peran fundamental sebagai pendidik pertama, pembentuk karakter, dan pencetak generasi masa depan bangsa.
Langkah Putra Mahkota Dubai ini viral di media sosial dan menuai pujian luas dari berbagai negara, termasuk Indonesia, sebagai contoh nyata dalam mengangkat harkat dan martabat perempuan.









