Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Meuseuraya Festival 2026 Hasilkan Rp3 Miliar Transaksi Produk UMKM

redaksi by redaksi
26/10/2026
in Ekonomi
0
Meuseuraya Festival 2026 Hasilkan Rp3 Miliar Transaksi Produk UMKM

Kepala KPwBI Aceh, Agus Chusaini saat memberikan sambutan pada penutupan Meuseuraya Festival 2026, di Banda Aceh, Senin (25/10/2026). (ANTARA/Rahmat Fajri)

Banda Aceh – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Aceh mencatat nilai transaksi dari jual-beli produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Aceh dalam kegiatan Meuseuraya Festival 2026 mencapai Rp3 miliar lebih.

“Pameran produk UMKM makanan, minuman, wastra, dan kriya telah mencapai akumulasi transaksi penjualan lebih kurang Rp3 miliar,” kata Kepala KPwBI Aceh, Agus Chusaini, di Banda Aceh, Minggu malam.

Laporan itu disampaikan Agus Chusaini dalam penutupan Meuseuraya Festival 2026, di Balee Meuseuraya Aceh (BMA) Banda Aceh. Nilai tersebut berdasarkan hasil pencatatan melalui transaksi digital atau via QRIS selama event berlangsung.

Sebagai informasi, KPwBI Aceh telah melaksanakan Meuseuraya Festival 2026 dengan tajuk “Meukarya Wastra Indatu” ini berlangsung sejak 22-25 Oktober 2026, di Gedung BMA, Banda Aceh.

Pelaksanaan Meuseuraya Festival 2026 ini melibatkan 150 pelaku UMKM, baik usaha makanan, minuman, wastra, kriya, dan usaha kreatif lokal lainnya, serta, bazar kuliner hingga kopi Aceh.

Agus menyampaikan, Meuseuraya Festival tahun ini mencapai 10.000 pengunjung. Dan mereka secara aktif melakukan transaksi serta mengikuti ragam kegiatan di sana mulai dari talkshow, donor darah, perlombaan dan lainnya.

Selain transaksi jual-beli, kata Agus, kegiatan Meuseuraya Festival tersebut juga mencatatkan nilai bisnis matching sekitar Rp13,7 miliar, dan hasil ini mendukung perluasan akses pasar UMKM Aceh ke pasar ritel domestik maupun mancanegara.

“Tak hanya itu, kegiatan ini juga telah memfasilitasi kesepakatan pembiayaan untuk UMKM dari perbankan sekitar Rp1,5 miliar, dan sudah ditandatangani bersama,” ujarnya.

Agus menambahkan, Meuseuraya Festival ini terlaksana dengan baik berkat kolaborasi kemitraan yakni Pemerintah Aceh dan kabupaten/kota se Aceh dalam hal ini Dekranasda, asosiasi perbankan serta pemangku kepentingan lainnya.

“Semoga kolaborasi ini dapat terus kita pupuk untuk memberikan manfaat secara menyeluruh bagi perekonomian Aceh. Terima kasih dan apresiasi kami kepada seluruh pihak yang telah mensukseskan Meuseuraya Festival 2026 ini,” kata Agus Chusaini.

Sementara itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ricky P Gozali menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus mendorong penguatan UMKM di Aceh melalui peningkatan kualitas produk, perluasan akses pasar, penguatan kemitraan, serta digitalisasi dan akses pembiayaan syariah.

“Meuseuraya Festival menjadi wadah pengembangan UMKM secara menyeluruh, mulai dari peningkatan kapasitas dan kualitas produk hingga perluasan akses pasar dan pembiayaan,” katanya.

Ia mengapresiasi para pengrajin dan pelaku UMKM yang berperan sebagai penggerak utama ekonomi rakyat. Selain menjaga warisan budaya Aceh, mereka juga menciptakan nilai tambah, membuka lapangan kerja, dan menghadirkan kebanggaan terhadap produk daerah.

Menurutnya, kekayaan budaya merupakan modal penting bagi pengembangan ekonomi daerah. Melalui semangat gotong royong, kreativitas pelaku usaha dapat dipertemukan dengan dukungan pemerintah daerah, perbankan, dan berbagai mitra untuk mendorong UMKM Aceh semakin maju dan berdaya saing.

“Harapan kita sederhana, semakin banyak produk yang terjual, semakin luas pasar yang terbuka, dan semakin kuat kerja sama yang berlanjut setelah festival ini,” demikian Ricky P Gozali.

Sumber: antara

Previous Post

Pemkab Aceh Besar Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran di Punie

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Meuseuraya Festival 2026 Hasilkan Rp3 Miliar Transaksi Produk UMKM

Meuseuraya Festival 2026 Hasilkan Rp3 Miliar Transaksi Produk UMKM

26/10/2026
Pemkab Aceh Besar Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran di Punie

Pemkab Aceh Besar Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran di Punie

26/10/2026
DPR Aceh Bakal Serahkan Raqan yang ‘Mentok’ di Tingkat Pusat ke DPD RI

DPR Aceh Bakal Serahkan Raqan yang ‘Mentok’ di Tingkat Pusat ke DPD RI

26/10/2026
Kantor DPD RI Gelar Dialog Daerah di Aceh

Kantor DPD RI Gelar Dialog Daerah di Aceh

26/10/2026
Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi di Pidie Jaya Terbongkar, 265 Liter Disita

Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi di Pidie Jaya Terbongkar, 265 Liter Disita

26/10/2026

Terpopuler

Kompol Usman Masuk Batalyon A Pelopor Brimob Polda Aceh Kompol Siswandi ke Batalyon C

Kompol Usman Masuk Batalyon A Pelopor Brimob Polda Aceh Kompol Siswandi ke Batalyon C

24/10/2026

Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi di Pidie Jaya Terbongkar, 265 Liter Disita

Guru Besar UIN Ar-Raniry berkolaborasi dengan akademisi Belanda dan Maroko

Meuseuraya Festival 2026 Hasilkan Rp3 Miliar Transaksi Produk UMKM

Bos Nawi/Yahdan dan Rian/Causar Raih Juara di Turnamen Bulu Tangkis PB-2M Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com