Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Huawei Sebut Kebijakan Terbaru AS Kejam dan Tak Beralasan

Admin1 by Admin1
19/05/2020
in Ekonomi
0
Huawei Sebut Kebijakan Terbaru AS Kejam dan Tak Beralasan

Guo Ping, Rotating Chairman Huawei, dalam perhelatan Global Analyst Summit 2020 di China yang disiarkan langsung ke seluruh dunia, Senin (18/5/2020). Foto/Fikri K/SINDOnews

JAKARTA – Huawei merespons sikap Pemerintah Amerika Serikat yang menghentikan pasokan perangkat semikonduktor dari pihak ketiga bagi handset perusahaan. Mereka menganggap langkah yang diambil Administrasi Donald Trump kejam.

Upaya ini dianggap bisa membuat kekacauan dalam sektor teknologi global dan memaksa Huawei mengaktifkan mode “bertahan”. Hal tersebut diungkapkan oleh Guo Ping, Rotating Chairman Huawei, dalam perhelatan Global Analyst Summit 2020 di China yang disiarkan langsung ke seluruh dunia, Senin (18/5/2020).

“Bertahan hidup adalah kunci bagi kami sekarang,” tegas Ping. Saat ditanya lebih lanjut tentang dampak yang ditanggung Huawei akibar sanksi baru yang dilayangkan AS, dia enggan membeberkan secara rinci dampak tersebut.

Sebelumnya, pada Jumat pekan lalu, Departemen Perdagang AS mengubah kebijakannya terhadap Huaswei. Mereka lebih memperketat sanksi terhadap Huawei. Trump menolak memasok desain semikonduktornya yang dikembangkan menggunakan perangkat lunak dan teknologi AS kepada raksasa China, Huawei.

“Saya tidak mengerti (pemblokiran yang dilakukan AS). Saya rasa tidak ada alasan AS untuk mengambil langkah seperti itu,” keluh Ping.

Sumber: Sindonews.com

Tags: amerikadonald trumphuawei
Previous Post

Wali Kota Serahkan Zakat untuk 650 Petugas Kebersihan

Next Post

Gulai Bebek Pak Nasir Khas Aceh Besar Lezat dan Gurih Jadi Incaran Pemburu Kuliner

Next Post
Gulai Bebek Pak Nasir Khas Aceh Besar Lezat dan Gurih Jadi Incaran Pemburu Kuliner

Gulai Bebek Pak Nasir Khas Aceh Besar Lezat dan Gurih Jadi Incaran Pemburu Kuliner

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pendaki Asal Aceh Utara Hilang Dipuncak Gunung Seulawah

Pendaki Asal Aceh Utara Hilang Dipuncak Gunung Seulawah

03/06/2026
Tomat Picu Inflasi Mei di Aceh Sebesar 0,60 Persen

Tomat Picu Inflasi Mei di Aceh Sebesar 0,60 Persen

03/06/2026
Bupati Tunjuk Ardiansyah sebagai Plt Sekwan DPRK Aceh Besar

Bupati Tunjuk Ardiansyah sebagai Plt Sekwan DPRK Aceh Besar

03/06/2026
Sijago Merah Lalap 5 Rumah di Aceh Tenggara

Sijago Merah Lalap 5 Rumah di Aceh Tenggara

03/06/2026
Bupati Aceh Besar Lantik JPT Pratama dan Administrator, Tekankan Amanah Jabatan dan Peningkatan Kinerja

Bupati Aceh Besar Lantik JPT Pratama dan Administrator, Tekankan Amanah Jabatan dan Peningkatan Kinerja

03/06/2026

Terpopuler

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

01/06/2026

Para Pejabat dan Kepala Puskesmas di Abdya Resmi Dilantik, Berikut Daftar Lengkapnya

Bertemu DPR RI dan Mendagri, Aliansi PPPK PW Minta Presiden Perhatian Nasibnya

Penggunaan Musik Tari Tanpa Izin oleh SMAN 1 Jangka Bireun Disesalkan Komposer

Kaya SDA Tapi Miskin, Hasto: Jangan Seperti di Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com