Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Mahasiswa Aceh Penerima Bansos Jadi 1.297 Orang

Atjeh Watch by Atjeh Watch
20/06/2020
in Nanggroe
0
Mobil Unit Donor Darah PMI Layani ASN Pemerintah Aceh Selama Sepekan

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto, S.STP, MM

BANDA ACEH – Kepala Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Aceh, Muhammad Iswanto, mengatakan, pengiriman bantuan sosial tunai dampak Covid-19 dari Pemerintah Aceh untuk mahasiswa asal Aceh yang kuliah di luar provinsi dan luar negeri akan terus berlanjut. Sebab, kata dia, data mahasiswa calon penerima bantuan sosial terus bertambah jumlahnya.

“Per hari ini Pemerintah Aceh sudah mentransfer Bansos tunai untuk 1.297 orang mahasiswa Aceh yang kuliah di luar. Artinya, bertambah 159 orang penerima dari jumlah yang terupdate terakhir dan pengiriman Bansos ini masih terus berlanjut, “ujar Iswanto, di Banda Aceh, Jumat, (19/6/2020).

Iswanto menyebutkan, mahasiswa asal Aceh yang berkuliah di provinsi lain di luar Aceh, akan mendapatkan bantuan sosial maksimal sebesar Rp1 juta. Sedangkan untuk mahasiswa Aceh yang berkuliah di luar negeri, bantuan sosial yang diberikan maksimal sebesar Rp2,5 juta.

Kepala Biro Humas dan Protokol itu menjelaskan, per hari ini, jumlah berkas mahasiswa Aceh di luar provinsi dan luar negeri yang diterima pihaknya bertambah menjadi 1.606 berkas. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.297 berkas sudah ditransfer, 136 masih dalam proses dan 173 tidak memenuhi syarat.

Iswanto melanjutkan, sebanyak 136 orang yang masih dalam proses tersebut, dikarenakan ada bahan yang belum lengkap dan adanya kesalahan berkas. Mulai dari buku bank yang tidak terbaca di sistem atau karena buku bank yang beda dengan nama pemohon.

“Sedangkan 173 berkas lagi tidak memenuhi syarat, itu disebabkan pemiliknya berstatus Pegawai Negeri Sipil, dosen dan tidak ber-KTP Aceh, ” ujar dia.

Ia berujar, bahwa Bansos itu merupakan bentuk kepedulian dan perhatian Pemerintah Aceh terhadap para Mahasiswa Aceh yang masih bertahan di negeri orang dan belum bisa kembali ke kampung halaman, akibat pandemi Covid-19.

“Semoga bantuan dari Pemerintah ini dapat membantu putra-putra Aceh  yang sedang menuntut ilmu di luar negeri di tengah wabah virus corona,” ujar Iswanto.

Iswanto menambahkan, Bansos dampak Covid-19 bagi mahasiswa asal Aceh itu bukan bersumber dari Biaya Tak Terduga atau BTT, tetapi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) tahun 2020.

Para Mahasiswa Aceh yang telah menerima Bansos Dampak Covid-19 itu tersebar di berbagai provinsi dan negara. Mulai dari Medan, Padang, Jakarta, Jogjakarta, Surakarta, Surabaya, Malang, serta sejumlah provinsi lainnya. Sedangkan pelajar Aceh penerima Bansos dampak Covid-19 di luar negeri, tersebar di, Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam, Arab Saudi, Sudan, Iran, Tunisia, Belanda, India, Inggris, dan sejumlah negara lainnya.

Tags: Bansos Mahasiswa
Previous Post

Sempat Jatuh Bangun, Petani Gampong Teuladan Kini Garap 173 Hektar Lahan Jagung

Next Post

Kesal Ditahan Spurs, Legenda MU Ini Suruh De Gea Pulang Naik Taksi Saja

Next Post
Kesal Ditahan Spurs, Legenda MU Ini Suruh De Gea Pulang Naik Taksi Saja

Kesal Ditahan Spurs, Legenda MU Ini Suruh De Gea Pulang Naik Taksi Saja

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ketua KIP Aceh: Usulan Aceh Singkil–Subulussalam Jadi Dapil Tersendiri Dimungkinkan Secara Hukum

Ketua KIP Aceh: Usulan Aceh Singkil–Subulussalam Jadi Dapil Tersendiri Dimungkinkan Secara Hukum

17/06/2026
Semangat 1 Muharram, Al Zahrah Canangkan Resolusi Baru Bagi Santri dan Pesantren

Semangat 1 Muharram, Al Zahrah Canangkan Resolusi Baru Bagi Santri dan Pesantren

17/06/2026
Aliansi Pemuda Pidie Jaya Ultimatum Pemkab dan DPRK: Banjir Surut, Penderitaan Warga Belum Berakhir

Aliansi Pemuda Pidie Jaya Ultimatum Pemkab dan DPRK: Banjir Surut, Penderitaan Warga Belum Berakhir

17/06/2026
Evaluasi Besar-Besaran Sektor Kesehatan, Bupati Sarjani Kumpulkan Seluruh Pimpinan Faskes

Evaluasi Besar-Besaran Sektor Kesehatan, Bupati Sarjani Kumpulkan Seluruh Pimpinan Faskes

17/06/2026
Ari Palawi Soroti Minimnya Dukungan Pemerintah terhadap Pengembangan Ekosistem Seni di Aceh

Ari Palawi Soroti Minimnya Dukungan Pemerintah terhadap Pengembangan Ekosistem Seni di Aceh

17/06/2026

Terpopuler

Kursi Kosong di HUT Pidie Jaya, Simbol Retaknya Harmoni Bupati dan Wakil Bupati?

Kursi Kosong di HUT Pidie Jaya, Simbol Retaknya Harmoni Bupati dan Wakil Bupati?

15/06/2026

Mahasiswa Aceh Penerima Bansos Jadi 1.297 Orang

Diduga Dikuasai Oknum, Aset Alat Berat Pidie Jaya Jadi Sorotan Aktivis

Besok, Ribuan Pelajar Ramaikan Pawai Syiar 1 Muharram 1448 Hijriah di Banda Aceh

Pesisir Pantai Lambadeuk Ditanami 200 Batang Mangrove

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com