Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Staf Ahli Mendikbud: Syiar Saman Pencerah Masyarakat Dunia

redaksi by redaksi
24/09/2019
in Nanggroe
0

Banda Aceh – Pemerintah Aceh diminta untuk melaksanakan festival saman tingkat dunia setiap tanggal 24 November, karena saman saat ini bukan lagi milik Gayo dan Aceh, tetapi sudah menjadi milik dunia.

“Perlu digelar Festival Saman tingkat dunia di Aceh, karena Saman harus menjadi imajinasi publik tentang kehidupan bersama yang lebih baik,” kata Staf Ahli Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia Bidang Inovasi dan Daya Saing Ir. Ananto Kusuma Seta, M.Sc., Ph.D., saat membuka Seminar Nasional Seni Saman 2019 di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Senin 23 September 2019.

Menurut Ananto Kusuma, seni Saman dari Gayo Lues sudah mendapat pengakuan dunia, berarti sudah bukan lagi milik Gayo dan Aceh, tetapi sudah milik nasional dan dunia.

“Ini menandakan bahwa nilai dalam syiar Saman itu bagian dari pencerah masyarakat dunia,” ujar Ananto Kusuma.

Katanya, setelah mendapat pengakuan dunia, lantas bagaimana saman sekarang? dalam kondisi dunia yang hiruk pikik seperti sekarang, bagaimana peran Saman?

“Saman itu bukan sekedar tarian. Didalam Saman sekitarnya ada budaya yang harus diselebrasikan,” ujar Ananto.

Selain itu–lanjutnya—kebudayaan adalah ekspresi memanusiakan manusia, karena Kebudayaan adalah Driver dan Inover bagi pembangunan, tidak mungkin pembangunan sukses tanpa meletakan Budaya sebagai imam.

“Pendidikan nasional itu juga berlandaskan pada kebudayaan masing-masing daerah, karena pendidikan bagian dari kebudayaan,” lanjut Ir. Ananto Kusuma Seta.

Hadir pada acara pembukaan Seminar Nasional Saman 2019 bertajuk “Strategi pemajuan Saman di Indonesia, antara Harapan dan Realita”, Mewakili Plt Gubernur Aceh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Aceh Jamaluddin, Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Aceh Irini Dewi Wanti, S.S.,MSP., dan undangan dari akademisi, pelaku seni, dan peserta Seminar Saman.

Pembicara yang tampil hari ini, Selasa 24 September 2019 di Anjong Mon Mata sebanyak 8 Narasumber dari Nasional dan Internasional. (ji)

Tags: HeadlineMendikbudSaman GayoSeminar Saman
Previous Post

DPR Aceh Genjot Pembahasan RABPA 2020

Next Post

Selasa Pagi, Kabut Asap Terasa Lebih Tebal di Banda Aceh

Next Post

Selasa Pagi, Kabut Asap Terasa Lebih Tebal di Banda Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Nyan, 3 Keuchik Pidie Jaya Teken PKS PRRP Sumatera 2026

Nyan, 3 Keuchik Pidie Jaya Teken PKS PRRP Sumatera 2026

29/09/2026
Omen, Oknum Warga Asal Aceh Utara Ditangkap Usai Jadi Kurir Sabu Jaringan Malaysia

Omen, Oknum Warga Asal Aceh Utara Ditangkap Usai Jadi Kurir Sabu Jaringan Malaysia

29/09/2026
Dari Panggung Pidato hingga Goresan Kalam: Tiga Santri Al Zahrah Ukir Prestasi di AKSIOMA Bireuen 2026

Dari Panggung Pidato hingga Goresan Kalam: Tiga Santri Al Zahrah Ukir Prestasi di AKSIOMA Bireuen 2026

29/09/2026
FTK UIN Ar-Raniry dan Kemenag Aceh Bahas PPG hingga Penguatan Alumni

FTK UIN Ar-Raniry dan Kemenag Aceh Bahas PPG hingga Penguatan Alumni

29/09/2026
Bupati Aceh Jaya Ikuti Paripurna Perubahan APBK 2026

Bupati Aceh Jaya Ikuti Paripurna Perubahan APBK 2026

29/09/2026

Terpopuler

Staf Ahli Mendikbud: Syiar Saman Pencerah Masyarakat Dunia

24/09/2019

HGU Habis Sejak 2017, 48 Kelompok Tani di Abdya Minta PT Cemerlang Abadi Angkat Kaki dari Lahan TORA 2.847 Ha

Meski Telah Ada Perjanjian Penghentian Panen, PT Cemerlang Abadi Diduga Masih Kelola Hasil di Lahan Sengketa Abdya

Riuh Hasan Basri di Media, Mahlil: Ada Motif Politik

Tiga Guru SMAN 1 Tapaktuan Ikuti Pelatihan Fasda Bidang STEM

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com