Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Melihat Ekonomi AS yang Ikut Terjebak Resesi Akibat Corona

Admin1 by Admin1
31/07/2020
in Ekonomi
0

Jakarta – Amerika Serikat (AS) menambah daftar negara-negara yang berada di jurang resesi pada kuartal II 2020. Hal ini terjadi karena pertumbuhan ekonomi Negeri Paman Sam negatif dalam dua kuartal berturut-turut.

Pada kuartal I 2020, ekonomi AS sudah minus 5 persen. Lalu, turun 32,9 persen pada kuartal II 2020.

Penurunan kinerja ekonomi AS tersebut merupakan yang terburuk sejak 1974 masuk ke jurang resesi menyusul Jerman, Korea Selatan, hingga Singapura yang sudah lebih dulu merasakan kondisi tersebut.

Jatuhnya ekonomi negara adidaya itu tak lepas dari tekanan pandemi virus corona atau covid-19. Data Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organizations/WHO) mencatat AS merupakan negara dengan jumlah kasus positif virus corona terbanyak di dunia, yaitu mencapai 4,32 juta kasus per hari ini, Kamis (30/7).

Setelah AS, kasus terbanyak disumbang oleh Brasil 2,48 juta dan India 1,58 juta. AS bahkan menyumbang seperempat dari total kasus positif virus corona di dunia sebanyak 16,77 juta kasus.

Tingginya jumlah kasus positif virus corona membuat masing-masing pemerintah negara bagian di AS menerapkan kebijakan penguncian (lockdown) wilayah untuk mencegah penyebaran. Hal ini membuat aktivitas ekonomi masyarakat turun drastis.

Padahal, AS merupakan negara yang kerap mengandalkan kontribusi ekonomi dari konsumsi rumah tangga. Namun akibat pandemi corona, konsumsi rumah tangga AS turun 34,6 persen secara tahunan pada kuartal II 2020.

Penurunan konsumsi terjadi karena banyak masyarakat AS yang kehilangan mata pencaharian, baik yang bekerja di sektor informal maupun formal akibat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Data ketenagakerjaan AS mencatat setidaknya ada 30,2 juta orang AS yang mendaftar ke program tunjangan pengangguran akibat kehilangan pendapatan.

Tak hanya dari sisi konsumsi rumah tangga, pandemi corona juga menekan ekspor AS. Padahal, sektor ini juga menjadi tulang punggung ekonomi negara pimpinan Presiden Donald Trump itu.

Tercatat, ekspor turun di atas 64 persen dan impor turun 53,4 persen pada kuartal II 2020. Sebelumnya pandemi corona, AS banyak mengandalkan hubungan dagang dengan negara-negara mitra utama, seperti Uni Eropa, Kanada, China, Meksiko, dan Jepang.

AS biasa memperdagangkan sumber daya alamnya yang cukup melimpah, seperti di bidang pertanian, minyak, dan pertambangan. AS merupakan salah satu negara produsen minyak terbesar di dunia.

Perdagangan AS juga mengandalkan produk manufaktur, jasa, hingga kerja sama infrastruktur. Hal ini tak lepas dari banyaknya pabrik-pabrik berbagai sektor yang bermarkas di AS, salah satunya di bidang teknologi.

Tak ketinggalan, ekonomi AS juga hidup dari investasi. Hal ini terlihat dari bursa saham AS yang menjadi acuan dunia dan memberi pengaruh ke bursa-bursa saham negara lain di dunia.

Aliran investasi dari AS pun kerap meluncur ke berbagai negara. Begitu juga berkembang di dalam negerinya sendiri.1

Tags: amerika
Previous Post

Lima Penganut ‘Agama Muslim’ Kembali Peluk Islam

Next Post

Krisis Ekonomi Picu Pemadaman Listrik di Libanon

Next Post

Krisis Ekonomi Picu Pemadaman Listrik di Libanon

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

RKI Kuta Alam Launching Sekolah Keluarga, Ibu‑ibu Muda Sambut Antusias

RKI Kuta Alam Launching Sekolah Keluarga, Ibu‑ibu Muda Sambut Antusias

20/09/2026
Pidato Perdana Sayuti, Bongkar Empat PR Besar Demokrat Aceh

Pidato Perdana Sayuti, Bongkar Empat PR Besar Demokrat Aceh

20/09/2026
Kembangkan Kepariwisataan, Pemko Banda Aceh Ikut Rapat dengan Tim Kemenpar RI

Kembangkan Kepariwisataan, Pemko Banda Aceh Ikut Rapat dengan Tim Kemenpar RI

20/09/2026
Sambut HUT ke-81 TNI, Kodim 0110/Abdya Layani Pengobatan Gratis Hingga Sosialisasi KTP Elektronik 

Sambut HUT ke-81 TNI, Kodim 0110/Abdya Layani Pengobatan Gratis Hingga Sosialisasi KTP Elektronik 

20/09/2026
Bantuan Pascabencana Mulai Mengalir, Rp4,156 Miliar Disiapkan untuk Aceh dan Sumatera Utara

Bantuan Pascabencana Mulai Mengalir, Rp4,156 Miliar Disiapkan untuk Aceh dan Sumatera Utara

20/09/2026

Terpopuler

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

19/09/2026

Melihat Ekonomi AS yang Ikut Terjebak Resesi Akibat Corona

PKB Pidie Jaya Pasang Target Agresif: Satu Dapil Satu Kursi

Luar Biasa! Hasil Panen di Blangpidie Capai 8,7 Ton per Hektare, Rekor Tertinggi Selama 6 Tahun

TANI Merdeka Indonesia Abdya Apresiasi Kepemimpinan Safaruddin – Zaman Akli atas Capaian Hasil Panen Petani yang Melimpah

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com