Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Plt Gubernur Terima Penghargaan Peduli Satwa Liar dari Kementrian Lingkungan Hidup

Admin1 by Admin1
05/08/2020
in Nanggroe
0
Plt Gubernur Terima Penghargaan Peduli Satwa Liar dari Kementrian Lingkungan Hidup

Banda Aceh- Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menerima piagam penghargaan dari Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. Penghargaan itu diterima Plt Gubernur Aceh sebagai salah satu pemangku kepentingan yang peduli dan mendukung konservasi satwa liar di Aceh.

Penghargaan yang diserahkan oleh Dirjen KSDAE itu diterima langsung Plt Gubernur Nova, di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, Selasa (4/8/2020).

Selain Plt Gubernur, penghargaan tersebut juga diberikan untuk Wali Nanggroe Aceh, Ketua DPR Aceh, Kapolda Aceh, Pangdam Iskandar Muda, Bupati Aceh Tamiang, Bupati Pidie, Bupati Bener Meriah dan Bupati Aceh Timur.

Penghargaan juga diberikan untuk sejumlah individu dan organisasi lainnya yang telah berperan mendukung langkah-langkah konservasi satwa liar di Aceh.

Plt Gubernur Aceh, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan Ditjen KSDAE itu patut didukung dan diapresiasi. Sebab, selain memberi penghargaan terhadap kerja-kerja yang telah dilakukan kelompok masyarakat selama ini, kegiatan tersebut juga dapat menjadi cambuk agar semua pihak lebih aktif menjaga kelestarian lingkungan Aceh.

“Dengan kegiatan ini, ekosistem dan keseimbangan alam di daerah kita tentu akan terjaga lebih baik, ” kata Nova.

Nova mengatakan, Aceh merupakan daerah yang kaya akan keanekaragaman hayati. Hampir semua satwa yang terdapat di Pulau Sumatera terdapat di Aceh.

“Sebagian dari satwa itu terancam punah, dan benar-benar akan punah jika tidak ada tindakan untuk menyelamatkannya, ” kata Nova.

Menurut Nova, dengan luas area hutan Aceh yang mencapai 3,5 juta hektar, maka tidak mudah bagi pihaknya untuk melindungi semua satwa liar tersebut. Oleh sebab itulah, ia mengajak tiap individu dan kelompok masyarakat untuk bekerjasama melindungi satwa liar yang berada di Aceh.

“Pemberian penghargaan hari ini kepada sejumlah individu dan lembaga yang berperan menjaga satwa liar di Aceh, pada dasarnya bertujuan untuk mendorong kita semua agar lebih kompak, optimal dan terkoordinir dalam melakukan upaya pelestarian satwa liar yang ada di daerah kita ini, “tutur Nova.

“Kita nyatakan perang terhadap semua tindakan yang merusak kelestarian lingkungan dan pemburuan satwa liar. Kita jadikan semangat perlindungan satwa liar ini sebagai budaya bagi setiap warga, ” kata dia.

Sementara itu, Direktur Jenderal KSDAE, Wiratno, menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak baik individu maupun organisasi yang telah berperan mendukung langkah-langkah konservasi satwa liar di Aceh.

“Konservasi Alam bukan hanya sekedar pekerjaan. Ia adalah jalan hidup yang dipilihkan Tuhan kepada kita. Maka bersyukurlah dengan cara bekerja ikhlas, bekerja keras, dan bekerja cerdas dalam menjalaninya, ” kata Wiratno.

Wiratno menyebutkan, upaya konservasi alam dan satwa liar harus dilakukan dengan lima konsep. Yaitu, kepedulian, keberpihakan, kepeloporan, konsistensi dan kepemimpinan.

Dalam kesempatan tersebut Plt Gubernur Aceh turut didampingi oleh Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh, Sahrial, dan Staf Khusus Gubernur Aceh, Iskandar.

Previous Post

MTsN Model Sembelih 5 Ekor Sapi di Tengah Pandemi

Next Post

Ketua Gugus Tinjau Rumah Singgah di RSUZA, Kasus Baru Covid-19 Tujuh Orang

Next Post

Ketua Gugus Tinjau Rumah Singgah di RSUZA, Kasus Baru Covid-19 Tujuh Orang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

UIN Ar-Raniry Jadi Satu-satunya PTKIN Lolos KRISAN Fellowship 2026

UIN Ar-Raniry Jadi Satu-satunya PTKIN Lolos KRISAN Fellowship 2026

23/07/2026
Lewat Goresan di Atas Kaos, Seniman Aceh Suarakan Aceh 8 bulan Pasca Bencana

Lewat Goresan di Atas Kaos, Seniman Aceh Suarakan Aceh 8 bulan Pasca Bencana

23/07/2026
Munawar Hadiri Peringatan HANI Internasional 2026, Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba

Munawar Hadiri Peringatan HANI Internasional 2026, Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba

23/07/2026
Tingkatkan Kualitas Bacaan Al-Qur’an, Guru dan Karyawan Al Zahrah Ikuti Program Tahsin Intensif

Tingkatkan Kualitas Bacaan Al-Qur’an, Guru dan Karyawan Al Zahrah Ikuti Program Tahsin Intensif

23/07/2026
Peredaran 130 Kilogram Sabu Berhasil Digagalkan, Seorang Kurir Diamankan di Aceh Timur

Peredaran 130 Kilogram Sabu Berhasil Digagalkan, Seorang Kurir Diamankan di Aceh Timur

23/07/2026

Terpopuler

Nyan, BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

Nyan, BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

22/07/2026

Plt Gubernur Terima Penghargaan Peduli Satwa Liar dari Kementrian Lingkungan Hidup

STAI Tgk. Chik Pante Kulu dan Mahkamah Syar’iyah Kota Banda Aceh Bangun Kolaborasi Penguatan Tridarma Perguruan Tinggi

Kapaloe, Kepala BGN Nanik S Deyang Mundur

BPBD Buka Bursa Ketua FPRB Pidie Jaya, Figur Tangguh Hadapi Ancaman Bencana Dicari

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com