Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Tengah

16 Warga Bener Meriah Terkonfirmasi Positif Covid-19 Dipulangkan dari Tempat Isolasi

Atjeh Watch by Atjeh Watch
11/08/2020
in Lintas Tengah
0

REDELONG – Sebanyak 16 warga Kabupaten Bener Meriah terkonfirmasi positif Covid-19 yang selama ini menjalani isolasi di BLK dan RSUD Muyang Kute dinyatakan sehat dan telah dipulangkan ke rumah masing-masing.

Pernyataan itu disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bener Meriah, Riswandika Putra di Sekretariat tim gugus tugas setempat, Senin (10/08/2020)

”Hari ini Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bener Meriah pulangkan pasien konfirmasi positif Covid-19 yang sudah selesai menjalani karantina di fasilitas karantina kabupaten BLK Pante Raya, serta RSUD Muyang Kute. Untuk yang karantina BLK sebanyak 9 orang, untuk yang di RSUD Muyang Kute sebanyak 7 orang, mereka dipulangkan setelah dilakukan observasi dan sesuai dengan protokol penanganan Covid-19 dan setelah masa perawatan dan observasi tidak ditemukan lagi gejala dan tanda infeksi Covid-19 dan saat ini dinyatakan sehat dan dapat mengakhiri isolasi individual,” ujarnya.

“Sebagai langkah antisipasi selanjutnya mereka diminta isolasi mandiri selama 7 hari di rumah. Untuk yang lain masih menjalani isolasi di dua tempat tersebut guna menunggu semakin membaiknya kondisi kesehatan mereka, nantinya apabila masa perawatan dan observasi tidak ditemukan lagi gejala dan tanda infeksi Covid-19 mereka juga akan dipulangkan,” kata Riswandika.

Berdasarkan pedoman pencegahan dan pengendalian Covid-19 edisi 5, kasus konfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala dinyatakan selesai isolasi apabila, sudah menjalani isolasi minimal 10 hari sejak pengembalian spesimen diagnosis konfirmasi dan selama waktu tersebut tidak bergejala. Berdasarkan hal tersebut, maka Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengambil kebijakan untuk mengembalikan pasien ke rumah masing-masing.

Kata Jubir Gugus Tugas Bener Meriah itu, untuk proses pemulangan, pasien akan terlebih dahulu dilakukan rapid test oleh Rumah Sakit Muyang Kuta dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bener Meriah sebagai dasar dikeluarkannya Surat Keterangan Pemeriksaan. Setelah itu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bener Meriah akan membuat surat pengantar untuk Reje Kampung (kepala desa-red).

Setelah diserahkan oleh Gugus Tugas ke Reje Kampung, relawan kampung, dalam hal ini Tim Covid-19 Puskesmas malalui Bidan Desa berkewajiban melakukan pemantauan minimal selama 7 hari dan melaporkan hasil pantauannya ke puskesmas untuk selanjutnya laporan tersebut diteruskan kepada Gugus Tugas Kabupaten Bener Meriah.

”Pasien isolasi yang di BLK dan RSUD Muyang Kute terlebih dahulu dilakukan rapid test sebelum dipulangkan, jika hasilnya reaktif maka akan dilakukan isolasi kembali,” ucap Riswandika.

“Untuk seluruh kontak erat pasien konfirmasi positif covid-19 juga akan dilakukan pemantauan akhir oleh puskesmas/Bides untuk kemudian apabila selama masa isolasi mandiri tidak menunjukkan gejala mengarah ke Covid-19 maka akan dikelurkan Surat Keterangan Selesai Isolasi Mandiri,” tambahnya.

”Terkait hasil pemeriksaan SWAB yang dilakukan pada Tanggal 2 hingga 4 Agustus 2020, gugus tugas masih menunggu hasil dari Balitbangkes Aceh. Menurut informasi yang diterima kata Riswandika, Balitbangkes Aceh saat ini sedang tidak bisa beroperasi, sehingga hasil spesimen harus dikirim ke Jakarta,” tutup Riswandika.

Tags: Update covid-19 bener meriah
Previous Post

Kanwil Kemenag Aceh Lakukan Pelimpahan Porsi Haji ke Daerah

Next Post

Ini Penjelasan BMKG Soal ‘Awan Tsunami’ di Meulaboh

Next Post

Ini Penjelasan BMKG Soal 'Awan Tsunami' di Meulaboh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Penjualan Kue di Lampisang Naik 20 Persen Saat Lebaran

Penjualan Kue di Lampisang Naik 20 Persen Saat Lebaran

24/03/2026
Negosiasi Trump dengan Iran Tak Melibatkan Mojtaba Khamenei

Rusia Pantau Situasi Terbaru Iran, Sebut Ada Pernyataan Kontradiktif

24/03/2026
Negosiasi Trump dengan Iran Tak Melibatkan Mojtaba Khamenei

Negosiasi Trump dengan Iran Tak Melibatkan Mojtaba Khamenei

24/03/2026
Kakanwil Kemenag Aceh Tekankan Konsistensi Nilai Ramadan Pasca-Idulfitri

Kakanwil Kemenag Aceh Tekankan Konsistensi Nilai Ramadan Pasca-Idulfitri

23/03/2026
Idul Fitri di Lokasi Bencana, Bupati Tamiang: Terimakasih Pak Presiden

Mendagri Ungkap 5 Desa di Aceh dan Sumut Hilang Total Tersapu Banjir

23/03/2026

Terpopuler

16 Warga Bener Meriah Terkonfirmasi Positif Covid-19 Dipulangkan dari Tempat Isolasi

11/08/2020

Saat ‘Bupati Panton’ Lupa Luas Aceh Utara

Pernyataan Prabowo Soal Pemulihan 100 Persen Bikin Korban Banjir Aceh Geram

Jak Bak Jeurat; Cara Warga Aceh Bersilaturahmi dengan Kerabat yang Sudah Tiada

Teknologi Canggih Iran Sukses Lumpuhkan Jet Siluman Amerika Serikat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com