Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Gaza Memanas, Israel dan Hamas Saling Balas Serangan

Atjeh Watch by Atjeh Watch
28/08/2020
in Internasional
0

GAZA – Tank dan pesawat tempur Israel membombardir posisi Hamas di Jalur Gaza pada Jumat (27/8). Serangan itu dibalas Hamas dengan meluncurkan sejumlah roket.

Dilaporkan laman Al Arabiya, dalam keterangannya militer Israel mengatakan bahwa mereka membidik situs-situs Hamas, termasuk lokasi pembuatan senjata. Tanpa jeda panjang, Hamas segera membalas serangan tersebut dengan melepaskan enam roket salvo ke wilayah Israel.

Serangan roket itu sempat memicu bunyi sirene peringatan di komunitas Israel di dekat perbatasan Gaza. Belum ada laporan apakah terdapat korban jiwa akibat serangan kedua belah pihak.

Sejak 6 Agustus lalu, Israel rutin melancarkan serangan udara ke Gaza. Serangan-serangan tersebut merupakan respons atas peluncuran balon api yang diyakini didalangi Hamas.

Balon-balon tersebut telah menyebabkan lebih dari 400 kebakaran di wilayah Israel selatan. Serangan balon api itu secara luas dilihat sebagai upaya Hamas untuk meningkatkan persyaratan gencatan senjata informal dengan Israel.  Jika Israel menghendaki ketenangan di perbatasan, mereka harus bersedia melonggarkan blokade terhadap Gaza.

Namun sejauh ini, Israel justru kian memperkatat blokade. Zona penangkapan ikan bagi nelayan di Gaza dipersempit. Lalu lintas barang dari dan ke wilayah itu ditutup.

Tak hanya itu, Israel bahkan telah menangguhkan pengiriman bahan bakar minyak ke Gaza sejak pekan lalu. Hal itu menyebabkan satu-satunya pembangkit listrik di Gaza ditutup. Menurut warga penutupan itu menyebabkan pasokan listrik di sana berkurang dari enam jam menjadi empat jam per hari.

Saat ini dua juta penduduk Gaza menikmati listrik sekitar enam jam sehari. Kemudian diikuti pemadaman selama 10 jam. Rumah tangga dan aktivitas bisnis di Gaza telah bergantung pada generator untuk menyiasati pemadaman listrik yang berkepanjangan. Hal tersebut meningkatkan tekanan keuangan pada masyarakat yang sebagian besar hidup dalam kemiskinan.

Gaza, yang diblokade sejak 2007, menggantungkan sebagian besar kebutuhan energinya pada Israel. Hal itu membuat Israel dapat dengan mudah menekan kelompok atau faksi perlawanan yang berbasis di wilayah tersebut.

Sumber: Republika

Tags: gazaisraelpalestina
Previous Post

Bener Meriah Konfirmasi 2 Kasus Baru Positif Covid-19

Next Post

Bener Meriah Dapat Bantuan Damkar dari Mendagri

Next Post

Bener Meriah Dapat Bantuan Damkar dari Mendagri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

KAMMI Desak Pemerintah Aceh Cabut Pergub JKA

KAMMI Desak Pemerintah Aceh Cabut Pergub JKA

30/04/2026
Pesantren Literasi Al Zahrah: Sejarah dan Prestasi Gemilang yang Kembali Berpijar

Pesantren Literasi Al Zahrah: Sejarah dan Prestasi Gemilang yang Kembali Berpijar

30/04/2026
Mualem Tekankan Sinergi untuk Kemandirian Sektor Pertanian

Mualem Tekankan Sinergi untuk Kemandirian Sektor Pertanian

30/04/2026
Satpol PP dan WH Aceh Besar Kembali Ciduk Ternak Berkeliaran di Jalan Sukarno Hatta

Satpol PP dan WH Aceh Besar Kembali Ciduk Ternak Berkeliaran di Jalan Sukarno Hatta

30/04/2026
Polisi Tetapkan Dua Tersangka Baru Penganiayaan Balita di Daycare Banda Aceh

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Baru Penganiayaan Balita di Daycare Banda Aceh

30/04/2026

Terpopuler

Krak, ASDP Siapkan Wacana Rute Langsung Jakarta–Aceh

Krak, ASDP Siapkan Wacana Rute Langsung Jakarta–Aceh

25/04/2026

Ribuan Warga di Banda Aceh Ubah Data Pekerjaan dari Wiraswasta ke Buruh Harian Lepas, Ada Apa?

Waspada, Ada Penipuan dan Pemerasan Mengatasnamakan Pimpinan & Pegawai Kejari Abdya

Tulis Dua Belas Buku Sastra Aceh, Kepala MIN 32 Bireuen Raih Penghargaan

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com