BANDA ACEH- Sudah 6 bulan tenaga medis di Aceh melakukan penangan pasien Covid-19 di sejumlah rumah sakit rujukan di seluruh kabupaten dan kota.
Namun, hingga saat ini mereka belum mendapatkan insentif dari pemerintah, seperti yang pernah dijanjikan oleh Pelaksana tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah beberapa waktu lalu.
“Seluruh tenaga medis yang bergerak menangani pasien positif Covid-19, hingga saat ini memang belum mendapatkan insentif sesuai dengan yang dijanjikan oleh pemerintah,” kata Safrizal Rahman selaku Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Aceh saat ditemui Kompas.com, Selasa (15/9/2020).
Menurut Safrizal, insentif penunjang yang dijanjikan akan diberikan kepada seluruh tenaga medis yang terlibat dalam penanganan Covid-19 itu memang anggarannya dari pemerintah pusat.
Namun, menurut Safrizal, Pemerintah Provinsi Aceh tentu bisa melakukan talangan dengan menggunakan anggaran daerah, seperti yang dilakukan oleh banyak daerah lain di Indonesia.
“Di beberapa provinsi lain di Indonesia, mereka melakukan inovasi dengan menggunakan anggaran pemerintah setempat untuk insentif tenaga medis yang berjuang menangani Covid-19. Nanti kalau dana dari pusat sudah turun, maka akan dikembalikan ke daerah,” kata dia.
Safrizal menyebutkan, para tenaga medis yang terlibat dalam penangan Covid-19 di Aceh saat ini galau, karena menunggu kepastian insentif yang tak kunjung datang. Sementara, di sisi lain mereka dituntut untuk tetap dapat bekerja dengan risiko dan beban yang sangat berat selama pandemi virus corona.
“Kalau boleh kita katakan, galau petugas medis di Aceh, karena sudah menunggu berbulan-bulan tidak mendapatkan insentif. Seharusnya Pemerintah Aceh harus mengambil langkah pasti,” kata Safrizal.
Sebelumnya, Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah berjanji akan memberikan insentif bagi tenaga medis yang menangani pasien Covid-19.
Insentif tersebut akan diambil dari alokasi dana Belanja Tidak Terduga (BTT) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA).
“Insentif sudah diatur oleh negara, Presiden telah menyebutkan jumlahnya. Meski demikian, kita juga sudah mempersiapkan insentif dengan skema APBA,” kata Nova Iriansyah beberapa waktu lalu.










