Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

China Bantah Rekrut Anggota NYPD Jadi Mata-mata

Admin1 by Admin1
24/09/2020
in Internasional
0
Balas Dendam, China Akan Batasi Pergerakan Diplomat AS

Ilustrasi konflik as-china. (iStockphoto/Dilok Klaisataporn)

Jakarta – Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Wang Wenbin, mengatakan bahwa tuduhan yang menyebutkan bahwa negaranya mengirim mata-mata di Kepolisian New York (NYPD) adalah rekayasa Amerika Serikat.

Dia pun menuding cara itu dilakukan AS untuk mendiskreditkan konsulat China di AS.

“Tuduhan relevan yang dibuat oleh pihak AS adalah murni palsu. Rencana AS untuk mendiskreditkan Konsulat China dan personel di Amerika Serikat tidak akan berhasil,” kata Wang kepada wartawan dalam jumpa pers harian di Beijing, dikutip AFP, Rabu (23/9).

Seorang petugas NYPD, Baimadajie Angwang, ditangkap karena diduga menjadi mata-mata China.

Angwang dituduh menggunakan posisinya di unit urusan masyarakat NYPD untuk memberi akses informasi kepada pejabat konsulat di China.

Selain itu, Angwang juga dituduh menyediakan informasi non-publik tentang operasi internal NYPD kepada pejabat konsulat China.

Melansir CNN, Selasa (22/9), menurut Kantor Kejaksaan AS Distrik Timur New York, lelaki berusia 33 tahun itu ditangkap pada Senin lalu.

Jaksa federal di Brooklyn menuduh Angwang bertindak sebagai agen asing tanpa memberi tahu pemerintah AS, berbohong, dan membuat pernyataan palsu.

Kepala kantor FBI di New York, William Sweeney, dalam sebuah pernyataan mengatakan tidak ada tuduhan bahwa Angwang membahayakan keamanan nasional atau operasi NYPD.

Kendati demikian, lanjut William, Angwang dianggap sebagai ancaman orang dalam alias mata-mata.

Dokumen pengadilan menyatakan bahwa sebagai mata-mata untuk China, Angwang bertugas untuk “menemukan sumber intelijen potensial” dan “mengidentifikasi potensi ancaman terhadap (Republik Rakyat China) di wilayah metropolitan New York.”

Dia juga diharapkan memberi pejabat konsulat China akses ke pejabat senior NYPD melalui undangan ke acara resmi NYPD.

Sebuah kelompok advokasi, Kampanye Internasional untuk Tibet, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa penangkapan tersebut menunjukkan bahwa “Partai Komunis China terlibat dalam operasi jahat untuk menekan perbedaan pendapat.”

“Tidak hanya di Tibet … tetapi di tempat manapun di dunia di mana orang Tibet bebas untuk mengekspresikan diri mereka sendiri,” ucap organisasi tersebut.

Pasukan Partai Komunis yang berkuasa di China menyerbu dan menduduki Tibet pada 1950. China lantas mengklaim wilayah Himalaya telah menjadi kedaulatannya selama berabad-abad.

Sejumlah penduduk Tibet mengatakan bahwa mereka secara efektif merdeka saat itu, dan menuduh China berusaha menghapus kebudayaan dan bahasa Buddha Tibet yang unik.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Dirjen WHO Masuk 100 Tokoh Paling Berpengaruh di 2020

Next Post

Pemerintah Jamin Reformasi Sistem Keuangan Tak Ganggu Bank Indonesia

Next Post
Pemerintah Jamin Reformasi Sistem Keuangan Tak Ganggu Bank Indonesia

Pemerintah Jamin Reformasi Sistem Keuangan Tak Ganggu Bank Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

RSUD Teungku Peukan Gandeng Perumdam Tirta Abdya Jamin Suplai Air Bersih 24 Jam

RSUD Teungku Peukan Gandeng Perumdam Tirta Abdya Jamin Suplai Air Bersih 24 Jam

28/09/2026
Pemerintah Diminta Memanfaatkan Kembali Biogas TPA Gampong Jawa

Pemerintah Diminta Memanfaatkan Kembali Biogas TPA Gampong Jawa

28/09/2026
Sekda Pidie Jaya Resmikan Renovasi Meunasah Lhok Nga, Rehab-Rekon Harus Pulihkan Kehidupan Warga

Sekda Pidie Jaya Resmikan Renovasi Meunasah Lhok Nga, Rehab-Rekon Harus Pulihkan Kehidupan Warga

28/09/2026
HGU Habis Sejak 2017, 48 Kelompok Tani di Abdya Minta PT Cemerlang Abadi Angkat Kaki dari Lahan TORA 2.847 Ha

HGU Habis Sejak 2017, 48 Kelompok Tani di Abdya Minta PT Cemerlang Abadi Angkat Kaki dari Lahan TORA 2.847 Ha

28/09/2026
Kantor Hukum ARZ & Rekan Laporkan Dugaan Kebocoran Rekaman CCTV Bank Aceh Syariah ke OJK, OJK Beri Waktu 10 Hari Kerja

Kantor Hukum ARZ & Rekan Laporkan Dugaan Kebocoran Rekaman CCTV Bank Aceh Syariah ke OJK, OJK Beri Waktu 10 Hari Kerja

28/09/2026

Terpopuler

Balas Dendam, China Akan Batasi Pergerakan Diplomat AS

China Bantah Rekrut Anggota NYPD Jadi Mata-mata

24/09/2020

Hasan Basri Bongkar APBK, Pemerintah Bukan Milik Toke

Ditantang Mundur, Hasan Basri: Laporkan Saya ke Mendagri

Riuh Hasan Basri di Media, Mahlil: Ada Motif Politik

Meski Telah Ada Perjanjian Penghentian Panen, PT Cemerlang Abadi Diduga Masih Kelola Hasil di Lahan Sengketa Abdya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com