Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Tengah

Reje Paya Tumpi Baru Bantah Tudingan Bantuan Banjir Bandang Tidak Disalurkan

Atjeh Watch by Atjeh Watch
01/10/2020
in Lintas Tengah
0

TAKENGON – Reje Kampung Paya Tumpi Baru, Idrus Saputra membantah tudingan jika pihaknya melakukan penggelapan barang bantuan korban banjir bandang.

Setelah musibah banjir bandang terjadi di Paya Tumpi Baru pada (13/5/2020) lalu, bantuan pun datang silih berganti dari berbagai pihak.

Namun akhir-akhir ini beredar video di media sosial sejumlah masyarakat menuding Reje Kampung Paya Tumpi Baru melakukan penggelapan bantuan musibah tersebut.

Menanggapi hal ini, Idrus Saputra selaku Reje kampung Paya Tumpi Baru, Kamis (1/10/20201) memberikan klarifikasi terhadap tudingan tersebut, bahkan pihaknya mengatakan bantuan sejak pascabencana telah disalurkan kepada semua masyarakat dari yang bukan korban hingga lebih kepada korban yang sebenarnya.

Idrus Saputra menyebutkan Pemerintah Desa Paya Tumpi Baru saat ini sedang fokus kepada korban yang kehilangan rumah dikarenakan korban tersebut sampai hari ini masih menyewa rumah di seputaran kota belum kembali ke Kampung Paya Tumpi Baru.

“Kita terus membangun komunikasi kepada pemerintah daerah, kapan rumah korban banjir bandang ini akan dibangun, kita akan terus berupaya,” ujar Idrus.

Di samping itu, kata Idrus, pemerintah desa juga masih terus memberikan perhatian penuh kepada korban yang kehilangan rumah. Menurutnya, pihak desa terus memberikan bantuan kebutuhan pokok pangan dan sandang dan barang bantuan yang masih ada di Gudang Kantor Desa Paya Tumpi Baru itu sepenuhnya untuk mereka yang korban rusak berat.

“Nasib mereka masih perlu perhatian karena belum dibangun rumahnya. Berharap segera dibangun rumah mereka dan desa akan memberikan minimal perlengkapan dalam rumah dari barang yang tersisa seperti tikar, sepatu bot, alat dapur dan sebagainya yang diperlukan oleh korban ketika telah memiliki rumah,” tambah Idrus.

Dalam video berdurasi lima 5.49 menit tersebut bahan pangan yang tersisa di glGudang Kantor Desa berupa beras. Idrus menyebutkan jika beras tersebut juga diperuntukan hanya kepada korban banjir karena karna sebagian dari mereka kondisi ekonominya tergolong sulit dan miskin.

Menurut Idrus, sebagian korban ada yang berstatus Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) dan juga masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Beras tersebut secara normal tetap disalurkan kepada mereka yang sebenarnya korban banjir bandang,” sebut Idrus.

Idrus Saputra menyampaikan bahwa pembuat video viral dan masyarakat yang tampak dalam video tersebut bukan korban banjir, tapi warga yang punya masalah lain yang seolah-olah korban ingin menguasai bantuan tersebut untuk segera dibagikan kepada mereka.

“Video viral itu adalah fitnah terhadap saya dapat saya buktikan dia bukan korban banjir yang sebenarnya. Statusnya hanya korban terdampak genagan banjir biasa,” sebut Idrus.

Idrus menambahkan, sejumlah masyarakat tersebut korban sakit hati akibat tidak menerima BLT-DD dan ada upaya untuk menjatuhkan dirinya dari Reje Kampung dengan berbagai celah kesalahan yang di cari.

“Ada maksud lain dan upaya untuk menjatuhkan saya,” ujar Idrus

Reje Paya Tumpi itu menyebutkan pihaknya sangat dirugikan atas video yang beredar mencemarkan nama baik serta martabatnya selaku Reje Kampung.

“Saya dan pemerintahan desa sangat sedih atas video yang sudah diviralkan tersebut, namun kami tetap bersabar atau insinden ini,” tegasnya.

Terakhir Idrus berharap ada upaya permohonan maaf dari pembuat dan penyebar video dan membersihkan kembali nama baiknya jika tidak Reje Kampung Paya Tumpi akan menempuh jalur hukum.

Reporter: Romadani

Tags: Paya Tumpi BaruReje
Previous Post

Unsyiah Gelar Diskusi Publik Kesaksian Penyintas Covid-19

Next Post

Covid-19 Marak di Aceh Akibat Pendatang

Next Post

Covid-19 Marak di Aceh Akibat Pendatang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Seorang Haji Asal Bireuen Meninggal Dunia di Arab Saudi

Jamaah Haji Asal Aceh yang Meninggal Dunia Jadi Empat Orang

31/05/2026
Wamenko Otto Ajak Generasi Muda Perkuat Kesadaran Hukum dan Nilai Kebangsaan di Aceh

Wamenko Otto Ajak Generasi Muda Perkuat Kesadaran Hukum dan Nilai Kebangsaan di Aceh

31/05/2026
Open House Idul Adha, Ribuan Warga Padati Kediaman Bupati Aceh Besar

Open House Idul Adha, Ribuan Warga Padati Kediaman Bupati Aceh Besar

31/05/2026
Gempa Dangkal di Bener Meriah Dipicu Sesar Aktif

Sabtu, Gempa Magnitudo 4,4 Guncang Simeulue

31/05/2026
MUQ Aceh Selatan Gelar Sedekah Daging Kurban, Pererat Kebersamaan Santri dan Guru

MUQ Aceh Selatan Gelar Sedekah Daging Kurban, Pererat Kebersamaan Santri dan Guru

31/05/2026

Terpopuler

Senat UIN Ar-Raniry Angkat Suara Soal Turunnya KPK ke Aceh

Senat UIN Ar-Raniry Angkat Suara Soal Turunnya KPK ke Aceh

30/05/2026

Lulus Seleksi di Bireuen, Atlet Sepak Bola Al Zahrah Lanjut Seleksi Regional Pra POPDA Aceh

Kejagung Didesak Usut Indikasi Pungli Revitalisasi Sekolah di Aceh Selatan

Reje Paya Tumpi Baru Bantah Tudingan Bantuan Banjir Bandang Tidak Disalurkan

Ketua dan Kader Gerindra Abdya Sembelih Dua Ekor Sapi Kurban

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com