Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Amerika Kecam Turki Soal Kapal Riset di Laut Mediterania Timur

Admin1 by Admin1
14/10/2020
in Internasional
0
Amerika Kecam Turki Soal Kapal Riset di Laut Mediterania Timur

Kementerian Pertahanan Yunani / Handout via REUTERS

Jakarta – Pemerintah Amerika Serikat mengecam keputusan pemerintah Turki mengirim kapal riset Oruc Reis ke perairan Laut Mediterania timur.

Washington menuding Ankara menambah ketegangan dan sengaja mempersulit upaya perundingan dengan Yunani.

“AS mengecam keputusan Turki pada 11 Oktober untuk melakukan survei di area yang disebut Yunani sebagai yurisdiksi di Laut Mediterania,” kata Morgan Ortagus, juru bicara Kemenlu AS, seperti dilansir Reuters pada Selasa, 13 Oktober 2020.

Ortagus meminta Turki menghentikan aktivitas survei ini, yang ditujukan mencari sumber gas dan minyak bumi di area itu.

“Upaya pemaksaan, ancaman, intimidasi, dan aktivitas militer tidak akan menyelesaikan ketegangan di Laut Mediterania timur. Kami mendesak Turki mengakhiri provokasi terkalkulasi ini dan segera memulai pembicaraan dengan Yunani,” kata dia.

Ketegangan di kawasan laut itu melibatkan Turki, Yunani dan Siprus, mengenai kawasan maritim, yang kaya akan gas alam. Turki dan Yunani merupakan anggota NATO.

Menurut juru bicara kemenlu Turki, Hami Aksoy, pemerintah Yunani yang melakukan eskalasi ketegangan di kawasan laut Aegean dan Mediterania.

Kapal Turki Oruc Reis memulai kegiatan survei seismik pada Senin di kawasan Laut Mediterania timur. Ini memicu protes keras dari Yunani yang meminta UE mengenakan sanksi kepada Ankara terkait sengketa hak eksplorasi di area itu.

Sumber: Tempo

Previous Post

Bakesbangpol Banda Aceh Bentuk Ratusan Kader Bela Negara Untuk Banda Aceh

Next Post

Anwar Ibrahim Ingin Jadi PM Malaysia, Muhyiddin Yasin: Biar Raja Memutuskan

Next Post
Menang di Pemilu Sabah, PM Malaysia Dinilai Lulus Tes Awal

Anwar Ibrahim Ingin Jadi PM Malaysia, Muhyiddin Yasin: Biar Raja Memutuskan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ohku, Seorang Remaja Meninggal Saat Snorkeling di Sabang

Ohku, Seorang Remaja Meninggal Saat Snorkeling di Sabang

30/03/2026
Trump Kecewa NATO Tak Bantu Perangi Iran: Jangan Lupakan Momen Ini!

Pejabat Iran Pilihan Trump Tantang AS: Kami Tunggu Kedatangan Amerika!

30/03/2026
Israel Larang Kardinal Masuk Gereja Makam Kudus untuk Misa Suci

Israel Larang Kardinal Masuk Gereja Makam Kudus untuk Misa Suci

30/03/2026
Darwati A Gani Kecam Pengeroyokan Warga Aceh di Polda Metro Jaya

Darwati A Gani Kecam Pengeroyokan Warga Aceh di Polda Metro Jaya

29/03/2026
Wakil Bupati Aceh Besar Serahkan SK Pembentukan Tim Pemekaran DOB Seuramoe Aceh

Wakil Bupati Aceh Besar Serahkan SK Pembentukan Tim Pemekaran DOB Seuramoe Aceh

29/03/2026

Terpopuler

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

27/03/2026

Truk Hauling LKT Hantam Becak Motor, Satu Nyawa Melayang

[Opini] Sinkronisasi Antara Logika & Retorika

Prof Saifullah Resmi Mendaftar sebagai Calon Rektor UIN Ar-Raniry 2026-2030

Teungku Muhammad Nur: Aktivis Dayah Jadi Direktur di PT PEMA

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com