Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Konseling Puspaga untuk Cegah Kekerasan dalam Keluarga

Admin1 by Admin1
20/11/2020
in Lintas Barat Selatan
0

Subulussalam–Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga), Kota Subulussalam, hendaknya dapat membentuk kehidupan keluarga yang harmonis dan berkualitas.

Pendidikan dan bimbingan dari Puspaga diharapkan dapat mencegah kekerasan dalam rumah tangga, seiring dengan tumbuhnya kesadaran dari pembelajaran dan pendampingan konseling dari tenaga profesional Puspaga.

Harapan tersebut disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dyah Erti Idawati, saat mengukuhkan pengurus dan meresmikan kantor layanan Puspaga di Halaman Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kota Subulussalam, Kamis, 19/11/2020.

Puspaga merupakan unit layanan di bawah Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kota Subulussalam. Puspaga merupakan tempat pembelajaran untuk meningkatkan kualitas kehidupan keluarga yang dilakukan oleh tenaga profesi melalui pendampingan dan konseling.

Selain untuk pencegahan, kata Dyah, Puspaga juga harus memberikan upaya penanganan bagi kaum perempuan dan anak yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga.

“Biasanya ada masyarakat yang mengalami kekerasan tak berani melaporkan. Karena itu pengurus Puspaga juga harus menjalin kerjasama dengan aparatur gampong yang akan memberi informasi. Dengan demikian, petugas di Puspaga dapat melakukan jemput bola untuk memberi layanan bagi korban kekerasan, ” kata Dyah.

Dalam kesempatan itu, Dyah mengapresiasi kehadiran Puspaga di Kota Subulussalam. Ia mengatakan, Subulussalam merupakan kota kedua di Aceh yang memiliki layanan Puspaga.

“Kehadiran Puspaga di kabupaten sangat membantu pihak provinsi dalam memberikan layanan rehabilitasi kepada korban kekerasan perempuan maupun anak. Selama ini provinsi menanganinya sendiri, untuk itu kami memberikan apresiasi, ” ujar Dyah.

Walikota Subulussalam, Alfian Affan Bintang, mengatakan, pihaknya menghadirkan Puspaga dengan tujuan untuk membangun ketahanan keluarga yang harmonis di Kota Subulussalam. Puspaga akan menjadi tempat pembelajaran untuk meningkatkan kualitas kehidupan keluarga yang dilakukan oleh tenaga profesi melalui peningkatan kapasitas. Hal ini juga sebagai upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Kehadiran Puspaga bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada keluarga sehingga dapat meningkatkan kapasitas dalam mengasuh dan memberi kasih sayang kepada anggota keluarga, ” ujar Alfian.

Alfian juga berharap hadirnya Puspaga dapat mewujudkan Kota Subulussalam menjadi kota layak anak.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kota Subulussalam, Nurul Akmal, melaporkan, Puspaga Kota Subulussalam didukung oleh 6 tenaga konselor. Tiga diantaranya merupakan tenaga profesi sarjana psikologi. Satu tenaga dokter dan dua lainnya non psikologi.

Nurul mengatakan, pendampingan Puspaga dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan, seperti keperluan rumah tangga, masalah remaja, parenting dan lainya. Pelayanan ini dilakukan secara gratis.

Nurul menyebutkan, seluruh anggaran untuk pengoperasian layanan puspaga itu ditanggung dengan anggaran APBK Kota Subulussalam melalui Dinas yang ia pimpin.

“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini bermanfaat untuk masyarakat Kota Subulussalam, ” ujar Nurul.

Previous Post

Dyah Erti: Persiapkan SDM Masa Depan Aceh Sejak Dini

Next Post

Penderita Covid-19 Sembuh 14 Orang, Kasus Konfirmasi Baru 50 Orang

Next Post
Kasus Konfirmasi Baru Bertambah 49 Orang dari Zona Oranye

Penderita Covid-19 Sembuh 14 Orang, Kasus Konfirmasi Baru 50 Orang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

21/08/2026
BPMA, SKK Migas dan KKKS Perkuat Perizinan dan Pertanahan Hulu Migas Aceh

BPMA, SKK Migas dan KKKS Perkuat Perizinan dan Pertanahan Hulu Migas Aceh

21/08/2026
Krak, Kapolda-Wakapolda dapat Pin Emas Kapolri Usai Tangani Pengibaran Bulan Bintang di Hari Damai Aceh

Krak, Kapolda-Wakapolda dapat Pin Emas Kapolri Usai Tangani Pengibaran Bulan Bintang di Hari Damai Aceh

21/08/2026
Kemnaker Perkuat Ekonomi Pascabencana lewat Pelatihan Vokasi di Aceh

Kemnaker Perkuat Ekonomi Pascabencana lewat Pelatihan Vokasi di Aceh

21/08/2026
Pemko Banda Aceh Dorong Gampong Dukung Pengelolaan Air Limbah Berkelanjutan

Pemko Banda Aceh Dorong Gampong Dukung Pengelolaan Air Limbah Berkelanjutan

21/08/2026

Terpopuler

Konseling Puspaga untuk Cegah Kekerasan dalam Keluarga

20/11/2020

Kegiatan HUT RI Ke-81 di Salah Satu SMA Abdya Disorot, Siswa Laki-laki Gunakan Pakaian Perempuan Saat Perlombaan Olah Raga

Peringati HUT ke-81 RI, Residen Rehabilitasi IPWL Kayyis Ahsana Aceh Jadi Pengibar Bendera dalam Kolaborasi Bersama Mahasiswa UIN Ar-Raniry

Bupati Abdya Naikkan Gaji Pasukan Hijau dan Berikan Bonus Rp 10 Juta

Dosen UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Presentasikan Artikel pada IDMAC 2026 di Malaysia

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com