Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lingkungan

FKDP Hadirkan Akademisi Bahas Hasil HCV di Aceh Tengah

Atjeh Watch by Atjeh Watch
24/11/2020
in Lingkungan
0

TAKENGON – Forum DAS Krueng Peusangan (FDKP) mengadakan konsultasi publik hasil kajian High Conservation Value (HCV) di Hotel Grand Renggali Takengon, Selasa (24/11/2020).

FKDP merupakan forum bersama yang bergerak dalam bidang konservasi dan lingkungan hidup dan pengelolan kawasan DAS Peusangan di Aceh.

Salah satu kegiatan FDKP adalah melakukan kajian High Conservation Value (HCV) di Lansekap Peusangan- Jambo Aye (Aceh Tengah, Bener Meriah, Bireuen, dan Aceh Utara).

Beberapa proses telah dilaksanakan mulai dari bulan Oktober 2019 bersama Konsultan Ahli dari MeTTA Bogor. Untuk menyempurnakan hasil kajian tersebut FDKP melakukan konsultasi publik untuk penyempurnaan hasil kajian HCV Lanskap Peusangan-Jambo Aye tersebut.

Dalam kegiatan tersebut FDKP mengundang Dr, Monalisa yang merupakan Akademisi Fakultas Pertanian UNSYIAH, pengurus Forum Danau Nusantara (FORMADAN) Aceh dan Pembina Jaringan Masyarakat Gambut Aceh (JMGA).

Monalisa menyebutkan, kegiatan tersebut cukup menarik dan bermanfaat karena para stakeholder dapat mengetahui kajian awal Identifikasi Konservasi Tinggi (NKT) pada Kabupaten Bireuen, Bener Meriah, Aceh Tengah dan Aceh Utara yang termasuk dalam kawasan DAS Peusangan yang wajib dijaga kelestarian lingkungannya.

“Bagus kegiatannya, ada hal yang menarik para stakeholder dapat mengetahui identifikasi konservasi tinggi,” ungkap Mona

Selanjutnya Mona menjelaskan potensi Sumber Daya Alam (SDA) di empat wilayah tersebut tidak hanya memberikan manfaat jasa lingkungan melainkan dapat menjadi penopang sektor ekonomi di Provinsi Aceh.

“Dari segi ekonomi juga bisa kita tingkatkan, tentu saja bisa dengan catatan jika hal ini dikelola dengan baik sesuai dengan perspektif pembangunan berkelanjutan, besar harapan saya agar keempat wilayah ini nantinya dapat benar – benar memanfaatkan dan menjaga nilai konservasi tinggi ini tetap terjaga namun masyarakat sejahtera,” tutup Mona

Dari kegiatan tersebut Mona berharap Forum Krueng DAS Peusangan bersama Stakeholder dapat mensosialisasikan hasil kasijan tersebut kepada masyarakat di wilayah pedesaan sehingga kesadaran menjaga alam dan lingkungan dapat terkawal dengan baik mulai dari Pihak Swasta, Pemerintah, Akademisi, CSO/LSM dan Masyarakat.

Reporter: Romadani

Previous Post

Jupiter dan Saturnus Akan Muncul Mirip Planet Ganda Setelah Hampir 800 Tahun

Next Post

Ratusan Massa Demo DPRK Aceh Tengah Pertanyakan Pembangunan Jalan Ketol

Next Post

Ratusan Massa Demo DPRK Aceh Tengah Pertanyakan Pembangunan Jalan Ketol

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Senator Azhari Cage Bantu Pemulangan Korban ‘Scammer’ Asal Aceh dari Kamboja

Senator Azhari Cage Bantu Pemulangan Korban ‘Scammer’ Asal Aceh dari Kamboja

11/08/2026
KPK Sebut Dedi Congor Sudah Jadi Tersangka di Kortas Tipidkor Polri

KPK Sebut Dedi Congor Sudah Jadi Tersangka di Kortas Tipidkor Polri

11/08/2026
Calon Senat Muslim AS Ejek Trump usai Disebut Tukang Bual

Calon Senat Muslim AS Ejek Trump usai Disebut Tukang Bual

11/08/2026
Kepala Biro Isra: Ubah Potensi Menjadi Kekuatan

Kepala Biro Isra: Ubah Potensi Menjadi Kekuatan

10/08/2026
Di Balik Semarak HUT RI ke-81 Pidie Jaya, Ada Anggaran Rp905 Juta

Di Balik Semarak HUT RI ke-81 Pidie Jaya, Ada Anggaran Rp905 Juta

10/08/2026

Terpopuler

Ohku, Pertambangan Emas Di Tangse Digerebek, Operator Jadi Tersangka: Siapa Dibalik Alat Berat?

Ohku, Pertambangan Emas Di Tangse Digerebek, Operator Jadi Tersangka: Siapa Dibalik Alat Berat?

10/08/2026

FKDP Hadirkan Akademisi Bahas Hasil HCV di Aceh Tengah

YEL Semarakkan Kegiatan Hari Konservasi Alam Nasional dan Orangutan Sedunia di Abdya

Di Balik Semarak HUT RI ke-81 Pidie Jaya, Ada Anggaran Rp905 Juta

KPK Ditantang Bongkar Tiga “Sarang Korupsi” di Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com