Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Warga yang Masuk ke Aceh Wajib Tunjukkan Hasil Tes Antigen Corona

Admin1 by Admin1
25/12/2020
in Nanggroe
0
Studi: Bicara Pelan Bisa Kurangi Penularan Virus Corona

Banda Aceh – Gubernur Aceh Nova Iriansyah meminta bupati/wali kota memperketat akses masuk ke Aceh saat libur akhir tahun. Warga dari luar Aceh diwajibkan memiliki surat pemeriksaan rapid test antigen Corona.

Aturan itu tertuang dalam poin d Surat Edaran Gubernur Aceh bernomor 061.2/18986 yang diteken Nova, Senin (21/12/2020). Poin d tersebut ditujukan khusus untuk bupati/wali kota di Banda Aceh.

Nova meminta kepala daerah meningkatkan pengawasan dan memeriksa surat rapid test antigen setiap orang yang keluar atau masuk ke Aceh. Surat rapid test tersebut berlaku selama 14 hari.

“Jika tidak memiliki surat keterangan, maka harus dilakukan rapid antigen dan jika ditemukan reaktif agar dilakukan swab dan sambil menunggu hasil swab agar diisolasi di tempat yang sudah ditentukan,” demikian bunyi edaran seperti dikutip detikcom, Rabu (23/12).

Karo Humas Pemprov Aceh Muhammad Iswanto membenarkan surat edaran tentang ‘Penegakan Protokol Kesehatan Selama Libur Panjang Natal dan Tahun Baru 2021’ tersebut. Selain itu, Nova dalam edaran meminta bupati/wali kota melaksanakan koordinasi dan memperkuat pelaksanaan Gerakan Nakes Aceh Cegah COVID-19 (Gencar).

“Melakukan pembatasan jam operasional bagi tempat usaha rumah makan/restoran, warung kopi/kafe, pusat perbelanjaan, pusat hiburan, dan usaha lainnya yang mengumpulkan orang banyak paling lambat pukul 22.00 WIB mulai tanggal 21 Desember 2020 sampai dengan 4 Januari 2021,” ucap Nova.

Sumber: detik.com

Previous Post

Menag Yaqut Akan Lindungi Ahmadiyah dan Syiah

Next Post

Misteri ‘Kaki Raksasa’ di Negeri Tuan Tapa

Next Post
Misteri ‘Kaki Raksasa’ di Negeri Tuan Tapa

Misteri 'Kaki Raksasa' di Negeri Tuan Tapa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Polda Aceh Tingkatkan Kesiapan Personel Jelang May Day 2026

Polda Aceh Tingkatkan Kesiapan Personel Jelang May Day 2026

29/04/2026
RSUD Meuraxa Jalin Kerja Sama Rujukan dengan RSUD Cut Meutia Aceh Utara

RSUD Meuraxa Jalin Kerja Sama Rujukan dengan RSUD Cut Meutia Aceh Utara

29/04/2026
Kejari Bireuen Geledah Kantor Satpol PP dan WH Selama Dua Jam

Kejari Bireuen Geledah Kantor Satpol PP dan WH Selama Dua Jam

29/04/2026
IPNU Aceh Besar Audiensi Persiapan Pelantikan Bersama Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag

IPNU Aceh Besar Audiensi Persiapan Pelantikan Bersama Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag

29/04/2026
Posyandu Indonesia Serahkan Bantuan Sumur Bor dari Baitul Mal Aceh

Posyandu Indonesia Serahkan Bantuan Sumur Bor dari Baitul Mal Aceh

29/04/2026

Terpopuler

Krak, ASDP Siapkan Wacana Rute Langsung Jakarta–Aceh

Krak, ASDP Siapkan Wacana Rute Langsung Jakarta–Aceh

25/04/2026

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

Meriahkan HUT ke-24, Abdya Gelar Kejurprov Grasstrack & Motocross IMI Aceh Seri 2025

Warga Pidie Gugat Pergub JKA ke MA: 692 Ribu Orang Terancam Kehilangan Layanan Gratis

Warga yang Masuk ke Aceh Wajib Tunjukkan Hasil Tes Antigen Corona

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com