Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Dirut PT Asuransi Bumida Puji Tekad Walikota Perangi Rentenir

Admin1 by Admin1
14/01/2021
in Nanggroe
0

Banda Aceh – Dirut PT Asuransi Bumiputera Muda (Bumida) 1967, Ramli Forez memuji tekad kuat Aminullah Usman, Ketum MES Aceh yang juga Wali Kota Banda Aceh dalam membumikan ekonomi syariah di Aceh dan kerja-kerja nyatanya dalam memberangus rentenir.

Pujian ini disampaikan pria kelahiran Bulungan itu saat melakukan pertemuan dengan Aminullah, Rabu (13/1/2021) di pendopo wali kota.

“Saya melihat Pak Aminullah, baik sebagai Ketum MES Aceh maupun sebagai wali kota terus bekerja keras dalam menyosialisasikan Qanun LKS. Bahkan Pak Wali telah menunjukkan kerja nyata dengan mendirikan LKMS Mahirah Muamalah yang memberi akses modal bagi pelaku usaha kecil sehingga memutus ketergantungan mereka terhadap rentenir,” kata Ramli Forez.

Bumida 1967, lanjut alumni Pasca Sarjana (S2) Universitas Islam Indonesia Yogyakarta ini memastikan mendukung penuh implementasi Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah (Qanun LKS).

“Kita mendukung penuh implementasi Qanun Nomor 11 ini Pak Wali. Dalam kesempatan ini Saya laporkan tadi baru saja meresmikan Kantor Cabang Syariah Aceh, PT.Asuransi Umum Bumiputera Muda 1967 (Bumida),” ungkapnya.

“Dengan peresmian ini, terhitung 1 Januari Bumida di Aceh sudah beroperasi dengan sistem syariah. Ini bentuk dukungan kita terhadap implementasi Qanun Nomor 11 Tahun 2018,” tambah Ramli Forez.

Bukan hanya di Banda Aceh, Bumida 1967 yang dikonversikan ke syariah juga akan hadir di wilayah-wilayah lainya di Aceh. Diungkapkannya dalam waktu dekat Bumida akan beroperasi juga di Lhokseumawe.

Sementara itu Aminullah Usman menyampaikan apresiasi terhadap dukungan Bumida. Kata mantan Dirut Bank Aceh ini sistem ekonomi syariah harus berjalan di Aceh karena merupakan amanah undang-undang, yakni Qanun Nomor 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah dimana seluruh lembaga jasa keuangan yang beroperasi di Aceh wajib menerapkan sistem syariah.

“Ini merupakan amanah undang-undang. Sebagai daerah yang menerapkan syariat Islam sistem ekonomi di Aceh juga harus sesuai dengan nilai-nilai Islam,” lanjut Aminullah.

Ia kemudian menceritakan, baik sebagai Ketum MES dan Wali Kota Banda Aceh ia terus bergerak menyosialisasikan sistem ekonomi Islam.

Sebagai kepala daerah, ia bahkan telah mendirikan Lembaga Keuangan Mikro Syariah yang diberi nama Mahirah Muamalah Syariah (MMS) di usia jabatannya baru setahun sebagai wali kota. Hadirnya MMS, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah di Banda Aceh memiliki akses modal usaha dengan sistem pinjaman tanpa riba.
“Dengan adanya MMS, ketergantungan masyarakat kecil terhadap rentenir menurun drastis. Hasil survey dulu sebelum ada MMS sekitar 80% pelaku usaha kecil berhubungan dengan rentenir. Namun sekarang jauh berkurang sekitar 14% lagi. Mungkin kalau sekarang kita survey lagi tinggal sekitar 10% lagi,” kata Aminullah.

Diakhir pertemuan, Wali Kota Aminullah menyerahkan buku ‘Ala Aminullah Perangi Rentenir’ kepada Ramli Forez dan jajaran. Di buku tersebut ditulis dengan detail bagaimana strategi Aminullah memberangus tengkulak di ‘Kota Gemilang’, mulai dari menyiapkan regulasi hingga melahirkan Mahirah Muamalah Syariah.[]

Previous Post

Ali Jaber Wafat, Syekh Fadhil Ajak Umat Islam di Aceh Salat Ghaib

Next Post

Zoelmasry Rilis Lagu Perdana dari Album Pertama “Ingkeu”

Next Post

Zoelmasry Rilis Lagu Perdana dari Album Pertama “Ingkeu”

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Omen, Puluhan Sekolah di Aceh Masih Belajar di Tenda Darurat

Omen, Puluhan Sekolah di Aceh Masih Belajar di Tenda Darurat

06/06/2026
Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

06/06/2026
Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

06/06/2026
CKG di Sarah Mane Temukan Dominasi PTM, Dinkes Pidie Jaya Soroti Krisis Air Bersih

CKG di Sarah Mane Temukan Dominasi PTM, Dinkes Pidie Jaya Soroti Krisis Air Bersih

06/06/2026
Pemko Bongkar Sejumlah Bangunan di Atas Saluran Air di Rukoh

Pemko Bongkar Sejumlah Bangunan di Atas Saluran Air di Rukoh

06/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

Dirut PT Asuransi Bumida Puji Tekad Walikota Perangi Rentenir

Setelah “Poh Bandet”, Bang Gaes Rilis Lagu “Gas Beracun”, Suarakan Pencemaran Udara

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com