Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kesehatan

DPR Aceh Minta Kerjasama Pelayanan Kesehatan dengan BPJS Dievaluasi

Admin1 by Admin1
15/01/2021
in Kesehatan
0
Surati Kemlu, Anggota DPRA Pertanyakan Nasib Nelayan Aceh di Thailand

BANDA ACEH – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh meminta semua pelayanan yang berhubungan dengan kesehatan untuk dievaluasi kembali.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Komisi V DPR Aceh, Iskandar Usman Al-Farlaky, Jumat 15 Januari 2020.

“Atas sejumlah persoalan yang ada mulai dari fase peganggaraan, peluang badan asuransi kesehatan mandiri Aceh, dan pelayanan BPJS, kita rekomendasikan untuk di evaluasi kembali,” kata Iskandar.

“Kami juga dalam waktu dekat akan memanggil BPJS, dan sejumlah rumah sakit rujukan di Aceh. Kita semua berharap pelayanan kesehatan yang baik bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Aceh.”

Menurutnya, Komisi V DPR Aceh yang membidangi salah satunya bidang kesehatan, Kamis siang 14 Januari 2021,menggelar rapat dengan memanggil Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA), Dinas Kesehatan Aceh, guna mempertanyakan ploting anggaran Rp 1.2 T untuk program JKA kerjasama dengan BPJS kesehatan.

Kondisi ini untuk memperjelas secara angka berapa jumlah penduduk Aceh yang ditanggung JKN-JKN KIS (APBN), dan berapa yang ditanggung APBA (program JKA kerjasama BPJS). Sehingga akan memperjelas berapa anggaran yang disedot untuk premi asuransi ini.

“Ada beberapa hal yang kami sorot, mulai dari program kelanjutan kerjasama yang tidak melibatkan DPRA, padahal kerjasama di atas angka Rp 5 miliar saja harus persetujuan DPRA, konon angkanya sudah Rp 1.2 T. Lalu wacana agar Aceh bisa membentuk badan otonom sendiri yang mengelola asuransi kesehatan ini, jika secara regulasi memungkinkan sehingga bisa dengan sempurna memberi pelayanan prima bagi masyarakat Aceh,” ujar politisi muda Partai Aceh ini.

“Lalu, kami juga mempertanyakan temuan di lapangan, pelayanan BPJS yang sudah ditanggung seluruh jiwa masyarakat Aceh belum bisa dirasakan pelayanan terbaik bagi masyarakat kalangan bawah. Parahnya sejumlah kasus seperti kecelakaan tunggal, bencana alam, kriminalitas, tidak ditanggung BPJS, tapi ditanggung dengan skema lain seperti jasa raharja yang proses nya bagi masyarakat tergolong ruwet,” kata mantan aktivis mahasiswa ini lagi. []

Previous Post

Kasus Covid-19 di Aceh Kini Capai 9.002 Orang

Next Post

Kapolres Aceh Tengah: Jaga Kelestarian Danau

Next Post

Kapolres Aceh Tengah: Jaga Kelestarian Danau

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mudik Lebaran, Jalur Banda Aceh–Medan Disesaki Pemudik Sejak Sahur

Dishub Aceh: Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 Berjalan Aman dan Lancar

28/03/2026
PW APRI Aceh Jalin Silaturahim Lebaran dengan Kakanwil Kemenag

PW APRI Aceh Jalin Silaturahim Lebaran dengan Kakanwil Kemenag

28/03/2026
Dua Hektare Lahan di Montasik Dilalap Sijago Merah

Dua Hektare Lahan di Montasik Dilalap Sijago Merah

28/03/2026
PDAM Tirta Mountala Bergerak Cepat Atasi Air Keruh di Darussalam

PDAM Tirta Mountala Bergerak Cepat Atasi Air Keruh di Darussalam

28/03/2026
Lima Terdakwa Korupsi Pajak Daerah Dituntut 14,5 Tahun Penjara

Lima Terdakwa Korupsi Pajak Daerah Dituntut 14,5 Tahun Penjara

28/03/2026

Terpopuler

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

27/03/2026

Prof Saifullah Resmi Mendaftar sebagai Calon Rektor UIN Ar-Raniry 2026-2030

Truk Hauling LKT Hantam Becak Motor, Satu Nyawa Melayang

Teungku Muhammad Nur: Aktivis Dayah Jadi Direktur di PT PEMA

Jadi Daerah Basis Mualem-Dekfadh, Anggaran Dayah untuk Aceh Utara Kalah Jauh dari Bireuen di APBA 2026

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com