SIGLI – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie masih terus melakukan pembahasan RAPBK 2021 secara maraton. Pembahasan dilakukan siang dan malam agar APBK Pidie dapat segera disahkan.
Ketua DPRK Pidie, Mahfuddin Ismail, mengistilahkan apa yang sedang dilakukan pihaknya saat ini seperti kereta malam.
“Kita bagaikan KERETA MALAM yang akan sendirian TERTATIH-TATIH mengarungi kesunyian malam di saat yang lainnya sudah Terlelap di tempat tujuannya masing masing,” tulis Mahfuddin di akun media sosial Facebook miliknya, Senin 18 Januari 2021.
“Melanjutkan pembahasan RAPBK Pidie 2021 di tahun 2021. Berburu waktu Siang sampai Malam,” tulisnya lagi.
Sebelumnya diberitakan, jajaran eksekutif Pidie ternyata belum juga menyerahkan RAPBK 2021 ke DPRK setempat hingga awal tahun ini. Keadaan ini dinilai berdambak buru bagi pembangunan di kabupaten Pidie.
Hal ini dibenarkan oleh Ketua DPRK Pidie, Mahfuddin Ismail, kepada atjehwatch.com, Senin 4 Januari 2021.
“Ya, RAPBK Pidie 2021 sampai detik ini belum juga diserahkan kepada DPRK Pidie oleh Bupati Pidie. Padahal dalam pembahasan KUA PPAS 2021 sebulan yang lalu kami sudah mempertegas bahwa tidak boleh terlalu lama penyusunan RABPK 2021, mengingat waktu mmg sudah di luar batas,” ujar pria yang akrab disapa Mahfud ini.
Menurutnya, setelah ditetapkan KUA-PPAS 2021 kemarin pada 3 Desember 2021 oleh DPRK Pidie, sampai hari ini atau 4 Januari 2021, belum juga diserahkan RAPBK 2021 ke DPRK Pidie.[]








