Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Pengadilan Korsel: Boneka Seks Tidak Merusak Moral Publik

Admin1 by Admin1
26/01/2021
in Internasional
0

SEOUL – Pengadilan Seoul, Korea Selatan, memutuskan untuk mengizinkan impor boneka seks seukuran manusia. Mereka beralasan boneka seks itu untuk penggunaan pribadi dan tidak merusak moral publik.

Keputusan Pengadilan Administratif Seoul ini sekaligus membatalkan keputusan kantor bea cukai Bandara Internasional Gimpo yang memblokir impor boneka seks.

“Kami tidak melihat item ini secara eksplisit menggambarkan bagian tubuh atau perilaku seksual yang sangat merusak atau merusak martabat manusia. Ini bukan contoh materi yang merusak moral masyarakat,” kata pengadilan administrasi dalam keputusannya dikutip dari Yonhap, Senin, 25 Januari 2021.

Kasus ini berawal pada Januari 2020 saat sebuah perusahaan lokal mencoba mengimpor satu boneka seks dari Cina melalui bandara di Gimpo, Seoul barat. Namun otoritas bea cukai di sana menyitanya dan berdalih bahwa barang itu akan merusak moral publik. Perusahaan pun mengambil tindakan hukum terhadap keputusan itu.

Perusahaan itu berpendapat mainan seks digunakan di area pribadi dan negara tidak boleh mengganggu kehidupan pribadi seseorang untuk melindungi martabat dan kebebasan.

Sebelumnya pada Juni 2019, Mahkamah Agung Korea Selatan juga memenangkan importir boneka seks dalam kasus penangguhan izin terpisah.

Putusan itu memicu perdebatan sengit tentang apakah boneka seks harus diperlakukan sebagai jenis mainan seks biasa. Antara Juli dan Agustus tahun itu, lebih dari 200 ribu warga Korea Selatan setuju dengan petisi di situs web kantor kepresidenan Cheong Wa Dae, meminta larangan impor boneka seks.

Sumber: Tempo

Previous Post

Kapaloe, Nilai Tukar Rupiah kini Merosot di Rp14.055 Perdolar

Next Post

Kakek 78 Tahun Pemerkosa Anak Dibawah Umur Kembali Disidang Hari Ini

Next Post

Kakek 78 Tahun Pemerkosa Anak Dibawah Umur Kembali Disidang Hari Ini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kemendagri Sebut Pembangunan Aceh Harus Tumbuh Bersama Alam

Kemendagri Sebut Pembangunan Aceh Harus Tumbuh Bersama Alam

11/05/2026
314 Peserta Siap Bersaing dalam ASAC 2026 Se-Aceh di Pesantren Al Zahrah Bireuen

314 Peserta Siap Bersaing dalam ASAC 2026 Se-Aceh di Pesantren Al Zahrah Bireuen

11/05/2026
Polisi Amankan 10 Unit Sepeda Motor Balap Liar di Ulee Lhee

Polisi Amankan 10 Unit Sepeda Motor Balap Liar di Ulee Lhee

11/05/2026
Banjir Bandang, Jalan Kutacane-Medan Sempat Lumpuh

Banjir Bandang, Jalan Kutacane-Medan Sempat Lumpuh

11/05/2026
Kak Na Ajak Kader Aktif Jalankan 10 Program Pokok PKK

Kak Na Ajak Kader Aktif Jalankan 10 Program Pokok PKK

11/05/2026

Terpopuler

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

06/05/2026

Tabligh Akbar Muhammadiyah Abdya, Dr. Safaruddin Titip Beberapa Pesan Keumatan

Di Ikuti Dua Kemukiman, Sekda Abdya Buka MTQ Tingkat Kecamatan Jeumpa

Krak, Pasangan Asal Aceh Tempuh Perjalanan Darat dari Indonesia hingga Mekkah

Resmi Dilantik, PC IPNU Aceh Besar Siap Perkuat Gerakan Pelajar NU

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com