Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Tengah

Banjir Bandang, Jalan Kutacane-Medan Sempat Lumpuh

redaksi by redaksi
11/05/2026
in Lintas Tengah
0
Banjir Bandang, Jalan Kutacane-Medan Sempat Lumpuh

KUTACANE – Banjir bandang melanda Kecamatan Lawe Sigala-gala, Kabupaten Aceh Tenggara, Sabtu (09/05/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Bencana tersebut terjadi di Desa Lawe Tua Gabungan dan Desa Lawe Tua Makmur akibat tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Aceh Tenggara sejak sore hari.

Informasi yang diperoleh wartawan dari tim BPBA, derasnya hujan menyebabkan debit air sungai meningkat secara signifikan hingga membawa material berupa bebatuan, lumpur, serta kayu gelondongan. Material tersebut menyumbat jembatan sehingga air meluap ke permukiman warga dan menutupi ruas Jalan Nasional Kutacane–Medan.

Akibat kejadian tersebut, sejumlah rumah warga terdampak banjir dan lumpur.

Dari data sementara mencatat, sebanyak 4 unit rumah mengalami rusak berat, 15 unit rumah rusak sedang, dan 7 unit rumah rusak ringan. Selain itu, sekitar 15 unit rumah lainnya dipenuhi lumpur akibat banjir bandang.

Tidak hanya merendam rumah warga, material kayu dan lumpur juga menyebabkan arus lalu lintas di Jalan Nasional Kutacane–Medan sempat terhambat. Petugas bersama masyarakat berjibaku membersihkan material agar akses transportasi kembali normal.

Sebanyak 41 Kepala Keluarga (KK) atau 155 jiwa terdampak dalam peristiwa tersebut. Rinciannya, 36 KK berasal dari Desa Lawe Tua Persatuan dan 5 KK dari Desa Lawe Tua Makmur. Meski demikian, tidak terdapat korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat bencana tersebut.

BPBD Kabupaten Aceh Tenggara bergerak cepat dengan melakukan kajian cepat di lokasi kejadian serta mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan pendataan.

Selain itu, satu unit alat berat excavator juga diturunkan guna membersihkan material banjir yang menutupi jalan dan permukiman warga.

Personel TRC bersama petugas Damkar BPBD Kabupaten Aceh Tenggara turut melakukan pembersihan lumpur pascabanjir agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.

Saat ini kondisi banjir dilaporkan mulai berangsur membaik. Air telah surut dan akses Jalan Nasional Kutacane–Medan sudah dapat dilalui kendaraan. Namun demikian, masyarakat dan pengguna jalan diimbau tetap berhati-hati karena kondisi jalan masih licin akibat sisa lumpur pascabanjir.

“Debit air sungai meningkat hingga membawa material berupa bebatuan, dan kayu gelondongan yang menyumbat jembatan,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Bahron Bakti dilansir detiksumut, Minggu (10/5/2026).

“Air sudah mulai surut. Korban terdampak banjir 155 jiwa. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini,” ujarnya.

Previous Post

Kak Na Ajak Kader Aktif Jalankan 10 Program Pokok PKK

Next Post

Polisi Amankan 10 Unit Sepeda Motor Balap Liar di Ulee Lhee

Next Post
Polisi Amankan 10 Unit Sepeda Motor Balap Liar di Ulee Lhee

Polisi Amankan 10 Unit Sepeda Motor Balap Liar di Ulee Lhee

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Atlet Anggar Abdya Sabet Emas dan Perak di Kejuaraan Anggar Mini Kompetisi Jilid II Banda Aceh

Atlet Anggar Abdya Sabet Emas dan Perak di Kejuaraan Anggar Mini Kompetisi Jilid II Banda Aceh

03/10/2026
PT Socfindo Seumayam Salurkan Santunan untuk 33 Anak Yatim di Desa Pulau Kayu

PT Socfindo Seumayam Salurkan Santunan untuk 33 Anak Yatim di Desa Pulau Kayu

03/10/2026
Mahasiswa SKI FAH UIN Ar-Raniry Gelar Kunjungan Edukatif ke Pok Teupeun Songket

Mahasiswa SKI FAH UIN Ar-Raniry Gelar Kunjungan Edukatif ke Pok Teupeun Songket

03/10/2026
Medco & PGE Sepakat Beli Hasil Sumur Minyak Rakyat di Aceh

Medco & PGE Sepakat Beli Hasil Sumur Minyak Rakyat di Aceh

03/10/2026
Tingkatkan Kualitas Riset, International Office UIN Ar-Raniry Hadirkan Pemateri dari INTI International University Malaysia

Tingkatkan Kualitas Riset, International Office UIN Ar-Raniry Hadirkan Pemateri dari INTI International University Malaysia

03/10/2026

Terpopuler

Banjir Bandang, Jalan Kutacane-Medan Sempat Lumpuh

Banjir Bandang, Jalan Kutacane-Medan Sempat Lumpuh

11/05/2026

Empat Mahasiswa UIN Ar-Raniry Raih Emas di PKM IV PTKIN Se-Sumatera

Ohku Rp9,2 Miliar Tiga Tahun untuk Sapi-Lembu di Pidie Jaya, Anggaran 2026 Capai Rp3,3 Miliar

Mengurai Benang Kusut di Abdya: Ketika Public Distrust Membakar Sengketa Lahan PT Cemerlang Abadi

Sang Kombatan [Jilid 2]-Bagian 2

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com