Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

DPRA Minta Perusahaan di Aceh Diminta Utamakan Pekerja Lokal

Admin1 by Admin1
29/01/2021
in Nanggroe
0

LHOKSEUMAWE – Komisi V DPR Aceh melakukan kunjungan kerja ke PT. PAG di Kota Lhokseumawe dan PT. PHE di Kabupaten Aceh Utara, Kamis 28 Januari 2021. Kunjungan kerja ini lanjutan dari rencana kerja Komisi V pada Januari 2021 yaitu melakukan pengawasan di bidang ketenagakerjaan.

Dalam kunjungan kerja yang dipimpin oleh ketua komisi V DPR Aceh, M. Rizal Falevi Kirani dari Fraksi PNA dengan didampingi wakil ketua komisi V Drs. H. Asib Amin, serta anggota komisi V Tarmizi, SP (PA), Muslim Syamsuddin (SIRA), Nora Idah Nita, SE dan Muhammad Yunus(banta) dari Demokrat, Sofyan Puteh (PAN), Fakhrurrazi H. Cut (PPP), Syamsuri, A. Mk (Nasdem), Salihin (PKB) dan dr. Purnama Setia Budi, SpOG (PKS).

Dalam pertemuan ini, perwakilan PT. PAG menyampaikan dalam ketenagakerjaan, tidak ada tenaga kerja asing di PT. PAG, namun sangat disayangkan untuk tenaga kerja lokal PT. PAG belum maksimal dalam merekrut tenaga kerja yang berada di sekitar lingkungan perusahaan.

Komisi V DPR Aceh mengharapkan PT. PAG dapat mengutamakan tenaga kerja lokal terutama dari lingkungan disekitar perusahaan sehingga dapat mengurangi angka penggangguran di Kota Lhokseumawe khususnya dan Aceh Umumnya. Untuk upaya ini, PT PAG diharapkan agar mewujudkan pengembangan bisnis storage cold sehingga dapat meningkat perekonomian Aceh.

Dalam pertemuan ini, PT. PAG yang diwakili oleh Direktur Technical dan Operational menyampaikan dengan perjanjian 30 persen, seharusnya Pemerintah Aceh bisa meminta salah satu direktur dari PT. PAG haruslah perwakikan dari Pemerintah Aceh.

Pertemuan Komisi V DPR Aceh dengan manajemen PT. PHE NSB dan NSO diterima oleh Field Manager Dirasani M. Thaib.

Dari presentasi dan data tenaga kerja PT. PHE yang dipaparkan kepada Komisi V DPR Aceh, Komisi VDPR Aceh mengharapkan perusahaan lain yang ada di Aceh mencontoh PT. PHE yang telah mengakomodir tenaga kerja lokal dari sekitar lingkungan PT. PHE baik itu yang di Ring 1 aset PT. PHE sampai Ring 2 dan 3.

Terkait permasalahan Vendor baik itu pada PT PAG dan PT. PHE, Ketua Komisi V DPR Aceh M Rizal Falevi Kirani menyampaikan agar mengutamakan vendor dari kabupaten/ kota setempat.

Kemudian, terkait dengan penyaluran dana CSR perusahaan, ketua Komisi V menyarankan agar disalurkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyakarat, pelatihan skill pemuda Aceh pada umumnya, dan khusus nya Aceh Utara dan kota Lhoksemawe.

“Ini merupakan salah satau cara untuk mengurangi angka pengaguran di Aceh. Kita juga mengharapkan kepada semua perusahaan di Aceh harus dapat mengimplemtasikan Qanun No 7 Tahun 2014, tentang Ketenaga Kerjaan Aceh. Kita Komisi V DPR Aceh akan terus melakukan pengawasan terhadap tanga kerja Aceh,” ujar Falevi.

Tags: acehdpr acehKomisi V DPR Aceh
Previous Post

68 Warga Aceh Kembali Sembuh dari Covid-19

Next Post

Nazli Hasan Pimpin Fokjaluh Abdya

Next Post

Nazli Hasan Pimpin Fokjaluh Abdya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Bupati Pidie Nonaktifkan Kadisdik dan Kepala BPBD, Sinyal Keras Evaluasi Kinerja Pejabat

Bupati Pidie Nonaktifkan Kadisdik dan Kepala BPBD, Sinyal Keras Evaluasi Kinerja Pejabat

15/06/2026
Gempa M 7,8 Guncang Filipina Berpotensi Tsunami

Lagi, Gempa Magnitudo 4.0 Guncang Sinabang

15/06/2026
Empat Orang Meninggal Dunia dalam Kecelakaan di Pidie

Empat Orang Meninggal Dunia dalam Kecelakaan di Pidie

15/06/2026
Karhutla di Aceh Barat Meluas Jadi 34,1 Hektare

Karhutla di Aceh Barat Meluas Jadi 34,1 Hektare

15/06/2026
Ketua MWA USK Dorong Perluasan Program Pengabdian Masyarakat FK USK ke Seluruh Wilayah Terdampak Bencana di Aceh

Ketua MWA USK Dorong Perluasan Program Pengabdian Masyarakat FK USK ke Seluruh Wilayah Terdampak Bencana di Aceh

15/06/2026

Terpopuler

DPRA Minta Perusahaan di Aceh Diminta Utamakan Pekerja Lokal

29/01/2021

Di Balik WTP, BPK Bongkar Dana BOSP Rp312 Juta Bermasalah di Pidie Jaya

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

Bupati Pidie Nonaktifkan Kadisdik dan Kepala BPBD, Sinyal Keras Evaluasi Kinerja Pejabat

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com