Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Tengah

Tingkatkan Daya Jual Sereh Wangi, Pemkab Gayo Lues Lakukan Pembenahan

Atjeh Watch by Atjeh Watch
05/02/2021
in Lintas Tengah
0

Blangkejeren – Terjunnya harga minyak atsiri sereh wangi di Kabupaten Gayo Lues membuat para petani setempat terpukul dan butuh pembenahan dari pemerintah agar geliat ekonomi masyarakat kembali meningkat.

Guna mengatasi hal tersebut, Wakil Bupati Gayo Lues H Said Sani mengaku akan melakukan pembenahan, salah satunya agar masyarakat menjaga kualitas minyak sereh wangi dan menciptakan hak paten produk Gayo Lues.

“Kalau bisa kita upayakan menciptakan produk dari sereh wangi, seperti sabun, parfume atau bahan obat-obatan lain,” kata Wabup, saat memberikan penjelasan dalam Rakor penguatan harga minyak Atsiri di Kabupaten Gayo Lues di ruang Offroom Setdakab, Kamis (4/2/2021).

Sementara Kepala Bappeda H.Jata, S.E., MM menyebutkan, ada beberapa strategi untuk mengatasi kesulitan-kesulitan terkait harga minyak atsiri yang saat ini terus menurun. Antara lain agar tidak menimbun bahan mentah terlalu lama, karena berpengaruh pada kualitas dan harga. Selain itu, pengadaan alat pemisah unsur dan membuat pengolahan dengan tekhnik semi modern sehingga akan meningkatkan kualitas dan citra pengelolaan tersebut.

“Untuk saat ini di Gayo Lues sendiri sudah dilakukan pembangunan resi gudang sebagai upaya selangkah lebih maju untuk meningkatkan harga minyak sere, di sana nantinya akan disediakan alat-alat yang dibutuhkan seperti mesin pemisah unsur, tentu dengan demikian proses pengolahan akan lebih efektif dan menghasilkan mutu yang lebih bagus dibandingkan dengan pengolahan tradisional yang selama ini dilakukan,” ucap Jata.

Sementara itu, Safaruddin dari Tim Taks Force Gayo Lues mengatakan, luas lahan untuk produksi minyak atsiri saat ini seluas 16.851 Ha dan kapasitas produksi minyak sebesar 2.869 Ton. Selama ini harga minyak atsiri menurun disebabkan oleh beberapa hal diantaranya karena kualitas minyak atsiri itu sendiri kemudian belum terorganisirnya pedagang lokal dan belum berkembangnya akses pasar,.

“Pengolahan yang belum maksimal kemudian trending sudah menjual dalam bentuk turunan dan belum terbangunnya sinergi antara Pemkab, petani, pedagang dan juga stackholder,” terang syafaruddin.

Masih kata Syafaruddin, usul pemecahan dari persoalan-persoalan di atas yaitu membentuk Asosiasi Pedagang dan petani, menyiapkan regulasi untuk efektifitasnya asosiasi yang telah dibentuk seperti meningkatkan mutu dan juga harga.

Turut hadir dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Gayo Lues H.Said Sani, Sekretaris Daerah Ir. Rasyidin Porang, Asisten Perekonomian dan Pembangunan H.Irwansyah S.si., MM, Kepala Bagian Perekonomian Roni Ismunandar, S.IP., M.Si, Kadis P2TSP Ibrahim, Rabimansyah, Safaruddin, Kadis Perdakop Syahrul, Zul Ikhsan, Kasubbag Per-UU Ali Umar S.H, Kabid Perdagangan Hidayatullah S.Sos, Staff Perdagangan Imam Muttaqin dan Roni Pasla.

Reporter: Hamsani

Previous Post

Meski Air Sering Macet, PDAM Tirta Daroy Dinilai Masih ‘Sangat Sehat’

Next Post

RSUDTP dan Faskes di Abdya Terima Sejumlah Vaksin Sinovac dari Satgas Covid-19

Next Post

RSUDTP dan Faskes di Abdya Terima Sejumlah Vaksin Sinovac dari Satgas Covid-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kemendagri Sebut Pembangunan Aceh Harus Tumbuh Bersama Alam

Kemendagri Sebut Pembangunan Aceh Harus Tumbuh Bersama Alam

11/05/2026
314 Peserta Siap Bersaing dalam ASAC 2026 Se-Aceh di Pesantren Al Zahrah Bireuen

314 Peserta Siap Bersaing dalam ASAC 2026 Se-Aceh di Pesantren Al Zahrah Bireuen

11/05/2026
Polisi Amankan 10 Unit Sepeda Motor Balap Liar di Ulee Lhee

Polisi Amankan 10 Unit Sepeda Motor Balap Liar di Ulee Lhee

11/05/2026
Banjir Bandang, Jalan Kutacane-Medan Sempat Lumpuh

Banjir Bandang, Jalan Kutacane-Medan Sempat Lumpuh

11/05/2026
Kak Na Ajak Kader Aktif Jalankan 10 Program Pokok PKK

Kak Na Ajak Kader Aktif Jalankan 10 Program Pokok PKK

11/05/2026

Terpopuler

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

06/05/2026

Tabligh Akbar Muhammadiyah Abdya, Dr. Safaruddin Titip Beberapa Pesan Keumatan

Di Ikuti Dua Kemukiman, Sekda Abdya Buka MTQ Tingkat Kecamatan Jeumpa

Krak, Pasangan Asal Aceh Tempuh Perjalanan Darat dari Indonesia hingga Mekkah

Resmi Dilantik, PC IPNU Aceh Besar Siap Perkuat Gerakan Pelajar NU

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com