Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Laporan Harta Dua Pejabat Aceh Dinilai Tak Wajar

Admin1 by Admin1
07/02/2021
in Nanggroe
0
KPK Tahan Dirut BUMN Perindo Tersangka Suap Impor Ikan

KPK menahan Dirut BUMN Perindo yang jadi tersangka suap. (CNN Indonesia/Andry Novelino)

BANDA ACEH – Pelaporan harta kekayaan dua pejabat Pemerintahan Aceh di situs e-LHKPN KPK RI mendapat sorotan tajam dari masyarakat. Pasalnya, peningkatan kekayaan yang mereka miliki melejit tinggi dalam setahun dan dinilai tak wajar.

Dua pejabat tersebut adalah Sekda Aceh Taqwallah dan Kadis Pendidikan Aceh Al-Hudri.

Pantauan atjehwatch.com di situs e-lhkpn, Sekda Taqwallah tercatat sudah dua kali melaporkan harta kekayaan yang dimilikinya ke KPK RI.

Pelaporan pertama tertanggal 31 Desember 2018 dengan jumlah harta yang dilaporkan Rp9.461.3555.325.

Kemudian setahun selanjutnya atau per 31 Desember 2019, Sekda Taqwallah melaporkan harta kekayaan miliknya meningkat menjadi Rp12.986.954.142. Nilai ini mengalami peningkatan hampir tiga miliar lebih dalam setahun.

Peningkatan tiga miliar dalam setahun inilah yang dinilai tak wajar.

Sementara itu, sorotan yang sama juga terlihat dari pelaporan peningkatan harta yang dimiliki salah seorang eselon II Setda Aceh Alhudri.

Dimana, pada situs yang sama, Alhudri tercatat telah melaporkan harta kekayaan yang dimilikinya sebanyak 4 kali.

Pelaporan pertama Alhudri tercatat pada 31 Desember 2017 dengan nilai Rp1.170.733.968. Sedangkan untuk pelaporan kedua tercatat pada 31 Desember 2018 dengan nilai Rp1.670.126.133 atau mengalami peningkatan sekitar Rp500 juta dalam setahun.

Pada pelaporan ketiga atau per 31 Desember 2019, Alhudri melaporkan harta yang dimilikinya menjadi Rp6.864.376.133. Nilai ini bertambah Rp5,1 miliar lebih dalam setahun. Nilai inilah yang dianggap tak wajar.

Terakhir pada 31 Desember 2020, Alhudri melaporkan hartanya menjadi Rp7.198.376.113. Nilai ini cuma mengalami peningkatan sekitar 100 juta lebih dibandingkan setahun sebelumnya.

Previous Post

Ridho Rhoma Kembali Ditangkap Polisi Terkait Narkoba

Next Post

Minggu, Warga Aceh yang Terpapar Corona Bertambah 14 Orang

Next Post
Positif Covid-19 di Aceh Bertambah 153, Kota Banda Aceh Capai 1.000 Kasus

Minggu, Warga Aceh yang Terpapar Corona Bertambah 14 Orang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Bedah Rumah Warnai Hari Bhayangkara ke-80, Bantuan Polres Pidie Jaya Sentuh Persoalan RTLH yang Masih Membayangi Warga

Bedah Rumah Warnai Hari Bhayangkara ke-80, Bantuan Polres Pidie Jaya Sentuh Persoalan RTLH yang Masih Membayangi Warga

03/07/2026
Ketua DPRK Pidie Jaya: APBK Harus Jadi Mesin Pencipta Lapangan Kerja, Bukan Sekadar Anggaran Belanja

Ketua DPRK Pidie Jaya: APBK Harus Jadi Mesin Pencipta Lapangan Kerja, Bukan Sekadar Anggaran Belanja

03/07/2026
Visiting Professor UTM di Departemen Matematika FKIP USK, Dorong Publikasi Internasional

Visiting Professor UTM di Departemen Matematika FKIP USK, Dorong Publikasi Internasional

03/07/2026
IDeAS Desak Audit Forensik Tiga BUMD Aceh, Soroti Anjloknya Bank Aceh Syariah dan Tertutupnya Laporan PT PEMA

IDeAS Desak Audit Forensik Tiga BUMD Aceh, Soroti Anjloknya Bank Aceh Syariah dan Tertutupnya Laporan PT PEMA

03/07/2026
Keubitbit Guncang Kanada, Bawa Marwah Aceh ke Panggung Jazz  Dunia

Keubitbit Guncang Kanada, Bawa Marwah Aceh ke Panggung Jazz Dunia

03/07/2026

Terpopuler

KPK Tahan Dirut BUMN Perindo Tersangka Suap Impor Ikan

Laporan Harta Dua Pejabat Aceh Dinilai Tak Wajar

07/02/2021

Ketua DPRK Pidie Jaya: APBK Harus Jadi Mesin Pencipta Lapangan Kerja, Bukan Sekadar Anggaran Belanja

IDeAS Desak Audit Forensik Tiga BUMD Aceh, Soroti Anjloknya Bank Aceh Syariah dan Tertutupnya Laporan PT PEMA

Nyan, TNI Temukan Ladang Ganja 2,5 Hektare di Aceh Besar

Pelaku Usaha Emas di Abdya Kembali Salurkan Zakat melalui Baitul Mal

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com