Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Warga Aceh Ramai-ramai Protes Google Terkait Google Translate

redaksi by redaksi
16/10/2019
in Nanggroe
0
Warganet Heboh dengan Google Translate Soal Aceh

BANDA ACEH – Sejumlah warga Aceh beramai-ramai mengirim surat protes Managing Google Indonesia terkait terjemahan kata Aceh dari bahasa Jawa ke Indonesia yang dinilai rasis.

“Saya juga sudah mengirim surat protes semalam. Ini rasis karena arti sebenarnya tak seperti itu,” kata Putra Phonna, 37 tahun, warga Aceh.

Menurutnya, terjemahan tersebut salah dan berpotensi menimbulkan konflik kesukuan baru di daerah paling ujung pulau Sumatera ini.

“Nanti jika tak cepat ditangani, ini berpotensi konflik seperti di Papua,” ujar Abdullah, warga Aceh lainnya.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah warganet di Aceh, sejak beberapa hari terakhir, dihebohkan dengan Google Translate soal Aceh.

Dimana, beberapa warganet yang mencoba menggunakan Google Translate serta menerjemahkan arti kata ‘Aceh’ dari bahasa Jawa ke Indonesia, ternyata cenderung keluar kata atau jawaban yang dinilai rasis.

“Ini ada unsur kesengajaan,” kata Ilham, seorang warganet asal Aceh di akun media social miliknya.

“Saya sudah ikut melaporkan hal ini ke Managing Direktor Google Indonesia,” kata Sayuthi, warganet lainnya sambil memposting beberapa hasil pelacakannya soal translate kata Aceh dari bahasa Jawa ke Indonesia.

Redaksi atjehwatch.com, Rabu pagi 16 Oktober 2019, juga mencoba mengecek kebenaran informasi tadi dan coba menggunakan Google Translate dari bahasa Jawa ke Indonesia.

Pertama, atjehwatch menggunakan kata Saya Aceh untuk diterjemahkan dari bahasa Jawa ke Indonesia. Hasil yang keluar adalah Saya Brengsek.

Kemudian kalimat kedua yang digunakan untuk diterjemahkan dari bahasa Jawa ke Indonesia adalah Gadis Aceh. Hasil yang keluar adalah Dasar Brengsek.

Kalimat ketiga yang diterjemahkan adalah Lelaki Aceh. Sedangkan hasil yang keluar adalah pria yang kasar.

Namun arti berbeda jika diterjemahan dari bahasa Indonesia ke Jawa dengan menggunakan kalimat yang sama. Kalimat Saya Aceh misalnya, jika diterjemahan dari Indonesia ke Jawa artinya adalah Aku Aceh.

Sedangkan Gadis Aceh jika diterjemahkan dari bahasa Indonesia ke Jawa adalah Prawan Aceh. Dan hasil untuk lelaki Aceh dari Indonesia ke bahasa Jawa adalah Wong Aceh. []

Tags: acehgoogle translateterjemahan aceh dalam bahasa jawa
Previous Post

Warganet Heboh dengan Google Translate Soal Aceh

Next Post

Jokowi Bantah Larang Izin Demo saat Pelantikan Presiden

Next Post

Jokowi Bantah Larang Izin Demo saat Pelantikan Presiden

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ohku, Pemerintah Aceh Terbitkan 9 Izin Tambang Baru Pasca Bencana

Ohku, Pemerintah Aceh Terbitkan 9 Izin Tambang Baru Pasca Bencana

04/07/2026
Dua Santri Insan Qur’ani Aceh Lulus Beasiswa Penuh dari Kerajaan Maroko

Dua Santri Insan Qur’ani Aceh Lulus Beasiswa Penuh dari Kerajaan Maroko

04/07/2026
Satpol PP dan WH Aceh Besar Tertibkan PKL di Pasar Ketapang

Satpol PP dan WH Aceh Besar Tertibkan PKL di Pasar Ketapang

04/07/2026
Kementerian PU Percepat Pemulihan Konektivitas Aceh Pascabencana

Kementerian PU Percepat Pemulihan Konektivitas Aceh Pascabencana

04/07/2026
BPMA Percepat Legalisasi dan Tata Kelola Sumur Minyak Rakyat di WK Aceh

BPMA Percepat Legalisasi dan Tata Kelola Sumur Minyak Rakyat di WK Aceh

04/07/2026

Terpopuler

Warganet Heboh dengan Google Translate Soal Aceh

Warga Aceh Ramai-ramai Protes Google Terkait Google Translate

16/10/2019

Ketua DPRK Pidie Jaya: APBK Harus Jadi Mesin Pencipta Lapangan Kerja, Bukan Sekadar Anggaran Belanja

IDeAS Desak Audit Forensik Tiga BUMD Aceh, Soroti Anjloknya Bank Aceh Syariah dan Tertutupnya Laporan PT PEMA

Nyan, TNI Temukan Ladang Ganja 2,5 Hektare di Aceh Besar

Pelaku Usaha Emas di Abdya Kembali Salurkan Zakat melalui Baitul Mal

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com